Inter Milan meraih kemenangan tipis 1-0 atas Olympique Lyon di pertandingan pramusim. Kemenangan Nerazzurri ditentukan lewat gol tunggal Stefan Jovetic.
Laga Inter Milan menghadapi Olympique Lyon dilangsungkan di Nanjing Olympic Sports Center, Nanjing, Senin (24/7/2017) malam WIB. Lyon terlihat lebih mendominasi di laga ini, namun Inter tampil lebih menekan. Statistik mencatatkan bahwa Lyon memimpin ball posession dengan unggul penguasaan bola 55 persen banding 45 persen milik Nerazzurri. Akan tetapi, La Beneamata bisa melepaskan 19 tendangan dengan tujuh di antaranya tepat ke sasaran kendati cuma memperoleh satu gol. Sementara Lyon bisa melepaskan 12 tembakan dan cuma dua yang di antaranya tepat ke sasaran.
Perlu 14 menit untuk menciptakan sebuah kans bagus. Joao Mario memberikan umpan ke Eder, yang dalam posisi bagus namun sayang sang pemain terlebih dulu dalam perangkap offside. Sementara Lyon kesulitan menembus dinding pertahanan Inter. Sepakan yang dilepaskan Nabil Fekir masih bisa dihadang. Bahkan Bertrand Traore juga sempat punya peluang, tapi sepakannya masih melayang tinggi.
Lyon nyaris unggul pada menit ke-34 lewat aksi Mariano Diaz. Diaz melepaskan tendangan tepat ke arah gawang, tapi sayangnya bisa ditepis oleh kiper Inter Milan Samir Handanovic. Menatap babak pertama selesai, Joao Miranda melepaskan tandukan usai meneruskan tendangan sudut, namun masih melenceng dari gawang. Roberto Gagliardini memiliki peluang emas setelah menerima operan dari rekannya. Dia melepaskan tendangan dari luar kotak penalti, tapi bisa diamankan oleh kiper Olympique Lyon, Anthony Lopes. Hingga turun minum, skor masih 0-0 bertahan untuk kedua tim.
Memasuki paruh kedua, Lyon dan Inter sama-sama melakukan banyak pergantian pemain. Inter lantas menyerang usai Geoffrey Kondogbia yang memanfaatkan operan Ivan Perisic, dengan melepaskan tendangan tapi masih melayang. Serangan Inter kian matang usai Jovetic melego beberapa pemain lawan, kendati upayanya masih bisa dijinakkan oleh penjaga gawang pengganti, Mathieu Gorgelin. Bahkan Gorgelin juga bikin penyelamatan gawang Lyon usai menghadang tendangan Gabigol.
Inter yang terus bermain menyerang akhirnya baru bisa memecah kebuntuannya kala laga memasuki menit ke-74. Berawal dari kerjasama di antara Joao Mario dan Gabigol di sisi kanan, bola operan diakhiri Jovetic dengan tendangan dari jarak dekat untuk mengantarkan Inter memimpin 1-0 atas Lyon. Setelah itu tidak ada gol tercipta lagi di sisa waktu babak kedua ini. Inter pun berhak memenangi laga ini atas Lyon.
Di laga lainnya, Manchester United berhasil menaklukkan Real Madrid melalui adu penalti 2-1. Usai bermain seri 1-1 di waktu normal.
Laga antara Real Madrid kontra Manchester United dihelat di Stadion Levi’s, Santa Clara, California, Senin (24/7/2017) dinihari WIB. Los Blancos tak memainkan beberapa pemain pilarnya seperti Sergio Ramos dan Cristiano Ronaldo.
Dalam pertandingan berlangsung ini, The Red Devils unggul lebih dulu usai Jesse Lingard menciptakan gol di akhir paruh perdana. El Real baru dapat mencetak gol balasan di paruh kedua melalui penalti Casemiro.
United dominasi di awal menit babak pertama. Tapi Madrid memperoleh kans terlebih dulu yang bikin penjaga gawang Sergio Romero keluar dari gawangnya untuk menghadang bola umpan Karim Benzema.
Berikutnya laga lebih banyak diadu di lapangan tengah. Tak ada kans bagus tercipta. Setan Merah lalu coba menekan, tapi mereka terlihat sulit membongkar pertahanan Madrid.
Menginjak menit-menit akhir paruh perdana, Madrid mulai mengontrol permainan. Tapi, justru United yang memperoleh kans emas. Pada menit ke-42, Jesse Lingard membawa bola melego beberapa pemain Madrid sebelum melepaskan tendangan dari luar kotak penalti, tapi masih melenceng dari gawang.
Madrid gantian menyerang dua menit berselang. Luka Modric melepaskan tendangan keras, namun Romero bisa menghalaunya sebelum diantisipasi oleh Eric Bailly.
Menginjak masa injury time babak pertama, United bisa membuka keunggulannya. Lewat sisi kiri, Anthony Martial masuk ke daerah lawan dengan melego tiga pemain Madrid sebelum memberikan operan ke tengah, untuk diakhiri Lingard dengan tendangan dari dalam kotak penalti. United unggul 1-0 atas Madrid, yang sekaligus bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Madrid gantian yang lebih banyak menguasai si kulit bundar. Kendati begitu, United bisa memperoleh kans lebih dulu kala operan silang Daily Blind ditanduk Romelu Lukaku pada menit ke-60. Bola gagal mengarah ke gawang namun mengarah kepada Marouane Fellaini di tiang jauh, yang tidak bisa dimanfaatkan.
Wasit memberikan hadiah penalti kepada Madrid usai Victor Lindeloef melakukan pelanggaran terhadap Theo Herandez di kotak terlarang. Casemiro yang ke depan menjadi eksekutor dan berhasil menjalani tugasnya dengan baik. Skor berubah menjadi 1-1 pada menit ke-69.
Mendekati 10 menit pamungkas, United melewati kans mencetak gol keduanya di laga ini. Pada menit ke-83, Scott McTominay lolos dari kawalan pemain Madrid pada sisi kanan untuk memberikan operan silang ke tengah kotak penalti. Fellaini yang dalam posisi bagus malah menyiakan kesempatan itu setelah tendangannya masih belum tepat ke gawang.
Hingga waktu normal selesai, skor tetap 1-1 untuk kedua tim. Laga pun diteruskan ke babak adu penalti, empat penendang perdana dari masing-masing klub gagal menceploskan bola ke dalam gawang, namun United sukses keluar menjadi pemenang dengan skor 2-1, usai penalti Henrikh Mkhitaryan da Daley Blind masuk. Sementara Madrid cuma penalti Luis Quezada yang masuk.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Juventus resmi mendapatkan Federico Bernardeschi dari Fiorentina. Bernardeschi diikat kontrak dengan durasi lima tahun sampai 2022 mendatang.
Pemain berumur 23 tahun itu didatangkan Juventus dengan harga transfer senilai 40 juta euro, yang bisa naik jadi 45 juta euro. Bernardeschi sudah melakoni tes medis sebelum meneken kontrak baru yang diberikan dari pihak Juventus.
“Juventus mengonfirmasi sudah sepakat bersama Fiorentina terkait transfer Federico Bernardeschi di bursa transfer musim panas ini. Sang pemain sudah meneken kontrak baru selama lima tahun, yang artinya dia akan bertahan di Juventus hingga tahun 2022 mendatang,” tulis keterangan di website resmi Bianconeri.
Bernardeschi sebagai pemain baru yang keempat yang direkrut Si Nyonya Tua di bursa transfer musim panas ini, usai sebelumnya Juventus sudah menggaet Mattia de Sciglio, Douglas Costa dan Wojicech Szczesny. (As)

