Olivier Giroud mungkin bisa bertahan lama di Chelsea. Ini lantaran liga yang sedang dihentikan dan The Blues tak memiliki stok striker lagi.
Agen sang pemain, Vincenzo Morabito menyebut kalau striker asal Prancis itu diklaim tak akan dilego Chelsea dalam waktu dekat ini. Olivier Giroud dapat saja, tahun depan akan tetap berseragam Chelsea.
“Tahu liga yang belum diadakan dan diperkirakan bulan Juni sampai Juli, maka Giroud dapat saja bertahan lama. Tahun depan dia bisa saja akan tetap menjadi pemain Chelsea,” ungkap Morabito di situs resmi klub.
Giroud sendiri di bulan Januari lalu gencar dilego Chelsea di bursa transfer kemarin. Ada beberapa nama dihubungkan di antaranya ada Inter Milan dan Tottenham Hotspur.
“Jika Olivier Giroud tidak dibutuhkan Chelsea lagi, maka ada beberapa klub yang ingin mendapatkan tanda tangannya. Tapi ini tidak mungkin bisa tercapai, lantaran Chelsea terlihat masih membutuhkan tenaga dia,” terang Morabito.
Giroud saat ini adalah ujung tombak barisan depan The Blues selain Michy Bathuayi dan Tammy Abraham. Dalam tiga nama tersebut, Tammy Abraham yang gencar dimainkan menjadi pemain utama dan telah mengoleksi 12 gol di Liga.
Absennya Tammy Abraham pun akhir-akhir ini sebagai berkah bagi Olivier Giroud untuk menunjukkan ketajamannya di depan gawang lawan. Striker berumur 33 tahun itu beberapa kali dimainkan oleh pelatih Frank Lampard, daripada memainkan Michy batshuayi di barisan depan timnya.
Pergi dari Arsenal pada musim 2017 dan gabung ke Chelsea, Giroud telah mengantarkan Chelsea menang piala Liga Europa dan trofi Piala FA. Pada musim silam merupakan musim terbagusnya di Liga Europa, dengan sebagai pencetak gol terbanyak dengan menciptakan 11 gol.
Giroud sendiri pun mengakui hal itu dan merasa senang jika bisa terus mendapatkan posisi utama di tim skuad. “Ya, saya tentu senang dapat menjadi salah satu bagian di skuad Chelsea. Saya yakin saya masih bisa memberikan yang terbaik kepada klub, asalkan klub bisa mempercayaiku dan memberikan dukungan kepada saya,” kata Giroud. (As)

