Inter Milan meraih kemenangan tipis 2-1 atas Chelsea di International Champions Cup di Singapura.
Dari laga yang dilangsungkan di National Stadium, Singapura, Sabtu (29/7/2017) malam WIB, Alvaro Morata memperoleh kesempatan bermain menjadi pemain utama untuk perdana kalinya dari berkostum Chelsea.
Sedangkan di kubu Inter Milan, Luciano Spalletti melakukan banyak perubahan di tim yang dimainkannya dari pertandingan sebelumnya menghadapi Bayern Munich. Kali ini Stevan Jovetic, Daniele Padelli, Roberto Gagliardini dan Marcelo Brozovic tampil sebagai starter.
Nerazzurri mengakhiri paruh perdana dengan memimpin 1-0 melalui aksi Stevan Jovetic. Di babak kedua, Ivan Perisic menambahkan keunggulan Inter menjadi 2-0. Sementara satu gol balasan Chelsea tercipta lewat gol bunuh diri Geoffrey Kondogbia.
Untuk La Beneamata, ini merupakan kemenangan kedua kalinya di turnamen International Champions Cup di Singapura, usai sebelumnya tim besutan Luciano Spalletti itu berhasil mengalahkan Bayern Munich dengan skor akhir 2-0. Sedangkan Chelsea kalah untuk kedua kalinya, di mana pertandingan perdana mereka kalah 2-3 dari Bayern.
Inter akan meneruskan pramusimnya dengan melawan Villarreal, 6 Agustus. Sedangkan Chelsea telah dinanti pertandingan kompetitif perdananya dengan melawan Arsenal di Community Shield, juga pada tanggal 6 Agustus.
Kronologi Laga
Inter memperoleh kans emas pada awal menit babak pertama. Antonio Candreva masuk lewat sisi kanan kotak terlarang Chelsea. Candreva lalu melepaskan tendangan, namun masih mengenai David Luiz dan bola dapat dihadang oleh kiper Chelsea, Thibaut Courtois.
Chelsea gantian menyerang. Serangan yang dilakukan The Blues bikin Inter lebih banyak bermain bertahan. Chelsea memiliki kans melalui tendangan Willian dari jarak jauh. Tapi tendangan Willian masih mengenai pemain Inter dan cuma menghasilkan sepak pojok. Tidak lama kemudian, David Luiz yang coba peruntungannya, tapi sepakan yang dilepaskannya masih belum tepat ke arah gawang.
Pada masa injury time paruh perdana, Inter memperoleh hadiah penalti. Wasit memberikan hadiah penalti kepada Inter setelah melihat Cesar Azpilicueta melakukan pelanggaran terhadap Jovetic di kotak penalti. Awalnya Courtois bisa menghadang eksekusi Jovetic, namun bola rebound mengarah kembali kepada Jovetic yang kali ini berhasil mengirim bola ke dalam jala. Inter unggul 1-0 yang sekaligus bertahan hingga turun minum.
Di paruh kedua, Chelsea punya kans emas untuk mencetak gol balasan melalui aksi Michy Batshuayi. Namun kendati dalam posisi bagus di dalam kotak terlarang lawan, Batshuayi tidak bisa mengarahkan tembakannya ke jala.
Inter justru bisa menambahkan keunggulannya menjadi 2-0 atas Chelsea pada menit ke-53. Diawali dari counter attack, Jovetic lalu memberikan umpan ke Perisic yang masuk ke dalam kotak terlarang dan melepaskan tendangan dengan kaki kiri yang tepat ke sasaran tanpa bisa ditepis oleh Courtois.
Inter kembali menekan. Lagi melalui counter attack, Joao Mario masuk ke dalam kotak terlarang Chelsea dan bermain operan satu dua dengan Perisic, namun upaya Joao Mario masih bisa diamankan oleh Courtois.
Perisic memperoleh kans usai bisa melewati Antonio Ruediger. Namun sepakan yang dilakukannya masih melenceng dari gawang Chelsea.
Chelsea masih terus coba bermain menyerang kendati tertinggal dua gol. Usaha Chelsea untuk memperkecil ketertinggalan menemui sasaran usai Geoffrey Kondogbia mencetak gol bunuh diri. Kondogbia melakukannya dari jarak jauh, hampir dari tengah lapangan. Kondogbia sebenarnya bermaksud untuk melakukan umpan tarik ke kiper Inter, namun tembakannya melambung dan bola masuk tanpa bisa dihalau oleh Padelli.
Batshuayi sempat menciptakan gol untuk Chelsea pada menit ke-87 usai menyambut umpan dari Fabregas. Namun gol itu dianulir wasit lantaran batshuayi terlebih dulu dalam perangkap offside.
Tidak lama kemudian, Batshuayi kembali memperoleh kans emas setelah menyambut umpan dari Fabregas. Namun kali ini tandukannya masih melambung tinggi.
Di sisa waktu babak kedua, tidak ada gol tercipta lagi. Skor berakhir 2-1 untuk kemenangan Inter atas Chelsea.
Di laga lainnya, Arsenal meraih kemenangan telak 5-2 atas Benfica di turnamen pramusim Emirates Cup. Theo Walcott mencetak dua gol untuk Meriam London di laga ini.
Berhadapan dengan Benfica di Emirates Stadium, Sabtu (29/7/2017), Arsenal masih tampil tanpa diperkuat oleh striker ciamiknya, Alexis Sanchez. Sanchez masih menepi setelah memperkuat tim nasional Chile di Piala Konfederasi 2017.
Tanpa striker asal Chile itu, pelatih Arsene Wenger menurunkan Olivier Giroud menjadi striker tunggal dengan dibantu oleh Walcott dan Alex Iwobi. Sedangkan penyerang anyar Alexandre Lacazette bermain menjadi pemain pengganti.
Benfica sempat memimpin terlebih dulu di menit ke-11 melalui aksi Franco Cervi. Sepakan kaki kiri Cervi berhasil menjebol jala Arsenal yang dijaga oleh David Ospina.
The Gunners dapat mencetak gol balasan di menit ke-24 lewat aksi Walcott. Sepakan voli Walcott yang menyambut operan Sead Kolasinac tepat ke arah gawang tanpa bisa ditepis kiper Benfica. Skor berubah menjadi 1-1 untuk kedua tim.
Walcott mengantarkan Arsenal berbalik memimpin menjadi 2-1 atas Benfica di menit ke-32. Dalam posisi bagus di dalam kotak penalti Benfica dan dengan gampang menyepak bola hasil operan Francis Coquelin.
Tujuh menit kemudian, Benfica bisa mencetak gol penyama kedudukan jadi 2-2. Lemahnya barisan belakang Arsenal bisa dimaksimalkan dengan baik oleh Eduardo Salvio untuk mengalahkan Ospina. Skor tersebut sekaligus bertahan hingga babak pertama selesai.
Di awal babak kedua, tepatnya di menit ke-52, Arsenal kembali unggul jadi 3-2 usai Lisandro Lopez mencetak gol bunuh diri. Lopez sebenarnya mencoba menghadang operan silang Walcott, namun malah mengirim bola ke dalam gawang timnya sendiri.
Arsenal menambahkan keunggulannya menjadi 4-2 atas Benfica di menit ke-64. Kali ini giliran Giroud yang mencatatkan namanya di papan skor. Kendati dijaga pemain lawan, penyerang internasional Prancis itu bisa memanfaatkan operan Reiss Nelson untuk merobek jala Benfica.
Enam menit kemudian, giliran Iwobi yang membobol gawang Benfica dan sekaligus menambahkan keunggulan Arsenal menjadi 5-2 atas Benfica. Sepakan kerasnya dari jarak dekat tidak dapat dihalau oleh kiper Julio Cesar. Setelah itu tidak ada gol tercipta lagi hingga peluit panjang ditiupkan wasit tanda berakhirnya laga.
Dari kemenangan ini, maka Arsenal akan berjumpa Sevilla di pertandingan final, Minggu (30/7/2017). Sevilla sendiri berhasil menaklukkan RB Leipzig dengan skor tipis 1-0 berkat gol Wissam Ben Yedder. (As)

