Inggris ditahan imbang 0-0 melawan Slovakia. Hasil ini telah cukup untuk mengantarkan Wayne Rooney dkk. ke babak perdelapan final EURO 2016.
Berhadapan dengan Slovakia di Stade Geoffroy-Guichard, Saint-Etienne, Selasa (21/6) dinihari WIB tadi, timnas Inggris tampil dengan skema permainan yang berbeda. Jamie Vardy, Nathaniel Clyne, Ryan Bertrand, Jack Wilshere, Jordan Henderson dan Daniel Sturridge memperoleh peluang bermain menjadi pemain utama di pertandingan ini.
Bermain dominasi di sepanjang laga, The Three Lions memiliki sejumlah kans. Akan tetapi, tidak ada satu pun kans itu yang bisa membuahkan hasil.
Hasil imbang ini membawa Inggris finis sebagai runner-up Grup B dengan koleksi lima angka dalam tiga pertandingan yang sudah dilewatinya. Posisi puncak dihuni Wales yang mengoleksi enam angka. Di babak perdelapan final Piala Eropa 2016, Inggris akan bertemu dengan runner-up Grup F.
Sedangkan Slovakia yang mengumpulkan empat angka masih memiliki kans melaju ke babak perdelapan final menjadi salah satu dalam empat tim posisi ketiga terbagus.
Kronologi Laga
Inggris langsung tampil menekan di awal menit babak pertama. Mereka memiliki peluang bagus di menit kelima, namun tendangan Jamie Vardy menyambut operan silang Clyne masih melayang dari sasaran.
Slovakia gantian menyerang melalui Viktor Pecovsky tak lama berselang. Tapi tendangan Pecovsy dari luar kotak penalti masih belum tepat ke arah gawang.
Inggris kembali mendapatkan peluang di menit ke-13 melalui aksi Adam Lallana. Namun sepakan Lallana dari jarak dekat masih melebar dari sasaran.
Vardy menyia-yiakan sebuah kans bagus yang diperolehnya di menit ke-17. Penyerang Leicester City tersebut melaju ke kotak terlarang dan lantas bertemu dengan penjaga gawang Matus Kozacik, namun usahanya dapat dihadang oleh Kozacik.
Lallana kembali mencoba peruntnngannya dan nyaris membawa Inggris unggul di menit ke-33. Dia melepaskan tendangan tepat ke sasaran, tapi tidak terjadi gol lantaran bisa dihalau Kozacik.
Inggris kembali menebar ancaman ke pertahanan Slovakia. Namun sampai babak pertama selesai, kedudukan masih 0-0 bertahan hingga turun minum.
Swedia hampir unggul di menit ke-53 setelah Chris Smalling melakukan kesalahan. Smalling bermaksud memberikan umpan lewat dadanya ke Joe Hart, namun usahanya terlalu ringan. Robert Mak yang berdiri di belakang Smalling coba memaksimalkan kondisi, namun tidak dapat menyambut si kulit bundar dengan bagus.
Clyne yang giat membantu menyerang memiliki peluang untuk mengantarkan Inggris memimpin. Akan tetapi, sepakannya masih membentur badan Kozacik.
Tak lama berselang, giliran Slovakia yang memberikan tekanan. Vladimir Weiss yang menggiring bola di dalam kotak terlarang melepaskan tendangan mendatar, namun Hart dapat menghalaunya.
Dele Alli yang masuk sebagai pemain pengganti lantas memperoleh peluang menciptakan gol. Dia menyepak operan silang dari Jordan Henderson, namun usahanya bisa dihadang oleh Martin Skrtel.
Inggris terus berusaha menekan dan mendominasi jalannya laga. Sedangkan Slovakia bermain bertahan dengan sangat bagus. Inggris sempat coba beberapa tendangan dari luar kotak, namun tidak ada satu pun yang bisa mengarahkan ke gawang.
Sampai laga selesai, usaha Inggris untuk menembus pertahanan Slovakia tidak sukses. Mereka harus terima dengan hasil seri tanpa gol.
Di laga lainnya yang berada di grup yang sama, Wales melaju ke babak perdelapan final EURO 2016 menjadi juara grup setelah mengalahkan Rusia dengan skor akhir 3-0 di pertandingan pamungkas Grup B.
Tiga gol kemenangan Wales ditentukan oleh Aaron Ramsey dan Neil Taylor di paruh perdana. Sedangkan Gareth Bale mencetak gol di paruh kedua.
Wales bermain mendominasi di sepanjang laga dengan unggul penguasaan bola 51 dan bisa melepaskan 19 tembakan dengan 12 di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Rusia cuma bisa melepaskan 12 tembakan dan cuma dua yang mengarah ke gawang.
Dengan hasil akhir ini, maka Wales dipastikan melangkah ke babak perdelapan final menjadi juara grup dengan koleksi enam angka dalam tiga pertandingan dan memimpin satu poin dari Inggris yang finis sebagai posisi runner-up usai bermain seri tanpa gol melawan Slovakia. Sedangkan Rusia finis di dasar klasemen dengan raihan satu angka.
Kronologi Laga
Baru sebelas menit pertandingan berlangsung di Stadium Municipal, Toulouse, Selasa (21/6) dinihari WIB, Wales telah merobek gawang Rusia yang dijaga oleh Igor Akinfeev.
Joe Allen membawa si kulit bundar dan mendekati kotak terlarang kemudian memberikan operan jitu ke Ramsey yang tengah berlari. Dalam posisi satu lawan satu dengan Akinfeev, Ramsey mencungkil si kulit bundar melewati hadapan penjaga gawang dan menemui sasaran.
Gol itu membuat Wales semakin semangat dan percaya diri untuk mencetak gol tambahan. Hasilnya sangat oke pada menit ke-20, mereka bisa menggandakan keunggulannya jadi 2-0 lewat Taylor.
Taylor menerima umpan dari Gareth Bale sembari berlari di sisi kiri. Menerobos ke dalam kotak terlarang, Taylor melepaskan tendangan keras yang dapat dihadang AKinfeev, tapi bola rebound kembali disepak Taylor untuk merobek gawang Rusia.
Rusia bukannya mengejar gol ketertinggalannya. Tapi mereka kembali tertekan. Kali ini Sam Vokes yang mencoba peruntungannya usai menerima umpan dari Bale pada menit ke-28. Namun tendangan yang dilakukannya masih bisa diamankan oleh AKinfeev.
Bale punya kans bagus untuk mencetak gol setelah berhasil melego tiga pemain Rusia. Namun tendangan kerasnya dapat dihalau oleh Akinfeev.
Hingga paruh perdana selesai, skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Wales kembali dominasi dan terus menyerang pertahanan lawan. Rusia hampir kemasukan jika Sergei Ignashevich tidak memotong si kulit bundar umpan ke arah Vokes yang berada di posisi bagus di kotak terlarang.
Bale kembali memperoleh peluang bagus pada menit ke-55. Dia melepaskan tendangan tepat ke sasaran, tapi masih bisa ditepis oleh Akinfeev.
Wales menambahkan keunggulannya menjadi 3-0 pada menit ke-67. Kali ini Bale yang mencatatkan namanya di papan skor usai tendangan kaki kirinya tepat ke sasaran dan Akinfeev gagal menepisnya.
Rusia sempat memiliki kans emas pada menit ke-86 kala Artem Dzyuba menerima operan dari rekannya. namun tendangan yang dilepaskannya masih melebar dari sasaran.
Di sisa waktu laga babak kedua, tak ada gol tambahan tercipta lagi. SKor berakhir 3-0 untuk kemenangan Wales atas Rusia. (As)

