Juventus tengah menjalani persaingan sengit di Liga Italia musim ini. Kendati begitu, Giorgio Chiellini tetap yakin bahwa timnya yang bakal menjadi juara lagi.
Sepuluh minggu berjalan di Liga Italia musim ini, Juventus tampaknya diprediksikan unggul klasemen dengan sementara memiliki 24 poin. Usai sempat unggul jauh, sekarang ini Si Nyonya Tua hanya memimpin dua angka dari AS Roma yang berada di posisi kedua klasemen. Sementara posisi ketiga sedang dihuni oleh Napoli yang berjarak empat angka dari Juventus yang berada di posisi pertama.
Sejauh ini Juventus meraih kemenangan sebanyak delapan kali, dengan dua pertandingan selesai dengan hasil negatif. Kendati dikatakan oke, untuk klub yang tangguh dari lima musim pamungkas torehan tersebut dapat disebutkan kurang bagus.
Ditambah mereka sudah memboyong beberapa pemain bagus di bursa transfer musim panas lalu di antaranya Dani Alves, Gonzalo Higuain, Miralem Pjanic dan Medhi Benatia. Chiellini pun menyadari tidak heran lagi dengan situasi sekarang ini, namun menyatakan tidak semudah itu.
Tapi Chiellini tetap yakin dengan kans juara timnya di musim ini. “Ya saya yakin bahwa Juventus bakal jadi juara Serie A. Kami memiliki semuanya untuk menjadi juara dan tidak ada hambatan. Kami tahu persaingan sangat sengit di musim ini, para rival kami terlihat ingin mengalahkan kami. Namun itu kami harus tetap fokus penuh dan menghadapi lawan-lawan kami,” kata Chiellini.
Juventus akan menghadapi Napoli di Juventus Stadium dalam laga lanjutan Serie A akhir pekan ini atau tepatnya pada hari Minggu dinihari ini. Pertandingan ini sangat penting untuk mereka lantaran dapat menjaga jarak dari para rivalnya.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Arsenal sementara naik ke puncak klasemen Liga Primer Inggris musim ini. Hasil ini diperoleh Meriam London usai mengalahkan Sunderland dengan skor akhir 4-1.
Bertanding di Stadium of Lights, Sabtu (29/10/2016) malam WIB tadi, Arsenal mengakhiri paruh perdana dengan unggul 1-0 yang dilesakkan oleh Alexis Sanchez. Sunderland bisa mencetak gol balasan jadi 1-1 di paruh kedua lewat penalti Jermaine Defoe.
Akan tetapi, Arsenal langsung bangkit dengan menciptakan tiga gol cepat dari kurun waktu kurang lebih sekitar tujuh menit. Olivier Giroud yang masuk sebagai pemain pengganti berhasil menciptakan dua gol di menit ke-71 dan ke76. Satu gol The Gunners dicetak oleh Sanchez pada menit ke-78.
Kedudukan 4-1 ini membawa klub London Utara itu naik ke posisi pertama klasemen Liga Primer Inggris. Usai 10 laga terlewati Arsenal mengoleksi 23 angka dari hasil tujuh kali menang, satu kali kalah dan dua kali bermain seri.
Akan tetapi, Arsenal dapat kembali tergusur dari posisi itu lantaran beberapa pesaingnya masih belum bermain. Liverpool dan Manchester City dapat menduduki puncak tersebut andai dapat memetik kemenangan telak dari lawan-lawannya. City akan bertandang ke markas West Bromwich Albion. Sedangkan Liverpool akan melawan Crystal Palace. Sementara Sunderland kian terbenar di posisi terbawah klasemen dengan cuma mengoleksi dua angka.
Kronologi Laga
Arsenal lantas tampil menyerang dengan Alexis Sanchez mengirimkan operan balik ke arah penjaga gawang Sunderland Jordan Pickford. Kala Pickford menyepak bola, Alexis Sanchez pun mencoba menghalau. Bola mengenai tangannya dan menghasilkan sepakan bebas untuk Sunderland.
Upaya Alex Oxlade-Chamerlain menanduk bola hasil operan silang pada menit keempat masih bisa dihadang oleh John O’Shea. Bola melayang keluar, dengan Pickford juga mencoba mengantisipasinya dengan menghalaunya. Sebuah kans emas untuk Arsenal tercipta pada menit ke-13. Alexis Sanchez memberikan umpan kepada Mesut Oezil yang berdiri di sisi kanan. Tanpa lama, Oezil melepaskan tendangan namun masih dapat diantisipasi oleh Pickford.
Tidak lama berselang, Arsenal memiliki kans lagi. Memaksimalkan garis pertahanan lawan, Alex Iwobi berhasil mendapatkan operan dari rekannya. Tapi upayanya belum bisa membobol gawang Sunderland. Arsenal yang tampil menekan akhirnya memimpin pada menit ke-19. Diawali dari operan silang Oxlade-Chamberlain, Alexis Sanchez menerimanya dengan sundulan ke depan jala untuk membawa Arsenal unggul 1-0.
Lima menit kemudian Sunderland bisa mencetak gol balasan lewat Jermain Defoe. Tapi gol ini dianulir wasit lantaran sang pemain terlebih dulu dalam jebakan offside. Sanchez hampir menambahkan keunggulan Arsenal kala pertandingan menginjak menit ke-32. Namun sepakan bebas yang dilakukannya dari jarak jauh masih melambung tinggi.
Kans pamungkas Arsenal di paruh perdana tiba lewat counter attack. Mesut Oezil coba melambungkan bola kala di muka kotak terlarang dan melihat penjaga gawang Pickford telah menghalaunya. Namun bola yang dilambungkan Oezil kurang oke sehingga Pickford bisa mengamankannya.
Sunderland bermain lebih bagus di paruh kedua, dengan beberapa tekanan. Yang perdana tercipta pada menit ke-48 kala Ndong masuk dari sisi kanan dan memberikan operan ke tiang dekat, tapi Defoe gagal menyepaknya. Sedangkan di kans selanjutnya Defoe kembali dalam posisi offside kala melepaskan tembakan melayang.
Arsenal tampil sabar dengan mendominasi jalannya laga dan beberapa kali menyerang lewat counter attack. Peluang terbagus untuk menggandakan keunggulan diperoleh di menit ke-58 kala Oezil bermain umpan satu dua dengan Oxlade-Chamberlain. Tapi penyelesaian Chamberlain kurang oke usai tendangannya melebar.
Sunderland mendapatkan hadiah penalti usai Duncan dilanggar jatuh oleh Petr Cech di kotak terlarang. Defoe yang maju sebagai algojo dan menjalani tugasnya dengan baik. Skor berubah jadi 1-1.
Arsenal bisa kembali unggul menjadi 2-1 atas Sunderland pada menit ke-71 lewat Giroud. Gol berawal dari Sanchez yang memberikan operan ke Kieran Gibbs yang berdiri di sisi kiri. Gibbs kemudian melakukan operan kepada Giroud untuk merobek gawang lawan.
Lima menit kemudian, Giroud kembali mencetak gol keduanya di laga ini dan sekaligus menambahkan keunggulan Arsenal menjadi 3-1 atas Sunderland. Kali ini dia membobol gawang lawan hasil operan sepak pojok.
Tak lama berselang, giliran Sanchez yang mencatatkan namanya di papan skor usai tendangan yang dilepaskannya tidak bisa diihadang oleh Pickford. Skor berubah menjadi 4-1 untuk keunggulan Arsenal atas Sunderland. Di sisa waktu babak kedua, Sunderland mencoba menekan untuk mencari gol ketertinggalannya. Tapi upaya mereka gagal. Skor berakhir 4-1 untuk Arsenal atas The Black Cats. (As)

