Timnas Brasil meraih kemenangan telak di laga kedua Grup B Copa America 2016. Menghadapi Haiti, Selecao menang besar dengan skor 7-1.
Kala menjalani laga yang berlangsung di Camping World Stadium, Orlando, Kamis (9/6) pagi WIB tadi, Brasil memang diunggulkan akan mudah menang kala berhadapan dengan Haiti. Faktanya, Selecao telah memimipin tiga gol di paruh perdana. Gol perdana di pertandingan ini dilesakkan oleh Philippe Coutinho pada menit ke-14. Striker Liverpool itu melepaskan tendangan keras yang tidak bisa ditepis kiper Haiti.
Coutinho bisa kembali mencetak gol keduanya di pertandingan ini pada menit ke-29. Dia menyambut operan dari Jonas untuk merobek gawang Haiti dan sekaligus menambahkan keunggulan Brasil menjadi 2-0.
Brasil memperlebar keunggulannya dengan kembali menciptakan gol ketiganya. Tepatnya pada menit ke-35, Renato Agusto yang merobek jala Haiti usai sundulannya meneruskan operan silang Dani Alves.
Empat menit kemudian, Jonas tidak bisa memaksimalkan kans bagus. Si kulit bundar operan silang dari Willian tidak bisa dituntaskan ke dalam jala Haiti.
Brasil pun mengakhiri babak pertama dengan unggul tiga gol atas Haiti. Di babak perdana pertandingan ini, statistik mencatatkan bahwa Brasil tampil sangat mendominasi jalannya pertandingan, di mana mereka memiliki ball posession 68 persen berbanding 32 persen milik Haiti.
Di paruh kedua, Brasil memperoleh kans perdana pada menit ke-48. Namun sayangnya, tendangan yang dilepaskan Willian masih melenceng dari sasaran.
Kala laga menginjak menit ke-59, Brasil mencetak gol keempatnya di pertandingan ini. Gabriel yang tampil sebagai pemain pengganti berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Gol diawali dari sebuah umpan jitu dari Elias ke dalam kotak terlarang, Gabriel yang sedang berlari berhasil menerima bola umpan itu kemudian mengirim ke dalam gawang Haiti.
Sembilan menit kemudian, giliran Lucas Lima yang mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan operan dari Alves dan sekaligus menambahkan keunggulan Brasil menjadi 5-0.
Berselang dua menit, Haiti bisa memperkecil ketertinggalannya menjadi 1-5 dari Brasil lewat James Marcelin. Marcelin mencetak gol usai memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Max Hilaire, yang sempat dihalau oleh penjaga gawang Brasil, Alisson Becker.
Brasil menciptakan gol keenam pada menit ke-86. Gol tersebut dilesakkan oleh Agusto. Dia berhasil mendapatkan bola operan dari penjaga gawang Haiti, Johnny Placide, kemudian menggiring ke dalam kotak terlarang. Dia berhasil mengirim si kulit bundar ke dalam jala.
Coutinho mencetak gol ketiganya di laga ini alias hat-trick ke gawang Haiti. Dia melepaskan tembakan yang tidak bisa ditepis oleh Placide pada masa injury time.
Di sisa waktu laga babak kedua, tidak ada gol tercipta lagi. Skor berakhir 7-1 untuk kemenangan Brasil atas Haiti. Dari kemenangan ini, Brasil sementara berada di puncak klasemen Grup B. Haiti berada di dasar klasemen dengan nilai 0.
Di laga lainnya, Ekuador bermain imbang 2-2 dengan Peru di laga kedua Copa America Centenario, Kamis (9/6) pagi WIB.
Dalam laga grup B di University of Phoenix Stadium, Glendale, Arizona, Peru terlebih dulu sudah unggul 2-0. Mereka memimpin lewat gol-gol yang dilesakkan oleh Christian Cueva di menit kelima dan Edison Flores di menit ke-13.
Cueva merobek jala Ekuador ketika pertandingan baru berlangsung lima menit. Setelah menyambut umpan dari Paolo Guerrero, Cueva sempat melego pemain lawan kemudian mengalahkan penjaga gawang Alexander Dominguez.
Delapan menit kemudian, Peru menggandakan keunggulan lewat Flores. Sepakan mendatarnya tanpa dapat ditepis Dominguez.
Ekuador menipiskan ketertinggalannya jadi 1-2 lewat aksi Enner Valencia di menit ke-39. Berhasil dari perangkap offside, Enner Valencia menerima umpan Antonio Valencia untuk menjebol gawang Peru.
Ekuador sukses mencetak gol penyama kedudukan jadi 2-2 di menit ke-49. Diawali dari Jefferson Montero sukses melepaskan diri dari jagaan pemain lawan dan lalu memberikan operan ke Miles Bolanos. Nama pemain terakhir yang disebutkan itu dengan mudah mengirim bola ke dalam jala.
Ekuador harus bermain dengan 10 orang pemain di menit-menit akhir usai Gabriel Achilier menerima kartu kuning kedua dari wasit.
Dari hasil seri maka Peru berada di urutan kedua klasemen Grup B dengan koleksi empat angka dalam dua pertandingan. Ekuador di peringkat ketiga dengan raihan dua angka. (As)

