Chelsea sementara memuncaki klasemen Liga Primer Inggris. Hasil ini didapatkannya usai The Blues menang telak lima gol tanpa balas atas Everton di pekan ke-11.
Dalam pertandingan giornada ke-11 Liga Primer Inggris musim ini, Chelsea yang bertindak sebagai tim tamu berhasil mengakhiri babak pertama dengan memimpin 3-0 atas Everton dan tiga gol tersebut dicetak oleh Eden Hazard, Marcos Alonso dan Diego Costa. Di paruh kedua, The Blues mencetak dua gol tambahan lagi yang dilesakkan oleh Hazard dan Pedro Rodriguez. Sementara Everton gagal memecah kebuntuannya. Menurut statistik mencatatkan bahwa tim besutan Antonio Conte itu tampil sangat mendominasi dengan bikin 20 tendangan dan sembilan di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Everton hanya memiliki satu on target.
Berkat kemenangan ini yang membawa Chelsea berada di posisi pertama klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 25 angka dan memimpin satu angka dari Manchester City yang berada di peringkat kedua klasemen. Posisi Chelsea masih mungkin digusur Liverpool atau Arsenal yang baru akan bertanding pada hari ini. Sedangkan Everton di peringkat keenam klasemen dengan raihan 18 angka.
Kronologi Laga
Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Stamford Bridge, Minggu (6/11) dinihari WIB tadi, Chelsea yang bermain mendominasi baru dapat mencetak gol pada menit ke-19 melalui Eden Hazard. Kesalahan Gareth Barry dari menguasai si kulit bundar bikin Diego Costa bisa merebutnya dan lalu memberikan umpan ke Hazard. Lewat sisi kiri, Hazard melepaskan tendangan tepat ke sasaran tanpa bisa ditepis oleh kiper Everton Maarten Stekelenburg.
Satu menit kemudian, Chelsea menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 atas Everton. Gol ini diawali dari pemain internasional Belgia tersebut membawa bola sampai ke kotak terlarang dan memberikan umpan kepada Pedro Rodriguez. Pedro lalu melakukan operan tarik dan Alonso berhasil menyambutnya dengan tendangan untuk merobek gawang lawan.
Chelsea kembali mengancam jala tim tamu dan memiliki kans lagi pada menit ke-33. Namun sayangnya, tendangan voli kaki kanan Moses masih mengenai tiang gawang. Sembilan menit berselang, Chelsea benar-benar bisa menambahkan keunggulannya menjadi 3-0 atas Everton. Kali ini giliran Diego Costa yang mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan operan dari Nemanja Matic.
Tim tuan rumah hampir mencetak gol keempatnya di laga ini. Tepatnya pada masa injury time babak kedua, berawal dari Pedro yang melego Ashley Williams, lalu memberikan umpan ke Costa yang sukses melewati Phil Jagielka. Tapi tendangan Costa masih melebar dari gawang. Skor tetap 3-0 bertahan hingga babak pertama selesai.
Di paruh kedua, Chelsea kembali dominasi jalannya laga dan terus menekan pertahanan Everton. Hasilnya 10 menit paruh ini berlangsung, Hazard kembali mencetak gol keduanya di laga ini dan sekaligus membawa Chelsea unggul menjadi 4-0 atas Everton. Bermain umpan satu dua dengan Pedro, Hazard berhasil menjebol gawang lawan lewat tendangan kaki kiri.
Everton yang tertinggal empat gol mencoba tampil terbuka untuk mengejar gol ketertinggalannya dan sempat punya beberapa kans. Tapi para pemainnya gagal memanfaatkan peluang itu menjadikan gol dan juga mereka terlihat sulit menembus dinding pertahanan Chelsea yang sangat rapat.
Chelsea memperoleh peluang untuk mencetak gol lagi pada menit ke-62. Tendangan Costa sudah tepat ke arah gawang, tapi bisa ditepis oleh Stekelenburg. Dua menit berselang, gawang Everton kembali bergetar untuk kelima kalinya. Gol berawal dari Costa membawa bola mendekati kotak terlarang dan memberikan umpan ke Hazard yang berdiri di sisi kiri. Stekelenburg memang bisa menghalau tendangan Hazard, namun bola rebound dengan cepat disepak Pedro untuk membawa Chelsea unggul jadi 5-0.
Costa kembali mencoba peruntungannya pada menit ke-79 setelah menyambut operan dari Oscar. Namun Ashley Williams terlebih dulu menghalau tendangan Costa sebelum disepaknya. Meski masih banyak sisa waktu, tapi tidak ada gol tercipta lagi. Skor berakhir 5-0 untuk kemenangan Chelsea atas Everton.
Di laga lainnya, Manchester City gagal meraih tiga poin kala meladeni Middlesbrough di laga lanjutan Liga Primer Inggris, usai ditahan imbang 1-1.
Dari laga yang digelar di Etihad Stadium, Sabtu (5/11) malam WIB, City tampil sangat dominasi di sepanjang laga. Statistik mencatatkan bahwa The Citizens unggul ball posession sampai 79 persen. Selain itu, City juga bisa melepaskan 25 tendangan dengan tujuh di antaranya tepat ke sasaran. Sedangkan Middlesbrough hanya bisa melepaskan lima tendangan dan tiga di antaranya mengarah ke gawang.
Terus menyerang begitu laga dimulai, tapi City baru dapat membuka keunggulannya di menit-menit akhir babak pertama lewat gol Sergio Aguero. Skor 1-0 itu bertahan hingga turun minum. Di paruh kedua, Middlesbrough lebih berani tampil serang meski masih takluk dominasi. Namun hasilnya, tim tamu bisa menciptakan gol penyama kedudukan pada menit ke-91 lewat aksi Marten de Ron yang merobek jala Claudio Bravo.
Dengan hasil imbang ini, maka City kini harus ke posisi kedua klasemen Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 24 angka dalam 11 pertandingan yang sudah dilewatinya pada musim ini. Sedangkan Middlesbrough berhak naik ke peringkat ke-14 klasemen dengan raihan 11 angka.
Kronologi Laga
City lantas tampil menyerang di awal menit babak pertama dan membuat Middlesbrough bermain bertahan. Kendati begitu, City terlihat sulit menembus dinding pertahanan tim tamu. Tim tuan rumah memperoleh sepakan bebas pada menit ke-13 setelah pelanggaran yang dilakukan pemain lawan terhadap Fernandinho. Kevin de Bruyne yang ke depan menjadi algojo, namun tembakannya bisa dihadang leh pemain lawan dan cuma menghasilkan tendangn sudut.
Tidak lama kemudian, Fernandinho punya kans dengan melepaskan tendangan dari jarak jauh. Tapi sepakannya masih melebar dari sasaran. Kali ini giliran Ilkay Guendogan yang memberikan ancaman setelah menerima umpan dari Jesus Navas. Namun tembakannya masih belum mengarah ke sasaran.
Guendogan kembali mengancam. Tapi sebelum melepaskan tendangannya terlebih dulu bisa dihadang oleh Adam Forshaw pada menit ke-16. David Silva nyaris membawa City unggul lebih dulu andaikan sepakan yang dilakukannya tak bisa ditepis oleh Victor Valdes.
Dua menit menatap paruh perdana selesai, City akhirnya bisa memecah kebuntuannya. De Bruyne memberikan operan silang dan Aguero berhasil menerimanya untuk merobek jala Valdes. City unggul 1-0. Setelah itu, City hampir menambahkan keunggulannya. Namun usaha Jesus Navas mengenai mistar jala.
Memasuki paruh kedua, Fernandinho melakukan kesalahan yang nyaris membuat gawang City kebobolan. Fernandinho salah saat memberikan umpan dan bola malah mengarah ke arah Alvaro Negredo. Melihat Claudio Bravo telah ke depan, Negredo lantas melepaskan tembakan melambung ke sasaran. Namun Bravo dengan cepat kembali ke posisinya untuk menghadapi si kulit bundar.
Tim tamu terlihat lebih agresif di awal paruh kedua. Pada menit ke-50, tekanan tim tamu kembali bikin Bravo bersusah payah menghalau tendangan pemainnya. Adam Forshaw menyambut umpan di dalam kotak terlarang dan melepaskan tendangan ke sasaran. Namun tembakannya bisa dihadang Bravo.
City coba menguasai bola dan menyerang. Silva memberikan operan ke sisi kanan ke dalam kotak terlarang. De Bruyne melanjutkannya dengan tandukan, namun masih terlalu ringan dan bola bisa diamankan dengan gampang oleh Valdes. Guendogan coba peruntungannya dengan melepaskan tendangan voli dari jarak jauh. Namun bola pantul ke tanah dan lalu melenceng dari sasaran.
Tim tamu membuang sebuah kans lewat counter attack pada menit ke-74. Marten de Roon mendapatkan bola dari Fernandinho dan Middlesbrough naik menekan. Stewart Downing memiliki banyak opsi untuk memberikan umpan ke dalam kotak terlarang. Namun dia memilih melepaskan tendangan kaki kiri. Hasilnya, masih melayang dari gawang.
Aguero menyia-yiakan sebuah kans emas pada menit ke-85. Menyambut operan dari Jesus Navas, Aguero berdiri di posisi bagus dan memiliki ruang untuk melepaskan tendangan. Namun sepakan yang dilakukannya masih melayang dari sasaran. Middlesbrough bisa menciptakan gol balasan pada menit ke-91 menjadi 1-1. Operan George Friend dari sisi kiri diterima Marten de Roon yang muncul untuk menanduk si kulit bundar ke dalam gawang tanpa bisa ditepis kiper City.
City langsung tampil menyerang di sisa waktu babak kedua. Terus menekan pertahanan tim tamu, tapi tidak ada gol yang tercipta lagi hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga. (As)

