Pemain asal Denmark, Christian Eriksen, belum memberikan yang terbaik kepada Inter Milan. Pemain veteran Nerazzurri, Borja Valero, optimistis Eriksen masih perlu waktu.
Christian Eriksen yang kini berusia 28 tahun digaet Inter Milan dari Tottenham Hotspur dengan harga transfer senilaiĀ 17 juta pound sterling. Akan tetapi, dia hanya satu kali diturunkan menjadi pemain inti dari delapan laga yang dilewatinya di semua kompetisi pada musim ini.
Sebuah gol serta membuat satu assist sudah dilesakkan Eriksen kepada Inter, tapi catatan tersebut cuma dibikin di Liga Europa. Eriksen belum bisa memberikan yang terbaik di Serie A, yang mana Nerazzurri mulai terpaut dari persaingan gelar juara Liga Italia dari juara bertahan Lazio dan Juventus.
Keputusan mendatangkan Eriksen sempat digosipkan lantaran gaya bermainnya dianggap kurang pas dengan arahan yang diberikan dari manajer Antonio Conte. Namun demikian, Valero optimistis Eriksen memiliki semua upaya untuk meraih kesuksesan di timnya.
“Christian Eriksen datang pada pertengahan musim. Dia tampil di Tottenham Hotspur satu minggu sebelumnya dan satu minggu selanjutnya dia berganti negara, liga, bahasa dan gaya latihan, tentu tidak akan gampang untuk dia dan saya pikir semua pesepakbola juga merasa seperti itu, semua butuh waktu,” kata Valero.
“Penghentian ajang tiba kala dia mulai baik. Dia memiliki segalanya untuk mencapai kesuksesan di Inter Milan. Saya rasa dia masih perlu waktu saja untuk bisa tampil bagus, seperti yang dia lakukan kala dia memperkuat di Tottenham Hotspur,” lanjutnya.
Andai Eriksen dipantau lantaran belum memberikan penampilan terbagus, maka Lautaro Martinez justru dominasi pemberitaan lantaran tengah diburu Barcelona. Valero memberikan saran kepada juniornya itu untuk tetap bertahan.
“Kami memiliki rencana yang sangat oke. Untuk rencana tersebut berhasil, dia harus tetap berada di timnya” kata Valero.
“Saya tahu banget soal Lautaro Martinez. Dia punya kualitas bermain yang sangat oke, jadi saya tidak terkejut jika klub besar Spanyol Barcelona ingin mendapatkannya. Namun jika bisa, dia harus memilih bertahan daripada hengkang, lantaran belum tentu mendapatkan satu tempat di sana karena banyak pemain jago juga di sana,” tandasnya. (As)

