Chelsea mengawali langkahnya di Liga Champions 2017/2018 dengan gemilang. Menjamu Qarabag, The Blues menang telak enam gol tanpa balas.
Menghadapi Qarabag di matchday pertama fase grup Liga Champions yang berlangsung di Stamford Bridge, Rabu (13/9) dini hari WIB tadi, Chelsea mengawalinya dengan sangat bagus kala Pedro Rodriguez telah mengantarkan mereka unggul pada menit kelima. Lalu, The Blues bisa mengakhiri babak pertama dengan unggul 2-0 atas Qarabag lewat gol Davide Zappacosta pada menit ke-30. Di babak kedua, The Blues tidak mengendurkan serangannya. Cesar Azpilicueta menciptakan gol ketiga pada menit ke-55. Tiemoue Bakayoko ikut mencetak gol pada menit ke-71. Michy Batshuayi memantapkan kemenangan Chelsea jadi 6-0 lewat golnya di menit e-76 dan 82.
Dengan kemenangan di laga ini bikin Chelsea kini sementara memuncaki klasemen Grup C Liga Champions dengan mengoleksi tiga angka. Sementara itu peringkat kedua diduduki oleh AS Roma dengan raihan satu angka, yang bermain seri 0-0 melawan Atletico Madrid. Sedangkan Qarabag berada di dasar klasemen tanpa nilai.
Kronologi Laga
Chelsea lantas bermain menekan kala laga baru berjalan empat menit. Tendangan keras Marcos Alonso memaksimalkan bola liar masih bisa dihadang oleh kiper Qarabag Ibrahim Sehic.
Satu menit kemudian, Chelsea bisa membuka keunggulannya. Sepakan keras yang dilepaskan Pedro dari jarak jauh tidak bisa dihalau oleh Sehic kendati bola sempat mengenai tangannya namun bola tetap melaju kencang masuk ke dalam gawangnya. Chelsea unggul 1-0 atas Qarabag.
Qarabag mencoba menyerang melalui eksekusi tembakan bebas Wilde-Donald Guerrier. Namun upanyanya masih melayang tinggi. Kombinasi antara Michy Batshuayi dan Willian berbuah kans untuk Chelsea pada menit ek-19. Operan Batshuayi dituntaskan tendangan Willian, namun masih dapat dihadang oleh Sehic. Bola rebound coba dimanfaatkan oleh Batshuayi, namun masih melenceng dari gawang.
Chelsea menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 atas Qarabag pada menit ke-30. Kali ini giliran Davide Zappacosta yang mencatatkan namanya di papan skor. Diawali dari Zappacosta menyambut bola dari Thibaut Courtois dari sisi kanan kemudian masuk melego dua pemain Qarabag. Kala seperti berniat memberikan operan silang, tendangannya justru tepat ke sasaran dan tidak bisa diamankan oleh penjaga gawang.
Zappacosta kembali mendapatkan kans pada menit ke-35. Namun sayang usahanya masih melebar dari gawang setelah menyambut operan dari N’Golo Kante. Tidak lama kemudian, Qarabag gantian mendapatkan peluang yang nyaris membobol gawang Chelsea. Sepakan Pedro Henrique melaju kencang, namun masih bisa dijinakkan oleh kiper Chelsea Thibaut Courtois. Skor 2-0 untuk keunggulan tim tuan rumah bertahan hingga babak pertama selesai.
Memasuki paruh kedua, Qarabag kembali memberikan ancaman yang nyaris bisa membuahkan hasil, andaikan tendangan yang dilepaskan Dino Ndlovu tidak bisa diredam oleh Courtois. Namun kans bagus perdana Chelsea di babak ini berhasil menemui sasaran. Operan lambung Cesc Fabregas diterima tandukan Cesar Azpilicueta dan menambahkan keunggulan timnya jadi 3-0.
Chelsea hampir saja menciptakan gol keempat pada menit ke-67. Tapi tendangan Willian mengarah kencang dan diantisipasi mistar jala. Namun gol keempat Chelsea benar-benar datang empat menit kemudian. Kali ini giliran Tiemoue Bakayoko yang membobol gawang Qarabag dan sekaligus menambahkan keunggulan Chelsea menjadi 4-0.
Chelsea memperlebar keunggulannya menjadi 5-0 atas Qarabag lewat gol Batshuayi pada menit ke-76. Diawali dari sebuah kesalahan operan dari Qarabag. Bakayoko memperoleh bola itu dan memberikan ke Batshuayi yang bisa mengakhirinya dengan bagus untuk merobek gawang tim tamu.
Batshuayi kembali mencetak gol keduanya pada menit ke-82 dan sekaligus menambahkan keunggulan Chelsea menjadi 6-0 atas Qarabag. Lagi-lagi lewat kesalahan pemain Qarabag, Zappacosta mendapatkan bola dari sisi kanan dan kemudian memberikan operan silang yang bisa diterima Batshuayi dari dalam kotak dan mengirimnya ke dalam jala. Namun ternyata UEFA melihatnya menjadi gol bunuh diri, lantaran bola telah mengenai kaki Maksim Medvedev terlebih dulu sebelum masuk ke dalam jala. Gol ini sebagai yang pamungkas di pertandingan ini. Chelsea tampil sebagai pemenang dengan skor menyakinkan 6-0 atas Qarabag.
Di laga lainnya, Paris Saint-Germain meraih kemenangan besar di matchday pertama Liga Champions musim ini. Bertandang ke markas Celtic, Les Parisiens menang telak 5-0 atas tuan rumah. Pemain anyar PSG, Kylian Mbappe dan Neymar ikut mencetak gol di laga ini.
Dalam laga yang dilangsungkan di Celtic Park pada tengah pekan ini, Paris Saint-Germain yang bertindak sebagai tim tamu tercatat tampil mendominasi dan memiliki kans sangat banyak untuk mencetak gol. Hasilnya sangat oke, PSG menang telak 5-0, di mana mereka bisa mengakhiri babak perdana dengan memimpin 3-0.
PSG sudah unggul kala laga baru berjalan sembilan belas menit. Operan jitu dari Adrien Rabiot mengarah ke Neymar yang lantas masuk ke dalam kotak terlarang. Neymar lalu mengalahkan Ralston untuk mengantarkan PSG unggul 1-0 atas Celtic.
Kylian Mbappe ikut mencetak gol pada menit ke-35 dan sekaligus menambahkan keunggulan PSG menjadi 2-0 atas Celtic. Gol ini diawali dari Marco Verratti memberikan operan silang di sisi kanan yang ditanduk Neymar ke depan jala. Kendati tembakan Edinson Cavani tidak tepat namun Mbappe yangn berada di belakangnya berhasil memanfaatkan kesempatan itu untuk merobek gawang tim tuan rumah.
Saat laga memasuki menit ke-40, PSG memperoleh hadiah penalti setelah Jozo Simonovic melakukan pelanggaran terhadap Cavani di dalam kotak penalti. Cavani sendiri yang maju sebagai algojo dan berhasil menjalani tugasnya dengan baik, yang sekaligus menambahkan keunggulan PSG menjadi 3-0 atas Celtic. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, PSG baru dapat mencetak gol pada menit ke-83. Operan Julian Daraxler di sisi kanan mengenai kaki Mikael Lustig dan ini sebagai gol bunuh diri ke dalam timnya sendiri.
Cavani lalu memastikan kemenangan PSG lima menit menatap laga selesai. Dia memanfaatkan operan dari Layvin Kurzawa dengan tandukan yang tepat ke arah gawang tanpa bisa ditepis kiper. Skor 5-0 itu bertahan hingga laga selesai.
Dari hasil akhir ini maka PSG kini menduduki puncak klasemen Grup B dengan raihan tiga angka. PSG memimpin selisih gol dari Bayern Munich yang di waktu bersamaan berhasil mengalahkan Anderlecht dengan skor 3-0. (As)

