Manajer Bologna Roberto Donadoni puas dengan hasil imbang yang diterima timnya dari Inter Milan di pekan keenam Serie A musim ini.
Dalam laga yang dihelat di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (25/9) malam WIB, Bologna memang bermain bertahan dan menahan serangan bertubi-tubi yang datang dari Inter Milan. Mereka pun terpaksa menggandalkan counter attack saja.
Bologna melakukan counter attack di menit ke-14 yang berujung gol lewat aksi Mattia Destro. Mereka pun unggul 1-0. Namun Bologna tidak dapat mempertahankan keunggulan itu. Nerazzurri bisa mencetak gol balasan jadi 1-1 lewat tendangan voli Ivan Perisic di menit ke-37.
Kendati ditekan habis-habisan di paruh kedua, Bologna masih memiliki beberapa kans untuk menciptakan gol. Tapi sampai laga selesai, kedudukan tetap 1-1 bertahan untuk kedua tim.
“Kami tampil sangat bagus, dalam bermain bertahan maupun menyerang. Tapi kami gagal memanfaatkan beberapa kans menjadikan gol,” ungkap Donadoni di situs resmi klub.
“Sebelum bertanding menghadapi Inter, kami sudah tahu itu akan sulit untuk kami, apalagi bermain di depan pendukung lawan. Tapi untungnya, kami siapkan mental kuat untuk menghadapi mereka,” lanjutnya.
“Kami sudah bekerja keras dan berjuang keras. Kami juga memiliki dua kans bagus di menit-menit akhir yang dapat saja kami maksimalkan untuk memetik kemenangan. Kendati hasil akhir imbang 1-1, tetap sudah memuaskan kami, apalagi para pemain kami sudah berusaha keras,” katanya lagi.
“Saya berharap para pemain kami akan bermain lebih baik lagi dari sebelumnya. Kami ingin menjadi tim terbaik di Serie A dan di ajang lainnya.
Bologna saat ini berada di peringkat kedelapan klasemen sementara Liga Italia dengan raihan 10 angka dalam enam pertandingan yang sudah dilewatinya pada musim ini.
Di samping ini ada berita tambahan lainnya, Fiorentina dominasi jalannya pertandingan, namun gagal memaksimalkan banyak kans. Sementara AC Milan kesulitan menembus dinding pertahanan La Viola yang sangat rapat. Kedua tim gagal menciptakan gol dan kedudukan selesai 0-0.
Di laga yang digelar di Stadion Artemio Franchi, Senin (26/9) dinihari WIB, Fiorentina dominasi ball posession sampai 62 persen berbanding 38 persen milik AC Milan. Dan bukan cuma itu saja, Fiorentina juga punya kans yang lebih banyak daripada Rossoneri.
Dari statistik mencatatkan bahwa Fiorentina memiliki 20 tendangan di sepanjang laga, tapi cuma lima yang mengarah ke gawang. Sedangkan Milan punya 12 tembakan dan cuma satu yang mengarah ke gawang.
Di paruh perdana, Fiorentina lantas tampil menyerang. Baru dua menit laga berlangsung, mereka telah memperoleh kans melalui Federico Bernardeschi. Akan tetapi, tembakan kaki kirinya dari jarak jauh melayang dari gawang.
Empat menit kemudian, giliran Josip Ilicic yang memperoleh peluang untuk Fiorentina. Ilicic melepaskan tembakan dari jarak jauh, tapi bola hasil sepakannya masih melayang.
Di pertengahan paruh perdana, I Diavolo Rosso memperoleh peluang dua kali melalui M’Baye Niang. Tapi dua kali kans Niang tersebut tak meluncur ke gawang.
Kans terbagus Fiorentina di paruh perdana diperoleh melalui Ilicic, di menit ke-23. Kans itu diperoleh Ilicic melalui sebuah penalti, menyusul Davide Calabria melakukan pelanggaran terhadap Borja Valero di kotak penalti.
Sepakan kaki kiri Ilicic mengarah ke sudut bawah pinggir dan membentur tiang jala. Ini merupkan perdana kalinya, dalam sembilan kans, dia gagal mengeksekutor penalti dengan bagus.
Ta lama usai itu, Milan memperoleh peluang bagus melalui Jack Bonaventura, namun tembakan yang dilepaskannya masih melayang dari gawang. Skor 0-0 bertahan hingga babak pertama selesai.
Memasuki paruh kedua, Fiorentina terus dominasi jalannya laga. Sedangkan Milan berjuang menekan melalui counter attack. Beberapa kans pun diperoleh Milan.
Sepakan Juraj Kucka masih melayang, tak lama giliran Gabriel Paletta yang mengancam gawang lawan di menit ke-83. Namun tembakan yang dilakukannya masih melebar dari gawang. Tim tamu kembal menekan melalui aksi Carlos Bacca, namun sepakannya masih melebar.
Di sisa waktu, tak ada gol tercipta juga. Skor 0-0 bertahan untuk kedua tim. Dengan tambahan satu angka, Milan di peringkat keenam klasemen dengan koleksi 10 poin. Sementara itu Fiorentina di urutan ke-12 dengan raihan delapan angka. (As)

