Chelsea kembali meraih kemenangan di laga lanjutan Liga Primer Inggris musim ini. Kali ini menghadapi Burnley, The Blues menang tiga gol tanpa balas.
Dalam laga yang dilangsungkan di Stamford Bridge, Sabtu (27/8/2016) malam WIB tadi, Chelsea yang bertindak sebagai tim tuan rumah bermain sangat mendominasi jalannya laga dan memiliki banyak kans untuk menciptakan gol.
Statistik mencatatkan bahwa The Blues unggul ball posession hingga 65 persen berbanding 35 persen milik Burnley. Soal jumlah tembakan, Chelsea bisa melepaskan 17 tendangan dengan enam di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan lawannya itu cuma memiliki dua tembakan dan tidak ada satu pun yang tepat sasaran.
Hasilnya sangat positif, Chelsea mengakhiri pertandingan ini dengan menang 3-0 atas Burnley. Dan, tiga gol tim tuan rumah dilesakkan oleh Eden Hazard, Willian dan Victor Moses. Atas hasil akhir ini, tim besutan Antonio Conte itu sementara berada di puncak klasemen Liga Primer Inggris dengan koleksi sembilan angka dari tiga laga yang sudah dijalaninya. Sedangkan Burnley berada di urutan ke-14 klasemen dengan raihan tiga poin.
Kronologi Laga
Chelsea sudah unggul kala laga baru berjalan sembilan menit lewat aksi Eden Hazard. Memanfaatkan operan dari Nemanja Matic, Hazard langsung melepaskan tendangan kaki kanan dari jarak jauh yang tidak bisa ditepis oleh penjaga gawang Burnley Tom Heaton.
Pemain tim tuan rumah melewati kans bagus pada menit ke-14. Operan lambung yang dilepaskan Branislav Ivanovic gagal disambut oleh pemain Chelsea lainnya. Satu menit berselang, upaya Gary Cahill melanjutkan sepak penjuru juga dapat dihadang oleh pemain lawan.
Kali ini peluang didapatkan oleh John Terry pada menit ke-27. Tandukannya meneruskan sepak pojok mengarah ke gawang, tapi tidak terjadi gol lantaran bisa dijinakkan oleh Heaton. Chelsea terus menekan dan kembali memperoleh kans pada menit ke-36 lewat Costa. Tapi sepakannya masih dapat dihalau oleh Heaton.
Empat menit kemudian, giliran Cahill yang mencoba peruntungannya. Namun tandukannya yang melanjutkan operan sepakan bebas Willian masih melenceng dari sasaran. Semenit berselang lagi, Chelsea baru benar-benar bisa mencetak gol keduanya ke gawang Burnley. Willian yang membobol gawang tim tamu usai tendangan kaki kanannya tidak bisa dihalau oleh Heaton. Skor berubah menjadi 2-0 yang sekaligus bertahan hingga turun minum.
Di awal babak kedua, Costa memiliki peluang bagus pada menit ke-51. Namun sayang sekali, sepakannya bisa kembali diredam oleh Heaton. Lima menit kemudian, Hazard nyaris bisa kembali mencatatkan namanya di papan skor jika tendangan kerasnya tidak bisa dihalau oleh Heaton. Bola muntah disambut Terry dengan tendangan namun masih melayang dari gawang Burnley.
Hazard mendapatkan peluang lagi pada menit ke-58. Dia melepaskan tendangan tapi masih melenceng. Dua menit kemudian, Hazard kembali gagal mencetak gol keduanya setelah tendangan yang dilakukannya bisa ditepis oleh Heaton.
Chelsea punya kans lagi pada menit ke-86. Kali ini giliran Michy Batshuayi yang mencoba peruntungannya, tapi tendangannya masih melebar dari sasaran. Tiga menit kemudian, tim tuan rumah menambahkan keunggulannya menjadi 3-0 atas Burnley. Kali ini giliran Moses yang mencatatkan namanya di papan skor usai membobol gawang Heaton.
Di menit-menit akhir, Heaton bisa menyelamatkan gawang Burnley dari kebobolan. Dia berhasil menghadang tendangan Cesar Azpilicueta. Tak lama itu, wasit meniup peluit panjang berbunyi tanda berakhirnya pertandingan. Skor berakhir 3-0 untuk kemenangan Chelsea.
Di laga lainnya, Leicester City memetik kemenangan pertama musim ini. Menjamu Swansea City, The Foxes menang 2-1 atas The Swans.
Di laga yang digelar di Stadion King Power, Leicester City menuntaskan babak pertama dengan unggul 1-0 berkat gol penyerang andalan mereka, Jamie Vardy. Gol itu lahir di menit ke-32 dengan berawal dari serangan tim tamu lewat sisi kiri. Pemain-pemain Leicester dengan cepat lantas bermain bertahan. Akan tetapi, Wayne Routledge masih dapat menghindar dan membawa si kulit bundar mengarah ke kotak terlarang Leicester.
Upaya Routledge lalu gagal sebelum masuk ke daerah penalti tim tuan rumah. Bola berhasil didapatkan pemain Leicester dan diumpan ke Danny Drinkwater. Tanpa lama, Drinkwater lantas memberikan operan ke depan. Vardy yang tengah berlari berhasil menyambut operan dari Drinkwater dan membawa bola memasuki ke kotak terlarang Swansea. Melalui sebuah tendangan kaki kanan, penyerang asal Inggris tersebut pun merobek jala yang dijaga Lukasz Fabianski.
Memasuki paruh kedua, Leicester menambahkan keunggulannya jadi 2-0 atas Swansea di menit ke-53. Gol itu dilesakkan oleh Wes Morgan. Gol diawali dari tendangan sudut di sisi kiri, bola yang melayang ke dalam kotak terlarang lawan, Morgan berhasil menerimanya dengan sebuah tendangan voli kaki kanan untuk merobek jala Fabianski.
Tiga menit kemudian, tim tuan rumah memperoleh hadiah penalti usai Shinji Okazaki dilanggar jatuh oleh Jordi Amat di kotak terlarang. Riyad Mahrez yang maju ke depan sebagai algojo. Akan tetapi, Mahrez gagal menjalani tugasnya dengan baik, usai tendanganya bisa dibaca oleh Fabianski. Bola muntah sempat disepak Okazaki, namun bisa kembali dihadang oleh kiper Swansea.
Empat menit usai Leicester mendapatkan hadiah penalti tersebut, Swansea memperoleh peluang untuk menciptakan gol. Modou Barrow melepaskan sepakan kaki kiri dari jarak jauh, tapi masih melambung dari sasaran.
Leicester kembali memiliki beberapa kans lagi lewat Vardy dan Morgan. Namun upaya kedua pemain itu belum membuahkan hasil. Sedangkan di skuad Swansea, upaya mereka untuk merobek jala Leicester sering dihadang oleh pemain bertahan tim tuan rumah. Sempat beberapa kali menyerang melalui tembakan dari jarak jauh, tapi belum bisa menemui sasaran. Salah satu kans dimiliki Leroy Fer di menit ke-74, tapi masih melenceng.
Namun Fer akhirnya bisa membobol gawang Leicester. Bukan melalui tembakan dari jarak jauh. Di menit ke-80, pemain internasional Belanda tersebut menerima operan silang Barrow di sisi kanan dengan tandukan. Si kulit bundar yang ditandukannya tidak bisa dihadang oleh penjaga gawang Leicester City, Ron-Robert Zieler.
Kedudukan 2-1 bertahan hingga usai laga. Leicester saat ini berada di peringkat kesembilan klasemen sementara dengan koleksi empat angka. Sementara Swansea ada di urutan ke-13 klasemen dengan raihan tiga poin. (As)

