Emre Can dan James Milner siap tampil untuk memperkuat Liverpool di laga final Liga Champions kontra Real Madrid, setelah kedua pemain itu dipastikan sudah fit total.
James Milner sebelumnya disangsikan untuk bermain usai menepi di laga pamungkas Liverpool di ajang Liga Primer Inggris melawan Brighton and Holve dua minggu silam. Milner diberitakan kala itu mengalami masalah cedera di otot kakinya. Sedangkan Emre Can telah menepi sejak bulan Maret silam lantaran cedera punggung dan melewati sepertiga akhir musim ini. Situasi yang ada bikin stok pemain yang bermain di barisan tengah The Reds menipis. Dengan absennya Alex-Oxlade Chamberlain yang juga mengalami cedera dan Marko Grujic yang dipinjamkan ke Cardiff City, maka Si Merah hanya memiliki Gini Wijnaldum dan Jordan Henderson yang menjadi gelandang tengah yang siap tampil.
Namun Can dan Milner mendapatkan lampu hijau dari tim medis setelah jeda dua minggu pamungkas yang dimanfaatkan Liverpool untuk menjalani latihan di Marbella, Spanyol dan di Melwood, di sesi latihan terbuka pamungkas di Anfield, keduanya telah ikut serta. Mengenai kondisi kedua pemain itu, pelatih Juergen Klopp menyatakan bahwa Can dan Milner dipastikan telah fit total dan bisa ikut bermain di final Liga Champions melawan Real Madrid di Olympiyskiy Stadium pada akhir pekan ini atau tepatnya pada hari Minggu (27/5/2018) dinihari WIB besok.
“James Milner dan Emre Can sudah pulih dari cedera masing-masing dan tim medis telah melaporkan kepada klub bahwa kedua pemain itu bisa ikut bermain di final Liga Champions kontra Real Madrid pada akhir pekan ini. Kedua pemain itu juga mengatakan kepada kami bahwa dia ingin ikut bertanding dan sekarang ini akan mengikuti sesi latihan dengan rekan satu tim lainnya. Kami sempat merasa khawatir soal barisan tengah skuad kami, tapi kini kami tidak merasa khawatir lagi lantaran kami sudah memiliki pemain yang siap tempur. Kedua pemain ini tentu sangat dibutuhkan tim, mengingat keduanya pemain penting di tim skuad. Keduanya akan terus berlatih pada hari ini dan juga besok pagi,” ungkap Klopp di website resmi klub.
“Saya kira kami memang perlu kekuatan terbaik kami untuk menghadapi laga final Liga Champions. Apalagi lawan kami adalah tim yang telah punya sejarah di kompetisi tersebut dan sudah mencatatkan dua kesuksesan di dua musim terakhir ini. Jadi laga ini pasti tidak akan mudah untuk kami dan kami juga harus mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin untuk menghadapi mereka. Saya ingin para pemain yang akan ikut bertanding di atas lapangan hijau tidak akan melakukan kesalahan sedikit pun lantaran itu akan membuat tim kebobolan. Kami tahu kami bukan kandidat juara tapi kami akan membuktikannya bahwa kami bisa meraih gelar juara Liga Champions dan tekad kami sudah besar, di mana kami ingin membuat para fans kami merasa senang dan gembira,”tambahnya.
Seperti diketahui bahwa Liverpool telah tiba di Kiev pada hari Kamis (24/5/2018) malam WIB kemarin dan akan menjalani sesi latihan resmi di stadion hari ini serta bertemu dengan pers menatap final Liga Champions. Milner merupakan pemain krusial Liverpool di ajang ini dengan bikin sembilan assist, terbanyak di antara pemain Liverpool lainnya. Sedangkan Can ikut mencetak dua gol di sesi playoff melawan Hoffenheim.
Di samping ini ada berita tambahan lainnya, Henrikh Mkhitaryan menyatakan keinginannya dengan pelatih anyar Arsenal, Unai Emery. Mkhitaryan juga ingin Emery meraih kesuksesan di klub yang bermarkas di Emirates Stadium. The Gunners mengonfirmasi bahwa telah menunjuk Emery sebagai pelatih dalam menggantikan posisi Arsene Wenger yang telah mengundurkan diri, Rabu (23/5/2018). Pelatih asal Spanyol itu akan mulai bekerja di musim baru nanti dengan kontrak yang tidak diungkapkan berapa lama. Dari konferensi pers perdananya menjadi pelatih Arsenal, Emery mengungkapkan ambisinya ingin membawa Arsenal kembali ke Liga Champions. Klub London Utara itu memang akan menepi dari ajang Liga Champions dari dua musim berturut-turut karena gagal final empat besar di Liga Primer Inggris.
Mkhitaryan, yang gabung ke Arsenal dari Manchester United pada bursa transfer musim dingin bulan Januari silam, menerima kedatangan Emery dengan penuh semangat. “Saya masih belum berjumpa dengan pelatih baru kami. Kami tidak ada waktu untuk berbicara mengenai sepakbola. Saya berharap dia bisa memberikan angin segar dan kinerja bagus untuk Arsenal. Saya yakin dia memiliki pengalaman banyak yang pasti bisa membawa klub meraih kesuksesan. Dia sudah mencobanya di berbagai negara dan juga Liga-Liga lainnya,”ujar Mkhitaryan.
“Saya belum membahas dengan teman-teman satu tim soal dia. Saya ingin berjumpa dia dulu. Semua pemain atau semua orang yang ada di Arsenal juga pasti ingin segera bertemu dengannya dan berharap dia bisa melakukan yang terbaik untuk klub. Ditambahkan, Mkhitaryan setuju dengan Emery bahwa kembali ke Liga Champions sebagai target utama Arsenal di musim 2018/2019. “target utama kami musim silam adalah bermain di Liga Champions, namun sayangnya kami tidak bisa mendapatkan satu tiket bermain di Liga Champions. Kami ingin mendapatkannya dan kami telah berusaha keras, namun kami gagal. Kini kami akan konsentrasi penuh ke musim baru nanti dan kembali bermain ke Liga Champions,” sambung pemain asal Armenia itu.
Setelah Emery diangkat sebagai pelatih baru Arsenal, Mkhitaryan juga merasa kehilangan seorang pelatih profesional yang telah memutuskan pergi dari klub. Dia tahu tidak akan gampang untuk para pemain dan seluruh orang untuk mengawali musim tanpa pelatih yang telah melatih tim selama 22 tahun pamungkas. “Bukan cuma seluruh pemain, namun semua orang yang berada di klub juga merasa demikian. Tak gampang melihat kepergian seseorang yang telah melatih klub selama 22 tahun. Anda tidak dapat membayangkan bagaimana semua orang terkesan yang dimiliki Wenger. Andai dia mengambil keputusan untuk bertahan 10 tahun lagi, tidak ada satu orang yang akan menentangnya. Apalagi dia telah melakukan yang terbaik untuk klub dan memberikan pengalaman banyak kepada seluruh pemain di sini dan juga para fans yang sudah dibanggakannya,” katanya lagi. (As)

