Inter Milan meraih kemenangan tipis 1-0 atas Southampton di matchday 3 Liga Europa. Gol tunggal Nerazzurri dicetak oleh Antonio Candreva.
Kala menjalani laga yang berlangsung di Giuseppe Meazza, Jumat (21/10) dinihari WIB, Inter Milan dan Southampton bermain cukup imbang di sepanjang babak pertama. Alhasil, skor 0-0 mengirim kedua tim ke ruang ganti masing-masing. Statistik mencatatkan bahwa Nerazzurri bisa melepaskan dua tendangan dengan dua antaranya melebar dan dua lainnya lagi dihadang pemain tim tamu. Sedangkan Southampton dua kali melepaskan tendangan dan tidak ada satu pun yang mengarah ke gawang. Satu di antaranya yang mengancam jala Inter merupakan tendangan Cuco Martina di sisi kanan, tapi masih melebar dari jala tim tuan rumah.
Kans Inter yang mengancam jala Southampton pada menit ke-41. Upaya Eder dari jarak jauh masih melayang dari sasaran yang dijaga oleh kiper Southampton Fraser Forster. Memasuki paruh kedua, La Beneamata memiliki kans pada menit ke-54. Kali ini lewat Mauro Icardi yang melepaskan tendangan setelah menerima operan dari Eder namun masih melenceng dari gawang.
Lima menit kemudian, upaya Soton masih belum menemui sasaran. Tendangan Dusan Tadic melanjutkan umpan Charlie Austian masih dapat diamankan oleh penjaga gawang Inter Milan, Samir Handanovic. Inter akhirnya bisa membuka keunggulannya pada menit ke-67 lewat gol Antonio Candreva. Diawali dari Davide Santon memberikan operan mendatar ke tengah kotak terlarang Soton, yang lantas disambut Candreva dengan tendangan untuk membawa Inter unggul 1-0.
Inter memperoleh kans untuk menggandakan keunggulannya pada menit ke72. Tendangan Icardi dari jarak dekat dihadang oleh pemain lawan sehingga menghasilkan sepak pojok. Menerima tendangan sudut, Jeison Murilo melepaskan tandukan kepala yang masih melayang tinggi. Pada menit ke-77, Inter harus tampil dengan 10 pemain usai Marcelo Brozovic menerima kartu merah antas dari wasit lantaran melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Southampton.
Dengan unggul jumlah pemain, Southampton pun lantas tampil menekan pertahanan Inter. Ada dua kans bagus yang dimiliki Southampton di sisa waktu babak kedua. Yang pertama pada menit ke-88, tandukan Virgil van Dijk melanjutkan operan sepak pojok masih dapat dihalau oleh Yuto Nagatomo. Satu menit kemudian, giliran Austin yang mencoba peruntungannya, tapi tidak berujung gol. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit tanda berakhirnya laga, tak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor berakhir 1-0 untuk kemenangan Inter.
Dengan kemenangan ini, Inter masih berada di posisi terbawah klasemen Grup K dengan koleksi tiga poin. Sedangkan Southampton berada di peringkat kedua klasemen dengan raihan empat angka. Dan hasil postif ini membuat Inter bisa mengakhiri tren negatinya di empat laga terakhirnya. Faktanya, mereka meraih hasil seri dan tiga kali secara berturut-turut di seluruh ajang.
Di laga lainnya, Fiorentina berhasil meraih poin penuh kala bertandang ke markas Slovan Liberec di laga lanjutan Liga Europa, usai La Viola menang 3-1 atas tim tuan rumah.
Di laga yang digelar di Stadion u Nisy, Liberec, Jumat (21/10) dinihari WIB, Fiorentina yang tampil dengan kekuatan terbaiknya memang takluk soal dominasi dari Liberec. Statistik menunjukkan bahwa Liberec bisa melepaskan 13 tendangan dengan enam di antaranya tepat sasaran. Sedangkan Fiorentina bisa melepaskan delapan tembakan dan enam di antaranya mengarah ke gawang.
Kendati begitu, Fiorentina bisa unggul lebih dulu pada menit kedelapan melalui aksi Nikola Kalinic. Gol ini tercipta diawali dari hasil operan Khoumar Boubacar, Kalinic yang berdiri di kotak terlarang melepaskan tendangan keras yang sempat dihalau Martin Dubravka sebelum bola masuk ke dalam jala. Dua menit kemudian, Kalinic nyaris mencetak gol keduanya dan nyaris menggandakan keunggulan Fiorentina, andaikan tembakannya tidak bisa dihalau oleh Dubravka.
Fiorentina menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 atas Liberec pada menit ke-23 kala kesalahan Ondrej Karafiat kala mencoba menghadang operan Davide Astori. Bola malah mengarah ke Kalinic yang dengan gampang mengirim bola ke dalam gawang. Setelah itu, Liberec mencoba tampil terbuka untuk mencari gol balasannya, tapi upaya mereka gagal. Hingga babak pertama selesai, skor tetap 2-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tepatnya pada menit ke-58, Liberec benar-benar bisa menipiskan ketertinggalannya menjadi 1-2 dari Fiorentina, melalui aksi Petr Sevcik yang memaksimalkan bola muntah tendangan Karafiat yang sempat dihalau Ciprian Tatarusanu. Tendangan Sevcik dari dalam kotak merobek jala tim tamu.
Akan tetapi, Fiorentina bisa memantapkan keunggulannya jadi 3-1 atas tim tuan rumah di menit ke-70. Kali ini giliran Boubacar yang mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan operan dari Tello. Liberec sempat memiliki beberapa peluang untuk menipiskan ketertinggalannya tapi upaya para pemainnya gagal memanfaatkan kans yang ada menjadikan gol. Sementara Fiorentina terlihat lebih banyak bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik.
Setelahnya tidak ada gol tambahan tercipta lagi hingga usai laga. Dengan kemenangan ini maka Fiorentina kini memimpin di klasemen sementara grup Liga Europa dengan raihan tujuh angka dalam tiga laganya. Sedangkan Liberec berada di posisi paling bawah klasemen dengan raihan satu angka.
Di partai lainnya lagi, Shakhtar Donetsk berhasil mengalahkan Gent dengan skor telak 5-0 di Arena Lviv. Dua gol dilesakkan Shakhtar di paruh perdana melalui Victor Kovalenko di menit ke-12 dan Facundo Ferreyra pada menit ke-30.
Sedangkan di paruh kedua, Shakhtar bisa mencetak tiga gol tambahan lagi yang dilesakkan oleh Bernard pada menit ke-46, Taison di menit ke-75 dan Maksym Malyshev pada menit ke-85. Atas kemenangan ini bikin Shakhtar tetap meraih hasil sempurna di tiga pertandingannya. Mereka kini memiliki sembilan angka dengan tetap memuncaki klasemen dan memimpin lima poin dari Gent yang berada di peringkat kedua klasemen.
Di samping ini masih ada satu partai lainnya lagi, Ajax Amsterdam gagal meraih tiga poin dalam lawatannya ke kandang Celta Vigo di matchday 3 Liga Europa, usai ditahan imbang 2-2.
Dalam laga yang dihelat di Balaidos, Jumat (21/10) dinihari WIB kemarin, berjalan cukup imbang. Statistik menorehkan bahwa Celta Vigo yang bertindak sebagai tuan rumah memimpin sedikit soal ball posession dengan torehan 51 persen banding 49 persen milik Ajax.
Mengenai kans, Celta bisa melepaskan 12 tendangan dengan tiga di antaranya mengarah ke gawang, tujuh melebar dan dua dihadang. Sedangkan Ajax bisa melepaskan sembilan tembakan, dengan empat di antaranya mengarah ke gawang, tiga melebar dan dua bisa dihalau.
Ajax bisa memimpin terlebih dulu di laga ini dengan gol yang dilesakkan oleh Hakim Ziyech pada menit ke-22. Gol tersebut tercipta melalui sebuah counter attack. Dia melego pemain tim tuan rumah, kemudian melepaskan tembakan yang masuk ke jala tim arahan Eduardo Berizzo.
Tujuh menit kemudian, Celta Vigo bisa mencetak gol penyama kedudukan. Andreu Fontas melepaskan sontekan dari jarak dekat melanjutkan operan dari Alvaro Lemos. Setelah itu tidak ada gol tercipta di sisa waktu paruh perdana, skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Ajax kembali memimpin lagi. Kali ini giliran Amin Younes yang membobol gawang Celta pada menit ke-71. Dia menekan lewat sisi kiri, kemudian mengirim bola ke dalam gawang dengan tembakan melengkung.
Namun Celta juga bisa kembali mencetak gol balasan lagi yang membuat skor menjadi imbang 2-2. Sepakan melengkung Fabian Orellana dari jarak jauh pada menit ke-82 berhasil merobek gawang Ajax. Di sisa waktu tidak ada gol tercipta lagi hingga laga selesai.
Dari hasil akhir imbang ini, maka Ajax tetap berada di puncak klasemen sementara Grup G Liga Europa dengan koleksi tujuh angka dari tiga laganya. Sedangkan Celta Vigo berada di peringkat kedua klasemen dengan koleksi lima angka.
Di laga lainnya yang berada di grup sama, Standard Liege bermain seri 2-2 kala menjamu Panatinaikos. Klub Yunani tersebut memimpin terlebih dulu melalui sepasang gol Victor Ibarbo, yang sukses dibalas oleh Standard Liege lewat Edmilson Junior dan Ishak Belfodil.
Dari hasil seri ini, maka Standard Liege berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi tiga poin dari tiga laga yang sudah dilewatinya sampai sejauh ini. Sedangkan Panatinaikos berada di posisi bawah klasemen dengan koleksi satu poin dari tiga pertandingannya. (As)

