Real Madrid takluk 1-2 dari Celta Vigo di laga leg pertama perempatfinal Copa del Rey. Kiko Casilla yakin Los Blancos yang bakal melaju ke babak semifinal.
Kala menjalani laga yang digelar di Santiago Bernabeu, Kamis (19/1/2017) dinihari WIB tadi, Real Madrid meraih hasil negatif dari Celta Vigo, di mana laga itu berakhir dengan kekalahan 1-2. Iago Aspas membawa Celta unggul lebih dulu sebelum dibalas gol Madrid lewat aksi Marcelo. Kemudian Jonny memantapkan kemenangan Celta menjadi 2-1 atas Madrid di pertandingan leg pertama babak delapan besar Copa del Rey musim ini.
Dari hasil akhir ini maka Madrid perlu menang dengan minimal dua gol atas Celta kala menjalani laga leg kedua perempatfinal Copa del Rey yang akan dihelat di Balaidos, 26 Januari nanti, demi untuk melaju ke babak empat besar.
Penjaga gawang Real Madrid Kiko Casilla menyadari bahwa rekan setimnya merasa berat menerima hasil negatif kala menghadapi Celta. Namun dia yakin bahwa timnya pasti bisa mendepak Celta Vigo dari babak perempatfinal Copa del Rey dan meraih tiket lolos ke babak semifinal.
“Hasil akhir 1-2 dari Celta Vigo di laga leg pertama babak perempatfinal Copa del Rey memang sulit dilupakan. Apalagi kalah di depan publik sendiri, tapi kami adalah tim besar dan tidak akan pasrah begitu saja. Kami akan bekerja keras dan berjuang keras untuk mendapatkan apa yang kami inginkan di musim ini,” ujar Casilla di website resmi klub.
“Masih ada laga leg kedua akan dilangsungkan pada pekan depan dan kami tahu ini tidak akan mudah untuk kami karena bermain di kandang lawan. Tapi kami semua sudah menyatu dan siap mengalahkan lawan demi meraih tiket melangkah ke babak semifinal Copa del Rey,” tegasnya.
“Kami punya segalanya untuk memenangi laga. Jadi kami sangat yakin dan yakin sekali bahwa kami bisa menyingkirkan Celta. Mungkin kami kurang beruntung di laga leg pertama, tapi di laga leg kedua kami akan bermain dengan sebaik mungkin dan mengeluarkan performa terbaik di atas lapangan hijau,” sambungnya.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Inter Milan harus berjuang keras sampai extra time dengan Bologna sebelum akhirnya menang dengan skor akhir 3-2 di babak perdelapan final Coppa Italia.
Inter Milan diprediksi akan mudah menang kala menghadapi Bologna yang dilangsungkan di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (18/1) diniihari WIB. La Beneamata sempat unggul dua gol lebih dulu melalui aksi Jeison Murillo di menit ke-33 dan Rodrigo Palacio di menit ke-39.
Akan tetapi, Nerazzurri tidak bisa mempertahankan keunggulannya, di mana Bologna bisa mencetak dua gol balasan lewat Blerim Dzemaili di menit ke-43 dan Godfred Donsah di menit ke-73. Kedudukan seri 2-2 bertahan sampai selesainya waktu 2×45 menit. Dan laga dilanjutkan di babak perpanjangan waktu untuk menentukan siapa yang berhak lolos ke babak perempatfinal.
Di babak perpanjangan waktu ini, Inter menciptakan satu gol. Antonio Candreva yang tampil menjadi pemain pngganti bermain sebagai penentu kemenangan Inter melalui golnya di menit ke-98. Dengan hasil akhir ini maka Inter yang berhak melangkah ke babak delapan besar Coppa Italia musim ini.
Kronologi Laga
Di laga ini, manajer Inter Milan Stefano Pioli memainkan Gabigol menjadi pemain utama. Ini merupakan perdana kali Gabigol bermain menjadi pemain utama sejak didatangkan Inter dari Santos di bursa transfer musim panas silam.
Striker andalan Inter Milan, Mauro Icardi, dan kiper utama, Samir Handanovic, dijadikan pemain cadangan di laga ini. Sedangkan pemain anyar Roberto Gagliardini kembali diturunkan sebagai starter.
Gabigol memiliki peluang untuk mengantarkan Inter unggul di menit ke-23. Namun sepakan yang dilepaskannya dari jarak jauh bisa diantisipasi oleh kiper Bologna Angelo da Costa Junior.
Sepuluh menit berselang, tim tuan rumah benar-benar bisa membuka keunggulannya melalui Murillo. Dia memanfaatkan tendangan sudut untuk menjebol jala Bologna dengan tembakan salto. Inter unggul 1-0.
Tidak lama kemudian atau tepatnya di menit ke-39, Inter menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 atas Bologna. Kali ini giliran Palacio yang mencatatkan namanya di papan skor usai memaksimalkan operan jitu dari Joao Mario.
Empat menit kemudian, Bologna sempat bisa memperkecil ketertinggalannya jadi 1-2 dari Inter melalui aksi Dzemaili. Tendangan Dzemaili dari jarak dekat berbelok usai sempat membentur Geoffrey Kondogbia dan bola masuk ke dalam gawang tanpa bisa ditepis oleh penjaga gawang Juan Pablo Carrizo.
Di menit ke-50, Joao Mario punya kans untuk menambahkan keunggulan tim tuan rumah. Namun tandukannya melanjutkan operan Eder masih melebar dari gawang.
Eder sempat memperoleh peluang di menit ke-57. Namun upayanya belum bisa menemui sasaran usai tendangan yang dilepaskannya masih sedikit melayang dari sasaran. Di menit ke-66, Palacio kembali mengancam setelah mendapatkan operan jitu dari Gagliardini. Namun usahanya masih bisa dihadang oleh Da Costa.
Dua menit berselang, Joao Mario juga tidak bisa memanfaatkan peluang emas yang dia peroleh usai kesalahan yang dilakukan pemain Bologna. Sepakannya memang sudah tepat ke arah gawang, tapi masih bisa ditangkap oleh Da Costa.
Bologna justru bisa menyamakan kedudukan jadi 2-2 di menit ke-73. Donsah yang tidak dijaga bisa menyundul bola hasil operan silang yang diberikan dari temannya di sisi kiri.
Icardi yang masuk sebagai pemain pengganti sempat memiliki beberapa kans, namun tidak ada satu pun yang bisa berujung gol lantaran tendangan yang dilepaskannya masih belum mengarah ke gawang lawan. Sementara lawannya, Bologna, terus bermain bertahan dengan cukup rapat dan mengandalkan serangan balik. Tapi keduanya sama-sama gagal mencetak gol tambahan lagi.
Setelah itu, Inter kembali melancarkan serangannya dan terus menekan pertahanan lawan. Namun sampai waktu 2×45 menit tidak ada gol tercipta lagi, pertandingan pun dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Kala waktu tambahan berlangsung delapan menit, Candreva merobek jala Bologna usai tendangan kaki kirinya mengenai Marios Oikonomou dan masuk tanpa bisa ditepis Da Costa. Di sisa waktu, tidak ada gol tercipta lagi. Inter pun berhak lolos ke babak delapan besar Coppa Italia musim ini. (As)

