Jupp Heynckes memberikan pujian kepada Pep Guardiola atas keberhasilannya dalam mengantarkan Bayern Munich meraih gelar juara Bundesliga.
Bayern Munich tampil sebagai kampiun juara musim ini di akhir minggu silam. Tiga poin yang didapatkan dari Ingolstadt, Sabtu (7/5), bikin The Bavarians dipastikan jadi juara di posisi pertama klasemen kendati masih punya satu laga tersisa yang harus dijalani. Mereka kini memimpin delapan angka dari Borussia Dortmund yang merupakan pesaing terdekat.
Ini merupakan trofi Bundesliga ke-26 yang diraih Bayern dan keempat kalinya direngkuh secara beruntun. Mereka sebagai klub perdana yang meraih gelar juara Liga Jerman empat kali secara berturut-turut.
Dalam empat trofi itu secara beruntun, tiga yang pamungkas diberikan dari pelatih Pep Guardiola. Sedangkan trofi Liga di musim 2012/13 direngkuh Bayern kala masih dibesut oleh Heynckes.
Usai Bayern memastikan diri sebagai juara, Guardiola menyatakan kalau dia ingin berbagi trofi bersama Heynckes, dan menyatakan kesuksesan Bayern dari empat musim pamungkas merupakan prestasi mereka berdua.
Namun bagi Heynckes, yang paling berjasa dalam keberhasilan Bayern adalah Guardiola.
“Saya tentu gembira mendengar apa yang dikatakan Pep Guardiola,” ungkap Heynckes.
“Akan tetapi, saya hanya memiliki peran dari sebuah gelar dalam empat trofi juara itu, sisanya didapatkan Guardiola. Dia melakukan pekerjaannya dengan sangat fantastis di Bayern,” sambungnya.
Usai selesainya musim ini, Guardiola bakal pergi dari klub yang bermarkas di Allianz Arena. Dia akan melanjutkan kariernya sebagai manajer di klub baru, Manchester City.
“Guardiola akan pergi dari bayern Munich begitu musim ini selesai. Saya pikir pihak klub wajib bikin acara perpisahan untuk dia, karena dia sudah banyak membantu tim dan memberikan yang terbaik untuk tim,” ujar Heynckes.
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya mengenai hasil pertandingan antara Real Madrid menjamu Valencia.
Real Madrid sukses menaklukkan Valencia 3-2 di pekan ke-37 La Liga. Berkat kemenangan ini Madrid menduduki peringkat kedua dan sekaligus menggusur Atletico Madrid turun ke urutan ketiga klasemen.
Kala bermain di Santiago Bernabeu, Los Blancos memiliki sejumlah kans di paruh perdana. Minimal ada 10 tembakan yang didapatkan Cristiano Ronaldo dkk. Meski punya sejumlah kans, Madrid baru dapat menciptakan gol pada menit ke-26. Gol itu datang dari kaki Ronaldo yang menerima operan dari Marcelo.
Striker asal Portugal itu melepaskan tendangan keras dari jarak jauh yang tidak bisa ditepis oleh penjaga gawang Valencia, Diego Alves.
Madrid menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 atas Valencia lewat Karim Benzema. Striker internasional Prancis tersebut sempat membuang kans hasil operan manis dari Ronaldo. Tendangannya dengan tumit sempat dihadang oleh Alves. Namun blunder ketika melakukan operan balik dapat dimaksimalkan oleh Benzema ke dalam jala lawan. Skor itu bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Madrid lantas tampil menyerang. Namun usaha Benzema pada menit ke-49 masih belum menemui sasaran.
Valencia dapat menipiskan ketertinggalannya menjadi 1-2 pada menit ke-55 lewat gol Rodrigo. Memaksimalkan kesalahan Raphael Varane dalam menyepak bola ke depan, Rodrigo yang berhasil mendapatkan bola itu lantas meelpaskan tendangan dari jarak jauh yang tidak bisa bisa dihalau penjaga gawang Real Madrid, Kiko Casilla.
Empat menit berselang, Madrid kembali menjaga keunggulannya lewat Ronaldo lagi. Menyambut operan dari James Rodriguez, striker internasional Portugal tersebut bisa melepaskan tendangan kaki kiri tepat ke sasaran yang gagal dihadang Alves.
Dua menit kemudian, tim tamu hampir mencetak gol keduanya. Namun sayangnya, tendangan daniel Parejo belum menemui sasaran lantaran mengenai mistar gawang.
Upaya Los Che untuk menipiskan ketertinggalannya jadi 2-3 menemui sasaran. Tepatnya pada menit ke-81, gol dicetak oleh Andre Gomez. Tendangan kerasnya tidak bisa ditepis oleh kiper tim tuan rumah.
Valencia harus tampil dengan 10 pemain sejak menit ke-85 usai Rodrigo menerima kartu merah dari wasit yang memimpin pertandingan. Di sisa waktu, tidak ada gol tercipta lagi. Skor berakhir 3-2 untuk kemenangan Madrid atas Barcelona.
Atas kemenangan ini, Madrid bisa menggusur Atletico Madrid dari peringkat kedua klasemen dan tetap tertinggal satu poin dari Barcelona yang di puncak klasemen, dengan sisa laga tersisa. Valencia di urutan ke-11 dengan koleksi 44 angka. (As)

