Ivan Rakitic telah menyatakan hasratnya hijrah dari Barcelona. Pemain berusia 31 tahun itu kini kabarnya tertarik berkostum Juventus.
Rakitic menyatakan bahwa dirinya telah tak nyaman lagi berada di Barcelona. Ini diungkapkannya usai si pemain mulai minim memperoleh waktu tampil bersama Los Cules pada musim ini.
Sejauh ini atau hingga saat ini Rakitic baru bermain sebanyak tujuh kali dengan memperkuat Barcelona. Posisinya yang biasa dimainkan di barisan tengah digeser oleh rekrutan baru Barcelona, Frankie De Jong.
Berita pemain internasional Kroasia itu segera pergi dari klub yang bermarkas di Camp Nou kian gencar usai dia digadang telah tidak masuk dalam susunan pemain Barcelona.
“Ivan Rakitic tentu sadar dari keputusan yang diberikan dari pelatih maupun pihak klub. Dia harus menyadari hal tersebut. Dia telah diberitahukan bahwa dia hanya akan dijadikan pemain pelapis pada musim ini,” ungkap Direktur Olahraga Barcelona, Eric Abidal.
Dengan kabar seperti di atas itu tentu mengundang banyak perhatian klub-klub besar Eropa yang ingin mendapatkan tanda tangan Rakitic di antaranya ada Inter Milan dan AC Milan yang ingin mendapatkan tanda tangan si pemain pada bursa transfer musim dingin bulan Januari nanti. Akan tetapi, Rakitic yang sendiri mengetahui hal itu menampiknya dan menyatakan keinginannya untuk membela Juventus saja.
Hasrat Rakitic itu belum ada balasan lantaran Juventus sampai saat ini tidak menampilkan ketertarikan mereka untuk mendapatkan sang pemain dari Barcelona. Akan seru andai Bianconeri ingin menggaet Rakitic, faktanya barisan tengah mereka kini telah cukup banyak.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, timnas Portugal meraih tiket melaju ke Piala Eropa 2020. Hasil ini didapatkan Selecao usai mengalahkan Luksemburg dengan skor 2-0 di pertandingan kualifikasi pamungkas.
Bermain di Stade Josy Barthel, Luksemburg, Minggu (17/11), Portugal mengakhiri laga ini dengan menang dua gol tanpa balas. Kedua gol itu dicetak oleh Bruno Fernandes pada menit ke-39 dan Cristiano Ronaldo pada menit ke-86. Dua gol tersebut telah bisa membawa klub besutan Fernando Santos ke Piala Eropa 2020.
Portugal menuntaskan kualifikasi di Grup B dengan ada di posisi kedua dengan raihan 17 angka. Mereka lolos menemani Ukraina ke putaran final.
Dalam laga berlangsung ini, Portugal bermain menyerang dan lantas mendapatkan kans perdana pada menit keenam melalui Ronaldo, tapi tembakan yang dilepaskannya masih bisa dihadang oleh pemain lawan.
Luksemburg bukannya tidak ada kans bagus. Maurice Deville sempat menekan melalui sundulan pada menit keenam yang mana memaksimalkan umpan Laurent Jans, tapi bolanya masih melenceng dari jala Portugal.
Ronaldo kembali mendapatkan peluang pada menit kesembilan. Kali ini tendangan kaki kirinya dari kotak terlarang masih dapat diantisipasi oleh Anthony Moris.
Setelah itu kedua tim saling tekan menekan di paruh perdana. Tapi Portugal yang dapat mencetak gol lebih dulu pada menit ke-39 melalui aksi Bruno Fernandes. Memaksimalkan operan jitu dari Bernardo Silva, Bruno Fernandes menuntaskannya dengan tendangan kaki kiri untuk merobek gawang Luksemburg. Kedudukan 1-0 untuk keunggulan Portugal bertahan sampai turun minum.
Di paruh kedua, Portugal masih tampil dominasi jalannya pertandingan. Pada menit ke-50, sundulan Jose Fonte masih melenceng dari jala Luksemburg.
Luksemburg kembali memberikan serangan ke gawang jala Portugal. Pada menit ke-61, sepakan kaki kanan Gerson Rodrigues masih melebar dari gawang. Usai itu, tidak ada kans bagus tercipta sampai laga menit ke-80.
Barulah pada menit ke-80 ke atas, Portugal baru dapat menekan lagi. Kembali lewat aksi Ronaldo, tapi kali ini tembakannya dari jarak jauh masih melayang dari gawang.
Ronaldo yang terus menekan akhirnya dapat mecetak gol enam menit kemudian. Diawali dari umpan Bernardo Silva, bola tendangan Diogo Jota di depan jala yang kurang oke, dapat dilanjutkan Ronaldo dengan menjadikan gol. Kedudukan berubah jadi 2-0.
Pada sisa waktu laga babak kedua di laga ini, kedua tim saling jual beli lagi, tapi tidak ada gol tercipta lagi. Sampai peluit panjang ditiupkan wasit tanda berakhirnya laga, Portugal berhasil mempertahankan keunggulannya dua gol dan berhak melangkah ke babak putaran final Piala Eropa 2020. (As)

