Manchester United kabarnya ingin mendapatkan Nicolo Zaniolo tahun depan. Namun pemain internasional Italia itu mengaku masih betah berseragam AS Roma.
Manchester United digadang sudah mengirimkan tim pemandu untuk melihat performa Zaniolo, kala si pemain memperkuat timnnas Italia di jeda internasional terbaru. Pemain berumur 20 tahun itu dinilai pas untuk menempati barisan tengah The Red Devils, yang mana dinilai bisa mengatur serangan untuk tim.
Kendati begitu, Zaniolo sendiri yang tahu hal itu menegaskan bahwa dirinya tidak ada niat untuk hengkang dari Roma. Dia menyebut masih punya target yang ingin dicapai dengan Giallorossi, serta senang dilatih oleh manajer Paulo Fonseca.
“Capaianku pada musim ini ingin terus meningkatkan performa bermain, karena kami ingin menang di setiap laga. Utamanya untuk dapat meraih tiket bermain di Liga Champions pada tahun depan,” ujar Zaniolo di situs resmi klub.
“Saya merasa sangat senang dan betah di AS Roma. Klub ini telah memberikan dukungan dan kepercayaan besar kepada saya. Jadi saya tentu ingin membalasnya dengan bermain bagus dan tentunya tidak ingin mengecewakan para fansku yang sudah setia memberikan dukungan kepada saya setiap tampil di atas lapangan hijau,” tambahnya.
“Kala Fonseca ingin membicarakan sesuatu, dia lantas bertemu denganku. Dia seorang pelatih yang berpengalaman dan sangat nyaman di latih dia. Jadi mengenai ketertarikan Manchester United kepada saya, saya tentu menghormati hal itu tapi saya belum bisa bergabung ke sana,” katanya lagi.
Zaniolo bersama Roma mulai musim panas tahun 2018, setelah digaet Roma dari Inter Milan. Dia diberikan kontrak oleh klub Serigala itu sampai Juni 2024 mendatang.
Pada musim ini, Zaniolo sudah tercatat tampil sebanyak 16 laga dengan Roma di seluruh ajang yang dilewatinya. Dia telah menciptakan lima gol dan bikin satu assist.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Belgia menuntaskan kualifikasi EURO 2020 dengan kemenangan besar. Menghadapi Siprus, Belgia menang dengan skor telak 6-1.
Dari laga yang digelar di Stade Roi Baudouin pada tengah pekan ini, Belgia justru sempat kebobolan terlebih dulu. Siprus bikin kejutan kepada tim tuan rumah dengan memecah kebuntuan di menit ke-14.
Siprus menciptakan gol melalui Nikolas Ioannou. Sepakan kaki kirinya dari jarak jauh tepat ke sasaran tanpa bisa ditepis kiper Belgia.
Akan tetapi, Belgia cuma perlu dua menit untuk menciptakan gol penyama. Cristian Benteke merobek jala Siprus melalui tendangan dari dalam kotak terlarang setelah mengakhiri umpan dari Yannick Carrasco.
Belgia lalu berbalik memimpin di menit ke-35. Kali ini gantian Kevin de Bruyne yang membobol gawang Siprus setelah tendangan kaki kanannya dari jarak jauh tepat ke arah gawang.
Belgia mengakhiri paruh perdana dengan unggul 4-1. Dua gol cepat dibikin Belgia di menit-menit akhir paruh perdana. De Bruyne menciptakan gol ketiga Belgia usai memaksimalkan umpan dari Carrasco. Pada masa injury time, gantian Carrasco yang merobek jala Siprus usai menyambut umpan dari Eden Hazard.
Belgia memperlebar keunggulannya jadi 5-1 usai Kyros Christoforou mencetak gol bunuh diri ke dalam gawang timnya sendiri. Benteke memastikan kemenangan Belgia menjadi 6-1 atas Siprus lewat golnya di menit ke-67. Benteke menciptakan gol setelah meneruskan operan dari Kevin de Bruyne lewat counter attack. Dia lalu mengakhirinya dengan tendangan kaki kiri yang tepat ke sasaran.
Ini sebagai kemenangan ke-10 didapatkan Belgia dalam 10 laga Kualifikasi EURO 2020. Skuad besutan Roberto Martinez itu sebagai pemimpin klasemen Grup I dengan koleksi 30 angka, sedangkan Siprus berada di posisi keempat dengan raihan 10 angka. (As)

