Leonardo Bonucci menerima kartu merah kala AC Milan melawan Genoa. Dia kemudian dijatuhi skors dua pertandingan lantaran dianggap melakukan tindakan tidak sportif.
Bonucci mendapatkan kartu merah pada menit ke-25 kala AC Milan ditahan imbang dengan Genoa 0-0 di laga yang berlangsung di San Siro, Minggu (22/10/2017) atau akhir pekan lalu. Pemain asal Italia itu menyikut pemain Genoa, Aleandro Rosi, sampai sang pemain itu berdarah-darah.
Atas situasi itu, komisi disiplin Liga Italia memastikan Bonucci menerima larangan tampil dua pertandingan. Dia dianggap melakukan tindakan tidak sportif, menyusul bola tidak dalam jangkauannya kala menyikut wajah Rosi. Ini berarti, Bonucci akan menepi kala Rossoneri akan menghadapi Chievo Verona pada tengah minggu ini dan juga kala menghadapi eks timnya, Juventus, pada akhir minggu ini. Menepinya Bonucci jelas saja akan menjadi kerugian besar untuk Diavolo Rosso, mengingat si pemain adalah salah satu pemain pilar di barisan pertahanan tim.
Milan hanya satu kali menang di enam laga pamungkas di semua kompetisi yang sudah dilewatinya. Mereka bahkan lewati empat pertandingan yang terbaru tanpa meraih kemenangan, dengan rincian dua kali bermain seri dan dua kali bermain dengan kekalahan. Selain memberikan larangan tampil dua kali untuk Bonucci, Liga Italia juga memberikan hukuman kepada Inter Milan dan Napoli terkait dua mereka pada akhir minggu silam. Napoli didenda 15 ribu euro usai para fansnya melempar flare ke arah pendukung Inter. Sedangkan Nerazzurri didenda 16 ribu euro lantaran tiga pelanggaran. Pelanggaran itu antara lain, spanduk berisi hinaan, nyanyian anti-Neapolitan (penduduk Naples), dan penundaan untuk berlangsungnya babak kedua.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya mengenai jalannya laga antara Milan menjamu Genoa. Milan gagal meraih kemenangan kala meladeni Genoa di giornada kesembilan Liga Italia musim ini. Kedua tim bermain seri tanpa gol alias 0-0.
Milan melawan Genoa di San Siro pada akhir pekan lalu dengan penampilannya yang tengah menurun, karena hanya satu kali meraih kemenangan di enam pertandingan pamungkas. Pada awal pertandingan, Milan pun terlihat sulit melawan Genoa yang bermain bertahan dengan sangat rapat. Sempat beberapa kali mendapatkan kans lewat Hakan Calhanoglu dan Lucas Biglia, namun tidak ada satu pun di antara kans yang dimiliki kedua pemain itu berujung gol.
Saat laga memasuki menit ke-25, Milan harus bermain dengan 10 orang pemain usai Leonardo Bonucci keluar dari lapangan karena melakukan pelanggaran terhadap Alesandro Rosi. Tampil dengan 10 pemain, Milan masih bisa dominasi jalannya laga.
Milan terus mencoba menyerang dari berbagai posisi, namun mereka kelihatan sulit membongkar pertahanan Genoa yang bermain bertahan dengan cukup disiplin. Dan, hingga paruh perdana selesai, tak ada gol yang datang.
Di paruh kedua, Genoa terlihat tampil lebih bagus dan bisa memberikan tekanan ke pertahanan Milan. Di menit ke-56, kans diperoleh melalui Andrea Bertolacci, tapi tendangan yang dilepaskannya masih melenceng. Satu menit kemudian, gantian Adel Taarabt yang memberikan tekanan. Tapi bola juga masih belum bisa merobek gawang Milan yang dikawal oleh Gianluigi Donnarumma.
Pada menit ke-70, Milan memperoleh kans melalui tendangan sudut. Bola tembakan Suso dapat ditanduk Franck Kessie, tapi arahnya belum tepat ke arah gawang. Tidak lama kemudian, gantian Genoa yang menyerang, tapi belum bisa membuahkan hasil.
Sampai pertandingan selesai, baik Milan maupun Genoa sama-sama gagal mencetak gol. Skor berakhir 0-0 untuk kedua tim. Dengan hasil imbang ini maka Milan kini tetap berada di peringkat ke-12 klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 13 angka, sedangkan Genoa berada di posisi ke-15 klasemen dengan raihan enam angka.
Di laga lainnya, tampil dengan sepuluh pemain, Juventus tetap bisa meraih kemenangan atas Udinese dengan skor akhir 6-2 di giornada kesembilan Liga Italia. Sami Khedira mencetak hat-trick di pertandingan tersebut.
Dalam laga yang digelar di Stadio Friulli pada akhir pekan lalu, Juventus cukup kesulitan melawan Udinese. Bahkan mereka sempat kemasukan gol terlebih dulu pada menit kedelapan melalui Stipe Perica.
Juventus baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-14 lewat gol bunuh diri Samir. Bianconeri bisa berbalik memimpin menjadi 2-1 pada menit ke-21. Operan manis Juan Cuadrado dapat ditanduk Sami Khedira untuk merobek gawang Udinese.
Enam menit kemudian, Juventus harus kehilangan seorang pemain usai Mario Mandzukic diusir keluar dari lapangan. Mandzukic melakukan protes terhadap wasit Daniele Doveri setelah terlibat adu mulut dengan Ali Adnan, yang bikin dirinya justru diberikan dua kartu kuning sekaligus.
Kondisi ini bikin Udinese lebih mudah memberikan ancaman ke pertahanan Juventus. Pada akhir paruh perdana, Perica hampir merobek jala Juventus, tapi upayanya bisa diamankan oleh Gianluigi Buffon. Juve bisa mempertahankan keunggulannya sampai turun minum.
Pertandingan diteruskan, Udinese dapat mencetak gol balasan tiga menit selepas babak kedua berjalan. Sepakan bebas Rodrigo de Paul dapat ditanduk Danilo untuk mengubah kedudukan jadi 2-2.
Empat menit kemudian, Juventus kembali memimpin 3-2 melalui gol Daniel Rugani. Tandukannnya memaksimalkan sepakan bebas Paulo Dybala berhasil menjebol jala Albano Benjamin Bizzarri.
Juventus kian mudah memberikan ancaman ke pertahanan tim tuan rumah. Pada menit ke-59, Khedira menciptakan gol keduanya usai memaksimalkan operan tandukan Rugani. Keunggulan tim tamu kini jadi 4-2.
Terus bermain menyerang ke pertahanan tim tuan rumah, Juventus kembali menciptakan gol kelimanya pada menit ke-87. Khedira mencetak hat-trick usai tembakan kaki kanannya dari jarak dekat tidak bisa dihadang oleh Bizzarri. Kedudukan kini berubah jadi 5-2 untuk keunggulan Juventus atas Udinese.
Miralem Pjanic memantapkan kemenangan Juventus jadi 6-2 atas Udinese lewat golnya. Tendangan yang dilepaskannya tepat ke arah gawang tanpa bisa dihalau kiper Udinese. Di sisa waktu babak kedua ini, tidak ada gol tambahan tercipta lagi.
Dengan tambahan tiga poin di laga ini maka Juventus kini berada di posisi ketiga klasemen sementara Liga Italia dengan koleksi 22 angka dan masih terpaut tiga angka dari Napoli yang berada di posisi pertama klasemen. Sedangkan Udinese masih tetap berada di peringkat ke-15 klasemen dengan raihan enam angka dari sembilan pertandingan yang sudah dijalaninya pada musim ini. (As)

