Inter Milan meraih kemenangan tipis 1-0 atas AC Milan di giornada kesembilan Serie A. Gol tunggal Nerazzurri dicetak oleh Mauro Icardi di masa injury time babak kedua.
Di pertandingan gionada kesembilan Liga Italia yang digelar di Giuseppe Meazza, Senin (22/10/2018) dini hari WIB tadi, kedua tim sama-sama tampil oke di awal menit babak pertama. Kendati begitu, Inter Milan tercatat lebih mendominasi dengan unggul ball posession hingga 57 persen banding 43 persen milik AC Milan. Mengenai jumlah tendangan, Nerazzurri bisa melepaskan 14 tendangan dengan empat di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Rossoneri hanya bisa melepaskan sembilan tembakan dan cuma satu di antaranya tepat ke sasaran.
Pertandingan tampak akan selesai dengan skor kacamata sebelum Mauro Icardi menciptakan gol pada menit ke-93. Dengan kemenangan ini membawa Inter naik ke peringkat ketiga klasemen sementara Serie A, usai sempat digusur Lazio, dengan raihan 19 angka atau tertinggal enam poin dari Juventus yang berada di pucuk klasemen. Sementara itu Milan berada di peringkat ke-12 klasemen dengan koleksi 12 angka dalam delapan pertandingan yang dilewatinya pada musim ini.
Kronologi Laga
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit perdana. Milan sebagai klub perdana yang bikin kesempatan pada menit keempat kala bek Inter tidak bisa mengantisipasi tekanan lawan. Bola meluncur ke arah Suso, namun tendangan yang dilepaskannya masih melenceng dari gawang.
Pada menit kesembilan, Hakan Calhanoglu memperoleh kans di depan kotak terlarang namun tendangan dari jarak jauhnya masih melebar dari jala Samir Handanovic.
Inter melancarkan serangan perdananya di pertandingan ini di menit ke-12 dan lantas membuahkan hasil lewat Mauro Icardi. Namun wasit menilai gol tidak sah lantaran Icardi terlebih dulu dalam perangkap offside kala menyepak bola dari operan silang Mattias Vecino.
Usai kans itu, Inter terlihat tampil lebih oke lagi dan lebih menyerang ke pertahanan Milan. Pada menit ke-22 lewat tendangan sudut, bola disundul Stefan de Vrij namun dapat diantisipasi oleh Gigi Donnarumma.
Inter harus kehilangan Radja Nainggolan pada menit ke-32 setelah si pemain mengalami cedera engkel lantaran mendapatkan tekelan dari Lucas Biglia. Borja Valero masuk mengisi posisi Nainggolan.
Pada menit ke-34, Inter kembali mendapatkan kans lagi usai tendangan keras De Vrij mengenai tiang jala Milan. Tujuh menit kemudian, Icardi memperoleh operan jitu dan sukses masuk ke dalam kotak terlarang, namun tendangan yang dilakukannya masih dapat dihadang oleh Alessio Romagnoli.
Milan juga sempat mendapatkan gol pada menit ke-44 namun gol itu dianulir oleh wasit lantaran Matteo Mussachio dalam perangkap offside kala menyepak bola tandukan dari Suso. Skor masih 0-0 bertahan hingga turun minum.
Menginjak paruh kedua, Inter lantas tampil menekan untuk menyerang pertahanan Milan dan terlihat ingin memecah kebuntuannya. Kans terbagus di paruh ini baru tercipta pada menit ke-57, kala Matteo Politano melakukan tembaakn voli yang masih melayang dari gawang.
Usai itu, pertandingan terlihat berlangsung dengan sedikit menurun dan tidak ada kans bagus yang diperoleh dari Inter maupun Milan. Kedua tim itu terlihat tampil hati-hati kala menekan, terutama tim tuan rumah yang menjaga situasi untuk pertandingan Liga Champions pada tengah pekan ini.
Kedua tim masing-masing pun melakukan pergantian pemain dan perubahan itu belum bisa memberikan hasil bagus untuk tim masing-masing. Laga sepertinya akan selesai dengan skor seri sebelum pada menit ke-92, Icardi mencetak gol untuk Inter.
Tekanan lewat sisi kanan didirikan oleh Antonio Candreva yang memberikan umpan kepada Vecino. Nama pemain terakhir yang disebutkan itu memberikan operan silang ke dalam kotak terlarang dan Icardi yang lolos dari kawalan denga ngampang menyundul bola ke dalam gawang Donnarumma.
Kedudukan 1-0 untuk kemenangan tim tuan rumah bertahan sampai pertandingan selesai.
Di laga lainnya, Juventus tidak bisa meneruskan tren kemenangannya di Liga Italia. Menghadapi Genoa, Si Nyonya Tua ditahan imbang 1-1. Dalam laga lanjutan Serie A yang berlangsung di Allianz Stadium, bianconeri lantas tampil menekan dan memberikan ancaman ke gawang lawannya. Usai satu kans dihadang tiang gawang, Cristiano Ronaldo mengantarkan Juventus unggul lewat golnya pada menit ke-18.
Juventus bermain mendominasi namun gawang mereka harus kebobolan juga. Daniel Bessa mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-67 setelah memanfaatkan operan Christian Kouame, yang dilepaskan para pemain Juventus dalam mengejar si kulit bundar lewat sisi kiri.
Kedudukan 1-1 itu bertahan hingga pertandingan selesai. Hasil akhir ini bikin Juventus gagal melanjutkan tren kemenangannya, usai sebelumnya menyapu bersih delapan pertandingan perdana.
Kendati begitu, Juventus masih tidak tertaklukkan di sembilan giornada, memiliki 25 angka dan memimpin tujuh angka dari Napoli yang berada di peringkat kedua klasemen yang baru tampil delapan laga. Sedangkan Genoa berada di peringkat kesepuluh klasemen dengan koleksi 13 angka. (As)

