Kevin de Bruyne telah kembali tampil setelah absen lantaran cedera. Kembalinya De Bruyne tentu kabar bagus untuk Manchester City yang dinantikan jadwal padat.
Kevin de Bruyne sempat menepi dari bulan November lalu lantaran mengalami cedera lutut. Pada akhir minggu lalu, pemain asal Belgia itu kembali tampil di atas lapangan hijau. De Bruyne tampil menjadi pemain pengganti kala Manchester City berhadapan dengan Everton di Liga Primer Inggris pada hari Sabtu (15/12). Dia tampil di 15 menit pamungkas laga, di mana laga itu berakhir dengan kemenangan untuk timnya dengan skor akhir 3-1.
Comeback De Bruyne sebagai kabar baik untuk The Citizens. karena mereka telah dinantikan jadwal padat hingga awal bulan Januari tahun 2019. City akan menjalani enam laga hingga 19 hari ke depan. De Bruyne sendiri pun mengaku gembira bisa kembali memperkuat City. Dia berharap dapat kembali ke penampilan terbagusnya untuk membantu timnya. “Manchester City bermain bagus tanpa saya, namun saya gembira bisa kembali tampil membela The Citizens,” ungkap De Bruyne di website resmi Manchester City.
“Klub memang harus bisa beradaptasi jika ada beberapa pemain inti tidak bisa tampil di atas lapangan hijau. Jadi klub kami sudah membuktikan bahwa kami bisa menang dan mendapatkan apa yang diinginkan. Apalagi kami akan menjalani laga padat dan kami tentu harus mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin. Ada dua laga dalam seminggu dan kami harus siap menghadapinya. Ini tentu jadwal yang sangat banyak, jadi kami bakal akan sibuk,” tambahnya.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Arsenal menelan kekalahan 2-3 dari Southampton di laga lanjutan Liga Primer Inggris. Perjumpaan kedua tim digelar di St. Mary’s Stadium, Minggu (16/12/2018) malam WIB kemarin, Danny Ings mengantarkan Soton dua kali memimpin atas The Gunners, sebelum dua kali dibalas oleh Henrikh Mkhitaryan. Southampton memastikan kemenangan di laga ini usai Charlie Austin menjebol gawang Arsenal dengan tandukannya pada lima menit akhir waktu normal.
Hasil akhir 3-2 itu mengakhiri torehan kurang oke Soton di 10 laga pamungkasnya di seluruh kompetisi. Pada waktu bersamaan, hasil akhir ini mengakhiri torehan 22 pertandingan beruntun tidak tertaklukkan yang didapatkan Arsenal di seluruh kompetisi. Dengan kemenangan ini membawa Soton sementara keluar dari zona merah dan berada di peringkat ke-17 klasemen dengan koleksi 12 angka. Sementara itu Arsenal berada di peringkat kelima dengan koleksi 34 angka.
Dalam laga berlangsung ini, kans bagus diperoleh Arsenal di menit keenam melalui aksi Pierre-Emerick Aubameyang, tapi tendangan yang dilepaskannya dari dalam kotak masih dapat dihadang oleh penjaga gawang Alex McCarthy. Permainan sempat berlangsung pelan-pelan di 10 menit awal. Arsenal yang tampil sebagai tim tamu memang lebih banyak menekan, sedangkan Soton lebih banyak bermain bertahan dan menggandalkan serangan balik.
Soton yang bermain sabar akhirnya bisa memecah kebuntuannya pada menit ke-20. Bola operan Matt Targett tepat kepada Danny Ings, yang lantas disambutnya melalui tandukan untuk merobek gawang Arsenal. Namun Arsenal hanya perlu delapan menit untuk menyamakan kedudukan jadi 1-1. Nacho Monreal memberikan operan lewat sisi kiri, bola tepat kepada Henrikh Mkhitaryan yang lantas disambut melalui tandukan.
Soton terlihat tampil lebih baik di lima menit akhir paruh perdana. Kendati belum ada kans yang bagus, setidaknya Arsenal dibuat bertahan lebih dalam. Soton akhirnya bisa kembali unggul pada menit ke-44. Ings kembali mencetak gol keduanya. Kali ini dia mengakhir ibola hasil operan dari Nathan Redmond. Soton mengakhiri paruh perdana dengan unggul 2-1 atas Arsenal.
Di babak kedua, Arsenal langsung tampil lebih menekan. Aubameyang lolos dari perangkap offside kala menyambut operan Mkhitaryan. Kendati dalam posisi satu lawan satu denga McCarthy, tapi tidak berujung gol. Bola yang tetap meluncur ke jala pada akhirnya dihadang oleh Jannik Vestergaard.
Arsenal juga bisa kembali mencetak gol penyama kedudukan lagi jadi 2-2 pada menit ke-54. Alexandre Lacazette melakukan operan ke Mkhitaryan, yang berada di depan kotak terlarang. Pemain internasional Armenia itu lantas melakukan tendangan mendatar, yang sempat mengenai pemain lawan yang bikin bola masuk ke dalam jala.
Laga berlangsung ketat usai kedudukan kembali seri. Kedua tim saling ganti tekan menekan, tapi tidak ada kansa yang benar-benar bagus. Soton sempat mencetak gol ketiga pada menit ke-75. Diawali dari kemelut dari tendangan sudut, Shane Long mencetak gol dari dalam kotak terlarang. Namun gol dianulir wasit lantaran Long terlebih dulu dalam perangkap offide.
Charlie Austin bikin Bernd Leno mengambil bola dari dalam gawangnya untuk ketiga kalinya. Austin mencetak gol melalui tandukan pada menit ke-85. Soton kembali unggul jadi 3-2 atas Arsenal. Kembali tertinggal, Arsenal langsung melancarkan serangannya untuk mencari gol balasan, tapi upaya mereka gagal. Hingga laga selesai, tidak ada gol tambahan tercipta lagi. (As)

