Everton memetik kemenangan mengesankan kala meladeni Manchester City di laga lanjutan Liga Primer Inggris. Everton menang telak 4-0 atas The Citizens.
Menjamu Manchester City di Goodison Park, Minggu (15/1/2017) malam WIB, Everton sebetulnya takluk ball posession, mereka terlihat banyak bertahan daripada menyerang dan ini membuat City mendominasi jalannya laga. Namun begitu, ancaman-ancaman Everton ternyata bermanfaat, sedangkan City kurang oke. The Toffees empat kali merobek jala Claudio Bravo dan keempat gol itu dilesakkan oleh Romelu Lukaku di menit ke-34, Kevin Mirallas di menit ke-47, Tom Davies di menit ke-79 dan Ademola Lookman di masa injury time.
Dari hasil akhir di laga ini, maka Everton kini berada di peringkat ketujuh klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 33 angka dalam 21 pertandingan. Sementara City di posisi kelima klasemen dengan raihan 42 angka dan terpaut sepuluh angka dari Chelsea yang berada di puncak klasemen.
Kronologi Laga
Mirallas merobek jala City di menit kesembilan. Tapi wasit menganulir gol itu lantaran sang pemain terlebih dulu dalam perangkap offside. Tidak lama kemudian, City mengklaim penalti usai Raheem Sterling jatuh kala ingin melego penjaga gawang Everton Joel Robles. Tapi wasit menilai tidak ada pelanggaran dan laga diteruskan kembali.
City yang mendominasi ball posession memiliki peluang untuk memimpin di menit ke-25. Tapi tendangan Sterling melanjutkan operan Kevin de Bruyne dengan gampang dijinakkan oleh Joel.
Kans lebih bagus diperoleh David Silva tiga menit berselang. Silva berada di posisi bagus kala menyambut operan manis dari De Bruyne. Namun ruang tendangannya terlebih dulu dihadang oleh Joel.
Everton akhirnya bisa unggul lebih dulu di menit ke-34 usai Lukaku merobek jala City. Gol ini diawali dari operan jitu yang diberikan Davies ke Mirallas. Mirallas yang berlari di sisi kanan langsung memberikan operan mendatar kepada Lukaku. Nama pemain terakhir yang disebutkan itu lantas melepaskan tendangan kaki kiri yang tidak bisa ditepis oleh Claudio Bravo.
Sterling hampir menyamakan kedudukan di menit ke-38. Tapi tendangannya dari jarak jauh masih sedikit melayang dari sasaran.
Pada menit-menit akhir paruh perdana, Bacary Sagna juga hampir mencetak gol. Bola tandukannya telah meluncur ke sasaran Everton, namun dihadang oleh Davies. Sampai turun minum, kedudukan tidak berubah. Everton sementara memimpin 1-0 atas City.
Everton memulai paruh kedua dengan sangat oke. Everton menggandakan keunggulannya jadi 2-0 lewat aksi Mirallas. Lewat counter attack, umpan Ross Barkley diakhiri oleh Mirallas dengan sebuah tendangan silang yang tidak dapat dihalau oleh Bravo.
Dari posisi terpaut dua gol, tim tamu langsung melakukan pergantian pemain untuk meningkatkan daya serang dengan memainkan Kelechi Iheanacho. Sementara Everton ingin mempertahankan keunggulannya dengan memainkan Morgan Schneiderlin untuk mengisi posisi Mirallas yang ditarik keluar dari lapangan.
Kendati bermain mendominasi, City terlihat minim memperoleh kans emas. Sergio Aguero sempat memiliki peluang emas di menit ke-72, tapi tendangan yang dilepaskannya masih bisa dihalau oleh Joel. Kali ini giliran Yaya toure yang mendapatkan peluang di menit ke-77. Tapi tembakan bebas Toure masih bisa diamankan oleh Joel.
Bukannya mencetak gol, malah gawang City kebobolan lagi dua menit berselang. Lagi, mereka tidak bisa meghadang counter attack Everton. Davies menggiring bola dari barisan belakang Everton dan melego beberapa pemain lawan. bola sempat dikirimkan ke Barkley sebelum kembali kepada Davies yang telah masuk ke dalam kotak terlarang City. Bravo maju mencoba menghalau, namun Davies sukses mencungkil bola masuk ke dalam gawang. Everton unggul jadi 3-0.
Everton tampil luar biasa di laga ini, di mana mereka bisa mencetak gol lagi ke gawang City untuk keempat kalinya. Tepatnya di menit keempat masa injury time babak kedua, giliran Lookman yang membobol gawang Bravo usai memanfaatkan operan dari Seamus Coleman. Setelah itu tidak ada gol tercipta lagi hingga peluit panjang dibunyikan. Skor berakhir 4-0 untuk kemenangan Everton atas City.
Di laga lainnya, Manchester United dan Liverpool berbagi poin usai kedua tim ini bermain imbang 1-1 di Old Trafford dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris musim ini.
Di pertandingan yang digelar di Old Trafford, Minggu (15/1) malam WIB, Manchester United memang bermain mendominasi sejak menit perdana dan tidak memberikan kans Liverpool menekan.
Liverpool pun banyak bermain bertahan dan menggandalkan counter attack. United memperoleh kans perdana pada menit ke-14 kala umpan Anthony Martial ke tiang jauh disambut Zlatan Ibrahimovic namun bola masih melenceng dari sasaran.
Kerja sama antara Ibra dengan Henrikh Mkhitaryan dan Anthony Martial benar-benar menyulitkan barisan belakang tim tamu yang bermain tanpa dua pemain pilarnya, Nathaniel Cylne dan Joel Matip. Tapi serangan-serangan dari tim tuan rumah tidak berujung gol.
Dua kans didapatkan secara berturut-turut di peroleh United di menit ke-19 dan ke-20. Perdana melalui Ibra yang memaksimalkan umpan balik Dejan Lovren namun Simon Mignolet selaku kiper Liverpool masih dapat menghalaunya.
Satu menit berselang, Paul Pogba yang memperoleh kans bagus setelah menyambut operan manis dari Mkhitaryan. Kendati dijaga pemain Liverpool, Pogba tetap dapat melepaskan tembakan yang masih sedikit melenceng.
Liverpool yang bermain tertekan justru bisa memimpin terlebih dulu pada menit ke-27. Diawali dari handball yang dilakukan Pogba dari kondisi tendangan sudut dan wasit memberikan hadih penalti kepada tim tamu. James Milner yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalani tugasnya dengan baik.
Satu kans lagi diperoleh Ibra di menit ke-32 lewat dari dalam kotak, namun Mignolet dengan siaga menghalaunya. Di sisa waktu babak pertama, tidak ada gol tercipta lagi. Skor 1-0 bertahan untuk keunggulan Liverpool hingga turun minum.
Di awal babak kedua ini, Liverpool memperoleh kans setelah menekan di sisi kiri melalui Divock Origi. Tapi tendangan yang dilepaskannya masih mengenai pemain Phil Jones dan melenceng dari sasaran.
United kembali dominasi jalannya di paruh kedua ini dengan terus melancarkan serangannya ke pertahanan lawan yang bermain bertahan dengan sangat bagus.
Pada menit ke-62, operan Phillipe Coutinho ke Firmino dilanjutkan tendangan ke tiang jauh namun De Gea masih dapat menghalaunya. Pada menit ke-66, giliran Lallana yang mencoba peruntungannya, tapi sepakannya masih dapat diantisipasi De Gea.
Georginio Wijnaldum memanfaatkan sebuah operan silang Emre Can. namun sundulannya masih melenceng dari gawang. Upaya United untuk mencetak gol balasan menemui sasaran pada menit ke-83, kala Ibra menanduk bola umpan Valencia dan sempat mengenai mistar sebelum masuk ke dalam jala Mignolet. Kedudukan kini jadi 1-1.
Tidak lama kemudian, United sebetulnya memiliki kans mencetak gol juga namun sundulan Marouane Fellaine mengenai tiang jala. Dari sanalah Valencia sukses bikin assist untuk Ibra.
Pada menit ketiga masa injury time, Wijnaldum sebetulnya memiliki peluang untuk mencetak gol namun tendangannya masih terlalu ringan dan mudah diamankan oleh De Gea. Di sisa waktu babak kedua ini, tidak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor berakhir 1-1 untuk kedua tim ini.
Liverpool gagal mendapatkan tiga poin dan posisinya pun digusur Tottenham Hotspur ke peringkat ketiga klasemen sementara Liga Primer Inggris. Mereka sama-sama memiliki 45 angka, hanya saja Spurs memimpin produktivitas gol. Sedangkan United berada di peringkat keenam klasemen dengan raihan 40 angka.
Pada laga lainnya lagi, Tottenham Hotspur berhasil mengalahkan West Bromwich Albion dengan skor 4-0 di White Hart Lane dalam lanjutan Liga Primer Inggris.
Menghadapi West Brom di White Hart Lane pada kemarin malam, Spurs bermain efektif begitu laga dimulai. Banyak kanas tercipta di 10 menit perdana. Spurs membuka keunggulannya 1-0 pada menit ke-12 melalui tendangan Kane. Spurs kemudian menggandakan keunggulannya di menit ke-26 lewat gol bunuh diri Gareth McAuley di menit ke-26.
Di paruh kedua, Spurs menciptakan dua gol tambahan yang dilesakkan oleh Kane pada menit ke-77 dan ke-82. Spurs tercatat memiliki ball posession sampai 73 persen, melepaskan 21 tendangan dan 11 di antaranya mengarah ke gawang. Sementara lawannya hanya memiliki tiga tembakan dan tidak ada satu pun yang mengarah ke gawang.
Dengan hasil akhir ini mengantarkan Spurs naik ke peringkat kedua klasemen denagn raihan 45 poin dalam 21 laganya. Sedangkan West Brom berada di urutan kedelapan dengan raihan 29 angka. (As)

