Chelsea meraih tiket melaju ke babak keempat Piala FA setelah melibas tim League One, Peterborough United, dengan skor akhir 4-1.
Dalam laga babak ketiga Piala FA yang dilangsungkan di Stamford Bridge, Minggu (8/1/2017) malam WIB, Chelsea menurunkan sebagian para pemain muda dan cuma memainkan Cesc Fabregas, Pedro Rodriguez dan Gary Cahill, menjadi pemain utama di laga ini.
Kendati begitu, Chelsea tetap terlihat kuat untuk Peterborough. Mereka bermain menyerang begitu laga dimulai dan tidak memberikan lawan meningkatkan serangannya. Pada menit ketujuh, The Blues dikejutkan dengan counter attack Peterborough dituntaskan tendangan Lee Angol di depan jala namun Asmir Begovic bisa menghalaunya.
Cuma tekanan Peterborough yang bisa disebutkan mengancam jala Chelsea. Usai itu tim tuan rumah menyerang dan melancarkan serangan bertubi-tubi ke pertahanan lawan.
Pada menit ke-11, lewat tendangan sudut, bola dilayangkan ke tengah kotak dan disambut John Terry dengan tandukan namun bisa dihadang oleh penjaga gawang Peterborough, Luke McGee.
Chelsea akhirnya bisa membuka keunggulannya pada menit ke-18 melalui Pedro. Berawal dari tendangan Nathaniel Chalobah yang dihadang McGee, Pedro dengan cepat memanfaatkan bola rebound dengan menghindar tekelan dari pemain lawan sebelum merobek gawang lawan.
Chelsea hampir menambahkan keunggulannya pada menit ke-34 melalui Pedro. Namun operan Ruben Loftus-Cheek yang diterima tendangan Pedro masih melenceng dari sasaran.
Di menit-menit akhir babak pertama, Chelsea menambahkan keunggulannya menjadi 2-0 melalui Batshuayi. Berawal dari tekanan cepat di sisi kanan, Branislav Ivanovic memberikan umpan ke dalam kotak terlarang. Bola langsung hanya disentuk oleh Loftus-Cheek untuk lalu diterima Batshuayi yang dengan gampang mengirim bola ke dalam gawang tim tamu. Kedudukan itu bertahan sampai turun minum.
Di paruh kedua, Chelsea kembali dominasi jalannya laga dan mencetak gol ketiganya pada menit ke-52. Lewat tekanan di sisi kiri, Pedro memberikan umpan ke Willian yang langsung menggiring bola ke dalam kotak terlarang dan melepaskan tembakan untuk membawa Chelsea unggul jadi 3-0.
Usai unggul tiga gol, Chelsea terlihat sedikit mengendurkan serangannya dan ini bikin Peterborough bisa menyulitkan pertahanan tim tuan rumah. Bahkan Chelsea harus kehilangan satu pemain pada menit ke-67 setelah John Terry mendapatkan kartu merah setelah melakukan pelanggaran terhadap Lee Angol yang dalam posisi cetak gol.
Peterborough menipiskan ketertinggalannya menjadi 1-3 pada menit ke70 lewat tendangan Tom Nihols yang merobek gawang Begovic.
Akan tetapi, Chelsea kembali menjaga keunggulannya menjadi 4-1 lima menit kemudian. Pedro kembali menciptakan gol keduanya setelah bermain operan satu dua dengan Batshuayi di depan kotak terlarang dan tendangan kaki kanannya merobek gawang lawan.
Setelah itu tidak ada gol tambahan tercipta lagi di sisa waktu babak kedua. Skor berakhir 4-1 untuk kemenangan Chelsea atas Peterborough.
Di laga lainnya, Tottenham Hotspur berhasil menaklukkan Aston Villa dengan skor akhir 2-0 di babak ketiga Piala FA musim ini.
Di pertandingan babak ketiga yang digelar di White Hart Lane, Minggu (8/1/2017) malam WIB, Tottenham Hotspur menukar sembilan pemain dari daftar susunan pemain kala menundukkan Chelsea 2-0 pada tengah minggu lalu.
Cuma Toby Alderweireld dan Eric Dier yang bertanding. Pemain berumur 19 tahun, Cameron Calter-Vickers, dimainkan di barisan belakang dengan Kevin Wimmer dan Alderweireld. Sementara di barisan depan ada Vincent Janssen, Moussa Sissoko dan Son Heung-Min.
Statistik mencatatkan bahwa The Lilywhites bermain mendominasi dengan membuat 13 tendangan dengan tujuh di antaranya tepat ke sasaran. Sedangkan Aston melepaskan sembilan tembakan dan satu di antaranya mengarah ke gawang.
Kendati begitu, Spurs dibikin kesulitan harus puas bermain seri tanpa gol di paruh perdana. Di paruh kedua, Spurs juga terlihat sulit menembus dinding pertahanan Aston yang bermain bertahan dengan sangat rapat.
Spurs baru benar-benar bisa memecah kebuntuannya di menit ke-71, kala Ben Davies merobek gawang Aston yang dijaga Sam Johnstone, penjaga gawang yang baru didatangkan dari Manchester United dengan status pinjaman.
Diawali dari operan lambung Georges-Kevin Nkodou, bola meluncur ke arah Davies yang berada dalam posisi bagus dan menanduknya ke dalam jala Aston.
Spurs kembali melancarkan serangannya setelah unggul satu gol dan berusaha mencari gol keduanya di laga ini. Di menit ke-80, tim tuan rumah benar-benar bisa menambahkan keunggulannya menjadi 2-0 atas Aston melalui Son. Diawali dari Sissoko menggiring bola di sisi kanan yang langsung dituntaskan operan kepada Son. Tanpa ragu, Son menceploskan bola ke dalam gawang Aston.
Di sisa waktu, tidak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor berakhir 2-0 untuk kemenangan Spurs atas Aston.
Pada partai lainnya lagi, Liverpool harus melakoni laga replay melawan Plymouth Argyle di babak ketiga Piala FA. Ini usai pertandingan kedua tim yang berlangsung di Anfield berakhir seri 0-0.
Dalam laga yang digelar di Anfield, Minggu (8/1/2017) malam WIB, Liverpool diimbangi tim divisi empat, Plymouth. The Reds sebenarnya bermain mendominasi namun gagal menuntaskan peluang menjadikan gol.
Statistik membuktikan bahwa Liverpool unggul ball posession hingga 77 persen dan bisa melepaskan 28 tembakan namun hanya empat di antaranya yang mengarah ke gawang dan tidak ada satu pun yang berujung gol. Sedangkan Playmouth hanya melepaskan empat tendangan dan satu yang mengarah ke gawang.
Di pertandingan ini, pelatih Liverpool Juergen Klopp memainkan para pemain belianya. Klopp bikin banyak perubahan pemain jika dibandingkan kala ditahan Sunderland. Ben Woodburn melakoni laga debut, Joe Gomez kembali bermain usaiĀ 15 bulan absen lantaran cedera. Loris Karius diturunkan sebagai kiper utama di laga ini.
Dengan hasil imbang ini maka Liverpool melawan Plymouth harus menjalani pertandingan ulangan di kandang Plymouth.
Salah satu kans krusial yang dibikin Divock Origi pada menit ke-21. Tapi wasit menganulirnya. Namun hingga babak pertama selesai, skor 0-0 mengirim kedua tim ke ruang ganti masing-masing.
Di paruh kedua, Liverpool terus menekan dan mendominasi jalannya laga. Mereka sempat memiliki beberapa kans tapi tidak ada yang bisa berujung gol. Sementara Plymouth terus bermain bertahan dengan sangat rapat dan menggandalkan serangan balik.
Sampai peluit panjang ditiupkan wasit tanda berakhirnya laga, tidak ada gol tercipta dari Liverpool maupun Plymouth. (As)

