Manchester City kini semakin dekat dengan trofi juara Liga Primer Inggris usai berhasil mengatasi Tottenham Hotspur dengan skor 3-1 di pekan ke-33.
Bermain di Wembley, Minggu (15/4/2018) dini hari WIB tadi, Manchester City tampil tidak diperkuat Fernandinho yang harus absen lantaran menjalani akumulasi kartu dan tanpa diperkuat Sergio Aguero yang mengalami cedera lutut. Sedangkan Tottenham Hotspur yang bertindak sebagai tim tuan rumah bermain dengan para pemain intinya. Bermain menyerang begitu laga dimulai, City bisa memimpin 2-1 sampai babak pertama selesai. Dua gol The Citizens dilesakkan oleh Gabriel Jesus di menit ke-22 dan Ilkay Guendogan di menit ke-25, sedangkan gol balasan The Lilywhites dicetak oleh Christian Eriksen di menit ke-42.
Di babak kedua, City punya sejumlah kans untuk menggandakan keunggulannya. Namun hanya satu yang dapat dimanfaatkan sebagai gol yakni, melalui Raheem Sterling di menit ke-72. Kemenangan ini sebagai kebangkitan untuk City usai mereka sempat tiga kali secara beruntun, masing-masing kalah dua kali dari Liverpool di Liga Champions dan kalah dari Manchester United. City sekarang ini memuncaki klasemen dengan raihan 87 angka dalam 33 pertandingan yang sudah dilewatinya pada musim ini dan memimpin 16 angka dari Manchester United yang baru tampil sebanyak 32 laga. Sedangkan Spurs berada di urutan keempat klasemen dengan raihan 67 angka.
Kronologi Laga
Kendati bertindak sebagai tim tamu, City bisa menekan dan menyerang terlebih dulu di awal menit babak pertama. Mereka bahkan hampir memimpin pada menit keempat, namun tembakan voli Leroy Sane masih mengenai tiang gawang. City lalu memperoleh kans selanjutnya lewat tendangan Sterling, namun usahanya masih melenceng dari gawang. Kali ini giliran Kevin de Bruyne yang mencoba peruntungannya dari jarak jauh, tapi masih belum membuahkan hasil.
City yang tampil dominasi itu akhirnya bisa membuka keunggulannya lewat aksi Gabriel Jesus di menit ke-22. Gabriel Jesus lantas bertemu dengan penjaga gawang Tottenham Hotspur Hugo Lloris usai menerima operan dari Vincent Kompany. Penyerang belia internasional Brasil itu tidak menyiakan peluang dan tendangannya mengantarkan City memimpin 1-0. Tiga menit berselang, City memperoleh hadiah penalti.
Penalti ini diberikan kepada tim tamu usai wasit menilai Lloris melakukan pelanggaran terhadap Sterling di dalam kotak penalti. Tapi penalti ini sempat diprotes oleh para pemain Spurs yang menilai pelanggaran itu berada di luar kotak terlarang. Namun wasit tetap mengambil keputusannya tersendiri. Guendogan yang ke depan menjadi algojo dan berhasil menjalani tugasnya dengan baik serta membawa City unggul jadi 2-0 atas Spurs.
Spurs memiliki kans bagus melalui Erik Lamela di menit ke-31. Namun tendangan Lamela dari jarak jauh masih belum tepat ke arah gawang. Dua menit kemudian, City memberikan tekanan ke jala Spurs lewat aksi David Silva. Tapi tendangan Silva yang sudah tepat ke arah gawang bisa diamankan oleh Lloris. Spurs bisa memperkecil ketertinggalannya jadi 1-2 dari City melalui gol Eriksen di menit ke-42.
Gol ini diawali dari operan jitu dari Harry Kane yang bisa diterima oleh Eriksen. Aymeric Laporte coba menghalaunya, namun bola sapuannya justru mengenai kaki Eriksen dan berbalik ke arah jala City. Di sisa waktu paruh perdana, tidak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor 2-1 untuk keunggulan City bertahan hingga turun minum. Di paruh kedua, Spurs coba bermain terbuka untuk mencari gol balasan atau penyama kedudukan. Namun Spurs sulit mendapatkan kans-kans emas. Sedangkan City coba untuk memperkuat pertahanannya dengan memainkan bek tengah Nicolas Otamendi dan Sane ditarik keluar dari lapangan.
Akan tetapi, City justru yang punya beberapa kans bagus. Di menit ke-64, Gabriel Jesus berhadapan dengan Lloris, namun sang pemain gagal memaksimalkannya. Sterling menyiakan satu kans bagus pada menit ke-71. Setelah menyambut operan dari Kyle Walker, Sterling sebetulnya telah berhasil melewati Lloris, tapi usahanya mengirim bola ke dalam jala bisa dihalau oleh Ben Davies.
Namun di menit selanjutnya, Sterling benar-benar bisa membobol gawang Spurs dan sekaligus menambahkan keunggulan City menjadi 3-1. Dia memanfaatkan bola rebound dari dalam kotak penalti usai tendangan Gabriel Jesus bisa dihadang oleh Lloris. Tidak lama kemudian, Sterling memiliki peluang lain. Dia masuk ke dalam kotak terlarang usai menerima operan dari De Bruyne, namun upayanya masih melebar usai bola sempat dihalau oleh Davinson Sanchez. Kala pertandingan telah menginjak masa injury time babak kedua, Spurs memiliki kans melalui pemain pengganti Lucas Moura. Tapi tendangan Lucas dari luar kotak penalti dapat diantisipasi oleh penjaga gawang Manchester City, Ederson Moraes. Skor tetap 3-1 bertahan hingga laga selesai.
Di laga lainnya, Chelsea tertinggal dua gol lebih dulu di kandang Southampton sebelum bangkit menaklukkan The Saints dengan skor akhir 3-2. Olivier Giroud tampil sebagai pahlawan setelah bermain menjadi pemain pengganti. Dalam laga yang dilangsungkan di St Mary’s Stadium, The Blues mengakhiri paruh pertana dengan tertinggal 0-1. Gol Southampton dilesakkan oleh Dusan Tadic pada menit ke-21.
Keungguilan Soton bertambah usai Jan Bednarek menciptakan gol untuk timnya pada menit ke-60. Chelsea yang tertinggal dua gol lantas melakukan pergantian pemain dan salah satunya memainkan Giroud. Hasilnya oke, Giroud mencetak gol pada menit ke-70, yang diteruskan gol Eden Hazard lima menit kemudian. Giroud memastikan kemenangan Chelsea menjadi 3-2 atas Southampton lewat gol keduanya pada menit ke-78. Hasil ini bikin Chelsea kini memiliki 60 angka dengan berada di peringkat kelima. Soton di peringkat ke-18 dengan raihan 28 angka.
Pada laga lainnya lagi, Liverpool memetik kemenangan di pertandingan kontra Bournemouth. Si Merah melibas tim tamu dengan skor akhir 3-0. Dalam laga yang digelar di Anfield, Liverpool mengakhiri babak pertama dengan unggul 1-0 lewat aksi Sadio Mane.
Di babak kedua, Liverpool bisa menciptakan dua gol tambahan. Mohamed Salah merobek jala Bournemouth di menit ke-69 sebelum Roberto Firmino memastikan kemenangan The Reds melalui golnya pada menit ke-90. Kemenangan ini tidak mengubah posisi Liverpool yang sekarang ini berada di posisi ketiga klasemen Liga Primer Inggris dengan raihan 70 angka dalam 34 pertandigannya. Sedangkan Bournemouth berada di urutan ke-11 klasemen dengan rauhan 38 angka. (As)

