N’Golo Kante belakangan ini sering dikaitkan bersama Paris Saint Germain. Namun Kante sendiri mengaku bahagia di Chelsea.
Kante dinilai menjadi salah satu pemain yang paling oke dari dua tahun pamungkas di Liga Primer Inggris. Kante mengantarkan Leicester City meraih gelar juara Liga Primer Inggris dua musim silam, yang diteruskan musim lalu kala baru hengkang ke Chelsea. Namun sayang sekali, performa The Blues pada musim ini bikin penampilan Kante terlihat kurang oke. Tidak hanya itu, Kante juga terlihat sulit untuk beradaptasi dengan pemain baru Tiemoue Bakayoko juga sebagai salah satu alasan penampilan kurang bagusnya.
Maka dari itu tidak heran lagi andai ada kabar bahwa Kante tidak lagi betah dengan situasinya di klub yang bermarkas di Stamford Bridge dan kabarnya si pemain ingin hijrah. Dengan kabar seperti itu, tentu menarik sejumlah perhatian klub-klub besar Eropa lainnya yang ingin mendapatkan tanda tangan Kante di bursa transfer musim panas nanti. Salah satunya adalah Paris Saint-Germain yang berniat ingin membawa Kante keluar dari klub Inggris itu.
Akan tetapi, Kante sendiri yang mengetahui kabar seperti itu langsung menampiknya dan menyatakan keinginannya ingin terus bertahan lama di Chelsea. “Saya sekarang ini merasa bahagia dan nyaman berseragam Chelsea. Kabar seperti di atas itu hanya ingin bikin fokus anda menjadi terbagi, tapi saya tidak merasa terganggu. Apalagi saya tidak pernah berpikir untuk pergi dari klubku sekarang ini. Saya tahu Paris Saint-Germain adalah salah satu klub besar di Eropa dan punya banyak pemain bintang yang bermain di klub sana. Tapi untuk saat ini tidak tertarik untuk saya bermain di sana,” jelas Kante di situs resmi Chelsea.
“Ini sebagai musim kedua saya di The Blues. Musim silam sebagai musim yang sangat fantastis, lantaran kami berhasil menjadi juara di Liga Primer Inggris. Pada musim ini, saya punya peluang bermain di Liga Champions dan kami punya kans untuk finis empat besar. Perjalanan masih cukup panjang dan kami masih bisa meraih apa yang kami inginkan asalkan tidak melakukan kesalahan lagi kala bertanding di atas lapangan hijau,” lanjutnya.
“Kami pastinya akan berusaha dan bekerja keras hingga akhir musim demi finis di posisi empat besar Liga Primer Inggris dan kembali bermain di Liga Champions. Kami juga akan tampil di Piala FA, satu ajang yang bagus dan kami kalah di final tahun silam. Ini sebagai satu-satunya gelar yang dapat kami raih pada musim ini, sehingga klub kami akan melakukan segalanya demi menjadi juara,” katanya lagi.
“Kami punya skuad yang tangguh dan kuat serta dilatih oleh seorang pelatih yang sangat berpengalaman. Jadi apa yang kami inginkan tentunya akan lebih mudah diraih asalkan para pemain kami juga harus tampil dengan performa terbaiknya. Saya sendiri pastinya akan berusaha terus untuk memberikan yang terbaik dan ingin meningkatkan performaku lagi supaya menjadi pemain terbaik di dunia,” tandasnya.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Jack Wilshere membeberkan bahwa dirinya sempat diperbolehkan hengkang oleh pelatih Arsenal Arsene Wenger. Namun dia akhirnya mengambil keputusan untuk bertahan dan sekarang ini mulai memperoleh kepercayaan lagi di bawah asuhan si pelatih.
Wilshere sempat dilepas oleh The Gunners. Pada musim silam, dia sempat dilepaskan Arsenal ke Bournemouth dengan status pinjaman dan melakoni akhir yang kurang bagus. Sempat mengesankan, pemain yang saat ini berumur 26 tahun itu mendapatkan masalah cedera retak tulang pada April dan harus menepi hingga Agustus. Kala kembali ke klub London Utara itu, kondisi Wilshere pun serba salah: cedera, tidak memperoleh posisi di tim, dan melakoni tahun pamungkas di kontraknya.
Pada kala tersebut, pelatih Meriam London Arsene Wenger memanggilnya dan membicarakan mengenai masa depan sang pemain. Wenger pun memperbolehkan Wilshere hijrah jika ada tim yang ingin menggaetnya dan kabarnya harga transfer juga memuaskan. Namun Wilshere tidak mendapatkan penawaran yang cocok pada saat itu, sedangkan dia juga tahu kondisinya tidak fit 100 persen. Namun akhirnya Wilshere memutuskan untuk tetap berseragam Arsenal dan berusaha keras untuk mencoba bersaing dengan rekan satu timnya untuk mendapatkan satu posisi dan itu pun akhirnya berhasil.
Sejak pada bulan Desember silam, Wilshere telah bermain penuh di 10 hari dari 16 laga yang dilewatinya di Liga Primer Inggris. Dia cuma tiga kali tampil menjadi pemain pengganti dan tiga sisanya tidak dimasukkan ke dalam skuad. Hingga saat ini, pemain asal Inggris itu telah bermain sebanyak 31 laga di semua kompetisi dengan menciptakan dua gol dan bikin lima assist. Jika dilihat, ini tentu situasi yang berbeda sekali dengan musim-musim sebelumnya.
“Ini merupakan pembahasan yang sangat oke. Kami telah lama kenal, sehingga kami dapat memiliki kaitan di mana kami saling bahas. Kabarnya sempat diketahui banyak orang lantaran semua orang juga tahu saya melakoni tahun pamungkas dan sempat dilepaskan ke klub lain dengan berstatus dipinjamkan. Apalagi sempat cedera ini yang bikin waktu bermain menjadi sedikit,” ujar Wilshere.
“Pada kala itu dia mengatakan dia ingin jujur dan sekarang ini kami tidak akan memberikan kontrak kepadamu. Andai jika kami dapat menawarkan kontrak ke klub lain, kami dapat hengkang. Ini tentu bikin anda tidak gembira dengan soal tersebut. Namun di waktu yang sama, saya gembira dia mengatakan dengan jujur dan juga kini semuanya berjalan sesuai dengan keinginan, di mana kesempatan bermain terlihat jelas,” sambungmya.
“Dia buka peluang kepadaku dengan tiga atau empat pekan tersisa di bursa transfer, namun saya tidak mendapatkan apa yang diinginkan dan di waktu yang sama, saya juga tidak dalam performa terbaik. Maka itu saya mengambil keputusan untuk bertahan dan mengembalikan penampilan terbaik,” katanya menambahkan.
“Dia juga mengatakan bahwa saya ingin bertahan, saya memiliki peluang untuk mendapatkan posisi yang diinginkan. Dan jika saya bermain bagus di Liga Europa dan Piala Liga Inggris, saya memiliki peluang bertahan. Jadi saya harus bisa membuktikan diri di atas lapangan,” ucapnya. (As)

