Belgia menutup laga persahabatan terakhirnya jelang Piala Dunia 2018 dengan kemenangan telak. Menghadapi Kosta Rika, Belgia menang dengan skor akhir 4-1. Dua dari empat gol Belgia dicetak oleh Romelu Lukaku.
Dari laga yang berlangsung di Stade Roi Baudouin, Brussels, Selasa (12/6/2018) dinihari WIB tadi, Belgia tampil tanpa diperkuat oleh bek andalannya, Vincent Kompany. Pemain yang memperkuat Manchester City itu belum pulih dari cedera yang dialami kala kontra Portugal, 2 Juni. Sisanya, Belgia bermain dengan sejumlah pemain intinya seperti memainkan Eden Hazard, Kevin de Bruyne, Romelu Lukaku dan Dries Mertens sebagai starter di laga melawan Kosta Rika.
Dalam pertandingan berlangsung ini, Belgia tercatat tampil mendominasi jalannya laga dan memiliki kans lebih banyak atas Kosta Rika. Akan tetapi, gawang Belgia kebobolan terlebih dulu pada menit ke-24. Bryan Ruiz merobek jala Belgia yang dikawal oleh Thibaut Courtois melalui tembakan voli tepat di muka kotak terlarang Belgia. Kosta Rika unggul 1-0 atas Belgia. Tujuh menit kemudian, Belgia bisa mencetak gol penyama kedudukan jadi 1-1. Dries Mertens berhasil merobek gawang Kosta Rika usai memanfaatkan operan dari Hazard.
Tiga menit menatap babak pertama selesai, Belgia bisa berbalik unggul jadi 2-1 atas Kosta Rika. Mertens yang menggiring bola dari sisi kanan lalu memberikan operan silang ke depan jala. Lukaku bisa menyambut bola dan mengirim bola ke dalam gawang Kosta Rika. Skor itu bertahan hingga turun minum. Di awal babak kedua, tepatnya pada menit ke-50, Lukaku kembali mencetak gol keduanya di laga ini dan sekaligus menambahkan keunggulan Belgia menjadi 3-1 atas Kosta Rika. Kali ini striker yang memperkuat Manchester United itu menciptakan gol usai meneruskan operan silang dari Nacer Chadli.
Belgia memperlebar keunggulannya menjadi 4-1 atas Kosta Rika pada menit ke-64. Kali ini giliran Michy Batshuayi yang mencatatkan namanya di papan skor usai memaksimalkan operan dari Lukaku. Setelah itu, kedua tim saling tekan menekan tapi tidak ada gol tambahan tercipta lagi hingga peluit panjang ditiupkan wasit tanda berakhirnya laga. Dengan kemenangan ini akan sebagai modal bagus untuk Belgia dalam mengawali kiprahnya di Piala Dunia 2018. Belgia akan memulainya dengan menghadapi Panama di pertandingan perdana Grup G pada 18 Juni.
Sedangkan kekalahan yang didapatkan Kosta Rika di laga ini sebagai kekalahan kedua kalinya didapatkan mereka secara berturut-turut menjelang Piala Dunia 2018, usai sebelumnya mereka juga kalah dari Inggris dengan skor akhir 0-2. Kosta Rika sendiri berada di Grup E dan akan memulai kiprahnya dengan menghadapi Serbia pada 17 Juni.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, kondisi Mohamed Salah terus membagus kendati timnas Mesir belum dapat memastikan sang pemain dapat bermain untuk laga perdana di Piala Dunia 2018 kontra Uruguay. Striker berusia 25 tahun itu mendapatkan masalah cedera bahu kala memperkuat Liverpool di laga melawan Real Madrid di final Liga Champions pada bulan silam, di mana laga itu berakhir dengan kekalahan The Reds dari Los Blancos.
Saat ini, Salah telah terlihat dengan teman-temannya di sesi latihan timnas Mesir pada hari Senin (11/6/2018) kemarin, kendati belum banyak bermain. Situasi ini bikin kesempatannya bermain di pertandingan perdana Mesir di Piala Dunia 2018 belum bisa dipastikan. “kami akan tetap dan terus memantau kondisi Mohamed Salah. Sejak dia mendapatkan cedera di final Liga Champions, kami terus memantau kondisi sang pemain. Sekarang ini dia memang sudah terlihat berlatih dengan rekan-rekannya di Kairo. Tapi dia tidak bermain penuh di dalam sesi latihan. Namun begitu, kami akan meminta tim medis untuk tetap memantau kondisinya. Ditanya apakah dia akan tampil di laga pertama timnas Mesir di Piala Dunia 2018, kami tidak bisa memastikannya. Kami akan memainkan dia jika dia sudah dalam kondisi fit 100 persen,”ucap Direktur timnas Mesir, Ehab Lehita.
Mesir akan memulai kiprahnya di Rusia 2018 dengan melawan Uruguay, Jumat (15/6) malam WIB. Andai Salah memang menepi di pertandingan itu, ambisi selanjutnya untuk bermain adalah di pertandingan kedua kontra Rusia pada hari Rabu (20/5) dini hari WIB.
Di sisi lain masih ada berita lainnya lagi, Portugal menyebut tim-tim lain yang akan bertanding di Piala Dunia 2018 akan lebih menghormati mereka setelah menjadi juara EURO 2016. Namun di sisi lain, mereka juga mengaku belum layak diunggulkan di Piala Dunia 2018. Seperti diketahui, Portugal bermain ke Rusia dengan status juara Eropa. Portugal sebagai yang terbagus di Eropa setelah menaklukkan tim tuan rumah Prancis dua tahun silam.
Ini merupakan gelar besar perdana Portugal dalam sejarahnya. Usai sebelumnya mereka cuma sampai sebagai runner-up di EURO, sedangkan posisi ketiga adalah prestasi terbagus di Piala Dunia. Pemain Portugal Goncalo Guedes optimistis gelar EURO bikin mereka saat ini lebih dihormati, kendati belum cukup bisa diunggulkan di Piala Dunia 2018. “Saya pikir Portugal saat ini akan lebih dihormati, dengan gelar juara EURO bikin mereka saat ini lebih dihargai. Namun kami rasa semua orang berpikir kalau kami bukan tim unggulan di Piala Dunia 2018,” ungkap Guedes.
“Banyak tim-tim lain yang lebih tangguh dan memiliki banyak pemain kuat, yang mana ikut bikin timnas masing-masing menjadi lebih baik. Tapi kami tidak akan pernah merasa takut dengan itu lantaran kami juga punya segalanya untuk memenangi turnamen tersebut. Kami juga sudah membuktikannya di Piala Eropa 2016. Saat ini kami tidak ingin memikirkan terlalu jauh dulu, kami cukup fokus dengan tim kami sendiri. Kami harus benar-benar siap dan tidak boleh melakukan kesalahan di atas lapangan hijau,”tambahnya.
Guedes menyatakan timnya tidak ingin berpikir jauh di awal turnamnen, konsentrasi lolos dari penyisihan grup terlebih dulu. “Misi pertama adalah lolos dari fase grup. Bermain di turnamen ini, tugas utama adalah harus bisa melaju dari penyisihan grup. Jika anda berpikir terlalu jauh, maka anda bisa salah langkah atau gagal fokus. Jadi kami harus mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi laga pertama kami, lantaran laga pertama ini sangatlah penting untuk kami dan akan menjadi modal baik untuk melakoni laga kedua nantinya,”kata pemain yang memperkuat Paris Saint-Germain itu. (As)

