Chelsea melanjutkan tren kemenangannya di Liga Primer Inggris. The Blues meraih kemenangan ke-13 secara beruntun setelah mengalahkan Stoke City 4-2 di pekan ke-19.
Menjamu Stoke City yang berlangsung di Stamford Bridge, Sabtu (31/12) malam WIB, Chelsea kembali bisa memainkan N’Golo Kante dan Diego Costa. Kedua pemain ini menepi di pertandingan sebelumnya lantaran menjalani akumulasi kartu kuning. Bermain dengan formasi 3-4-3, Chelsea mengakhiri babak pertama dengan memimpin 1-0. The Blues unggul lewat aksi Gary Cahill di menit ke-34.
Paruh kedua berlangsung lebih sengit. Stoke bisa mencetak gol balasan jadi 1-1 lewat gol Bruno Martins Indi di menit ke-46. Tapi, Chelsea bisa kembali memimpin usai Willian menciptakan gol di menit ke-57. Stoke kembali menyamakan kedudukan lewat Peter Crouch di menit ke-64, yang membuat skor jadi imbang 2-2. Namun Willian kembali mencetak gol keduanya di menit ke-65 dan sekaligus mengantarkan Chelsea kembali memimpin jadi 3-2. Costa ikut menciptakan gol di menit ke-85 dan sekaligus memastikan kemenangan Chelsea menjadi 4-2 atas Stoke.
Dengan tambahan tiga poin di laga ini maka Chelsea kini kian mantap di pucuk klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 49 angka dalam 19 pertandingan yang sudah dilewatinya pada musim ini dan memimpin sembilan angka dari Liverpool yang ada di peringkat kedua klasemen. Sementara itu Stoke berada di peringkat ke-14 klasemen dengan raihan 21 angka dari 19 laganya.
Kronologi Laga
Chelsea memiliki kans emas untuk memimpin kala pertandingan menginjak menit keenam. Lewat tendangan sudut, N’Golo Kante menggiring bola dari luar kotak dan melepaskan tendangan. Tapi upaya Kante masih melebar dari gawang Stoke. Kali ini giliran Diego Costa yang mencoba peruntungannya di menit ke-18. Costa mengendalikan operan lambung yang diberikan Cesc Fabregas dengan dadanya, kemudian melepaskan tendangan keras dari jarak dekat. Namun sayangnya, bola hasil sepakannya bisa dihadang oleh penjaga gawang Stoke City Lee Grant.
Chelsea mendapatkan peluang lagi empat menit berselang melalui Cahill. Tandukan Cahill memanfaatkan tendangan sudut Fabregas tepat ke arah gawang, namun dapat dihalau oleh Grant. Di menit ke-26, gantian Stoke yang mengancam melalui tendangan sudut. Tapi tandukan Charlie Adam masih melayang dari sasaran.
Tujuh menit kemudian, David Luiz memberikan operan panjang yang bisa disambut Costa di kotak terlarang lawan. Costa sukses melego Ryan Shawcross, namun gagal mengalahkan Grant. Eden Hazard yang berada datangnya bola liar itu lantas menyepak namun Grant bisa kembali menjinakkan bola dari kebobolan dan cuma menghasilkan tendangan sudut.
Dari tendangan sudut inilah, Chelsea memecah kebuntuannya. Fabregas mengeksekusi sepak pojok dan berhasil diterima Cahill dengan tandukan untuk merobek gawang Grant. Skor 1-0 untuk keunggulan Chelsea yang sekaligus bertahan hingga babak pertama selesai.
Stoke lantas mengejutkan tim tuan rumah begitu paruh kedua dimulai. Mereka bisa mencetak gol balasan lewat aksi Martins Indi di menit ke-46. Diawali dari sepakan bebas Adam, bola ditanduk Crouch di kotak terlarang Chelsea. Martins Indi yang sempat dijaga Kante masih dapat menyepak bola untuk mengirim si kulit bundar ke dalam gawang Chelsea yang dikawal oleh Thibaut Courtois. Kedudukan kini jadi 1-1.
Tidak lama kemudian, Chelsea memiliki peluang untuk kembali memimpin. Tapi tendangan Willian masih melebar dari gawang. Willian memperoleh kans lagi di menit ke-52. Dia menyepak bola dari luar kotak terlarang, namun usahanya masih melenceng dari gawang.
Willian benar-benar bisa menciptakan gol di menit ke-57. Gol berawal dari Victor Moses menggiring bola dari sisi kanan. Moses dengan pandai melewati Erik Pieters dan memberikan operan silang mendatar. bola operan diterima Hazard yang lalu mengirim kepada Willian. Tanpa lama, Willian lantas melepaskan tendangan kaki kiri yang mengantarkan Chelsea memimpin jadi 2-1.
Stoke bisa kembali mencetak gol penyama angka jadi 2-2 kala laga menginjak menit ke-64. Crouch melepaskan tendangan tepat ke arah gawang usai menerima operan silang dari Mame Biram Diouf. Namun tidak sampai satu menit berselang, tim tuan rumah bisa kembali unggul menjadi 3-2 usai Willian kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini memaksimalkan umpan dari Fabregas, Willian melepaskan tendangan keras untuk mengalahkan Grant.
Costa menyiakan sebuah kans emas di menit ke-76. Lewat counter attack yang sangat cepat, dia melepaskan tendangan hasil operan dari Hazard, tapi tidak membuahkan hasil lantaran masih melambung. Costa benar-benar bisa mencetak gol di menit ke-85. Dia berhasil memenangi duel untuk merobek jala Stoke melalui sepakan keras kaki kirinya. Skor kini jadi 4-2 untuk keunggulan Chelsea atas Stoke.
Chelsea kembali memiliki peluang emas di menit ke-90 melalui aksi Marcos Alonso. Namun tendangan dari jarak jauh yang dilepaskan Alonso masih melayang. Di sisa waktu tidak ada gol tambahan tercipta lagi hingga usai laga. Skor berakhir 4-2 untuk kemenangan Chelsea atas Stoke.
Di laga lainnya, Liverpool berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Manchester City di Anfield dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris. Gol tunggal The Reds dicetak oleh Georginio Wijnaldum.
Di pertandingan giornada ke-19 yang dilangsungkan di Anfield, Minggu (1/1/2017) dinihari WIB tadi, Liverpool tampil sedikit tertekan dari Manchester City. Mereka cuma mengendalikan 46 persen penguasaan bola. Kendati begitu, pertandingan ini bisa dikatakan cukup sepi kans lantaran Liverpool cuma membuat lima tendangan dengan dua di antaranya tepat ke sasaran. Sedangkan City bisa melepaskan tujuh tembakan dan tiga di antaranya yang mengarah ke gawang.
Di sepanjang laga ini cuma tercipta satu gol dan itu dilesakkan oleh pemain Liverpool Wijnaldum ke dalam gawang City pada menit kedelapan. Berkat kemenangan ini maka Liverpool kini tetap berada di peringkat kedua klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 43 angka dan masih tertinggal enam poin dari Chelsea yang berada di puncak klasemen. Sedangkan City berada di urutna ketiga klasemen dengan raihan 39 angka dari 19 laganya.
Kronologi Laga
City langsung tampil menekan begitu laga dimulai dan bikin Liverpool kesulitan terutama di barisan belakang. Winger kiri yang diisi James Milner beberapa kali ditekan oleh Raheem Sterling. Wasit sudah mengeluarkan kartu kuning kepada pemain Liverpool Ragnar Klavan pada menit ketujuh usai melakukan pelanggaran terhadap Sergio Aguero.
Akan tetapi, satu menit usai itu Liverpool melalui serangan perdananya bisa merobek gawang City melalui aksi Giorginio Wijnaldum. Gol ini diawali dari tekanan melalui Roberto Firmino yang tidak lama memberikan operan ke sisi kiri dan Adam Lallana berhasil menerima umpan itu. Membawa si kulit bundar sampai mendekati kotak terlarang, Lallana memberikan umpan ke tengah dan ditanduk Wijnaldum untuk merobek gawang City yang dikawal oleh Claudio Bravo.
Usai gol itu, Liverpool lebih santai bermain kendati City terlihat lebih dominasi dan terus menekan untuk mencari gol balasan. Tim tuan rumah beberapa kali bisa menekan pertahanan tim tamu namun tidak ada kans emas tercipta alias tidak ada yang bisa merobek jala Bravo.
Pada menit ke-43, Liverpool sempat memperoleh peluang bagus untuk mencetak gol kala bola sukses didapatkan dari Yaya Toure dan ada di kaki Firmino yang dari langkahnya ke kotak terlarang. Namun dia memilih memberikan ke Lallana yang telah terperangkap offside. Kedudukan tetap 1-0 bertahan sampai babak pertama selesai.
Di paruh kedua, City langsung bermain menekan dan menyerang untuk mencari gol balasan. Liverpool pun dibikin kesulitan dengan tekanan tim tamu terutama lewat Sterling yang berada di sisi kanan. Beberapa kans diperoleh City tapi belum ada satu kans dapat merobek jala Mignolet.
Pada menit ke-54, Silva membawa bola melego dua sampai tiga pemain Liverpool sebelum melepaskan tendangan yang masih melebar dari sasaran. City terus berjuang menekan pertahanan tim tuan rumah melalui aksi Aguero, De Bruyne dan Silva, namun semuanya tidak menemui sasaran.
Menurut torehan website Liga Primer Inggris, Kolarov sebagai pemain City paling banyak yang melepaskan tendangan. Sedangkan dari kubu tim tuan rumah ada Clyne yang melepaskan dua tembakan.
Liverpool pun lebih banyak menanti di barisan belakang alias memperkokoh pertahanannya dan menggandalkan counter attack. Hingga laga selesai, skor tidak berubah lagi. Kedudukan 1-0 untuk kemenangan Liverpool atas City. (As)

