Juventus akan menghadapi Napoli akhir minggu ini dalam persaingan menuju gelar Serie A. Giorgio Chiellini mengaku tak sabar ingin segera menjalani laga itu.
Juventus kini berada di posisi pertama klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 85 angka dalam 33 pertandingan yang sudah dilewatinya pada musim ini. Si Nyonya Tua saat ini memimpin empat poin dari Napoli dengan cuma sisa lima laga di Liga Italia pada musim ini.
Kedua tim ini akan saling berhadapan di Allianz Stadium pada Senin (23/4/2018) dinihari WIB. Hasil akhir di pertandingan ini akan memiliki dampak positif untuk Napoli atau Juventus dalam persaingan meraih gelar juara Liga Italia.
Chiellini yang sekarang ini bermain di Juventus, menyebut pertandingan akan berlangsung sengit dan menarik. Bahkan dia menyatakan bahwa dirinya sudah tidak sabar ingin segera melakoni laga tersebut.
“Gelar juara Serie A tak akan dipastikan pada akhir minggu ini. Bahkan andai yang ditentukan lebih tinggi di laga ini. Dan, ini sebagai laga krusial untuk kedua tim. Bisa dikatakan, laga ini sudah seperti laga final dan memang menjadikan sebuah kans yang bisa membuka peluang masing-masing dalam meraih gelar juara Liga,” ujar Chiellini.
Chiellini telah menciptakan empat gol ke jala Napoli sepanjang kariernya. Dia ingin ingin dapat sebagai waktu yang cocok untuk kembali menjebol gawang Napoli, tapi paling krusial adalah dia ingin timnya mendapatkan hasil bagus.
“Saya tentu ingin bisa mencetak gol lagi ke gawang Napoli dan hari ini mungkin waktu yang tepat untuk kembali mengulanginya. Namun yang paling krusial tentu adalah kami harus bisa mendapatkan hasil bagus. Apalagi kami bisa menjaga tanpa kebobolan itu akan lebih bagus untuk kami,” lanjutnya.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, AS Roma meraih kemenangan 3-0 atas SPAL di laga lanjutan Serie A. Dalam laga lawatan ke Stadio Paolo Mazza, Sabtu (21/4/2018) malam WIB kemarin, Giallorossi tidak memainkan banyak pemain intinya dan ini dilakukan lantaran mereka akan berhadapan dengan Liverpool di babak empat besar Liga Champions.
Pemain-pemain yang tidak diturunkan atau diistirahatkan adala Daniele de Rossi, Edin Dzeko, Alessandro Florenzi dan Aleksandar Kolarov.
Begitu pertandingan dimulai, Roma lantas mengendalilkan permainan alias mendominasi jalannya laga. Namun SPAL terlebih dulu memberikan tekanan. Mirco Antenucci pada menit ke-12 lolos dari perangkap offside dan menerima serangan dari Federico Fazio.
Lewat satu momen, kaki keduanya beradu dan Antenucci terjatuh di dalam kotak penalti. SPAL mengklaim penalti, tapi wasit tidak menilai sebagai pelanggaran dan laga diteruskan. Roma gantian menyerang lewat Stephan El Shaarawy 10 menit berselang tapi selesai di samping jala setelah mengenai pemain SPAL.
Roma pada akhirnya bisa memecah kebuntuannya pada menit ke-33. Kevin Strootman menggiring bola kemudian memberikan umpan kepada Lorenzo Pellegrini di sisi kanan. Bola dilanjutkan ke tengah kotak terlarang di mana Strootman siap menerimanya, namun Francesco Vicari terlebih dulu menghadang operan dan mengirim bola ke dalam jala timnya sendiri. Roma unggul 1-0.
Pellegrini langsung memperoleh kans emas pada menit ke-41, kala berdiri di posisi bagus di tengah kotak terlarang. Namun tendangannya bisa dihadang oleh Alex Meret dengan kaki.
Roma memiliki dua kans bagus pada masa injury time namun tidak bisa dimanfaatkan menjadikan gol. Sepakan El Shaarawy meneruskan operan Schick dapat dihadang oleh Meret, sedangkan usaha Radja Nainggolan masih melebar dari gawang.
Roma menambahkan keunggulan di awal paruh kedua. Pada menit ke-52, tendangan Nainggolan meneruskan bola liar selesai tepat ke arah sasaran tanpa bisa ditepis kiper SPAL. Skor kini berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan tim tamu atas tim tuan rumah.
Tiga menit kemudian, Roma tertekan. Alberto Paloschi melepaskan tendangan tepat ke arah gawang, tapi bisa dihalau oleh Alisson Becker. Pada menit ke-59, Roma bisa memperlebar keunggulannya jadi 3-0. Pellegrini melayangkan bola lewat tendangan sudut dan bisa diterima Schick dengan sundulan untuk merobek gawang tim tuan rumah.
El Shaarawy melakukan aksi individu pada menit ke-66 dengan melego tiga pemain tapi belum menemui sasaran, usai tendangannya melebar. Antenucci memperoleh peluang yang nyaris menjebol gawng Roma, namun usahanya bisa diredam oleh Alisson.
El Shaarawy hampir mencetak gol untuk Roma pada menit ke-75, kala dia dalam posisi bagus menerima operan Pellegrini. Tandukannya mengenai tiang jala tapi terakhir wasit menipkan peluit tanda offside.
Pada sisa waktu di babak kedua ini, Roma bisa mempertahankan keunggulannya dengan bagus. Hingga laga selesai, skor 3-0 untuk kemenangan Roma.
Dengan hasil akhir ini maka Roma kini tetap berada di peringkat ketiga klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 67 poin dalam 34 pertandingannya. Mereka kini memimpin tiga angka dari Lazio dan empat angka dari Inter Milan yang baru tampil 33 laga. (As)

