Belgia lolos ke 16 besar Piala Eropa 2016 sebagai runner-up Grup E setelah menaklukkan Swedia dengan skor akhir 1-0.
Dalam pertandingan pamungkas yang digelar di Stade de Nice, Kamis (23/6) dinihari WIB tadi, timnas Belgia bermain mendominasi dengan melepaskan 20 tendangan dan tujuh di antaranya tepat sasaran.
Sedangkan Swedia memiliki 12 tembakan dan hanya empat yang mengarah ke gawang dan tidak ada satu pun yang berujung gol.
Hanya ada satu gol yang tercipta di sepanjang pertandingan ini dan gol tersebut dicetak oleh pemain Belgia Radja Nainggolan. Dengan kemenangan tipis 1-0 ini sudah cukup membawa Belgia lolos ke babak 16 besar EURO 2016. Mereka finis di peringkat kedua klasemen Grup E dengan raihan enam angka. Sementara itu Swedia finis di dasar klasemen dengan nilai 1 poin.
Kronologi Laga
Swedia terlebih dulu mendapatkan kans bagus kala laga baru berjalan empat menit. Diawali dari tendangan sudut yang tidak bisa dihadang oleh pemain Belgia sukses ditendang oleh Marcus Berg yang berdiri di dalam kotak terlarang. Namun Thibaut Cortois bisa menghadangnya.
Belgia gantian menyerang pada menit keenam kala Romelu Lukaku membawa si kulit bundar lewat sisi kanan dan masuk ke dalam kotak terlarang kemudian melepaskan tendangan namun masih melenceng dari sasaran.
Usai itu kedua tim tidak banyak memiliki kans bagus dan si kulit bundar banyak dimainkan di tengah lapangan.
Kendati menguasai laga dengan penguasaan bola 55 persen, Belgia kesulitan menembus pertahanan Swedia. Tekanan yang didirikan Kevin de Bruyne dan Eden Hazard selalu gagal atau diredam sebelum masuk ke area penalti lawan.
Sebagai statistik menunjukkan bahwa baik Swedia maupun Belgia sama-sama cuma bikin on shoat di babak pertama. Akan tetapi, Belgia memiliki kans tembakan lebih banyak daripada Swedia. Belgia punya 7, Swedia punya 5.
Satu menit menatap babak pertama selesai, Belgia hampir menciptakan gol jika sundulan Thomas Meunier menyambut umpan De Bruyne tak bisa dihalau Andreas Isaksson.
Kedudukan masih 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Belgia tetap dominasi jalannya laga. Tapi mereka juga tetap terlihat kesulitan menembus pertahanan Swedia.
Belgia nyaris unggul pada menit ke-65 lewat aksi De Bruyne. De Bruyne melepaskan tendangan dari jarak jauh dan bola mengarah ke gawang, tapi Isaksson bisa menepisnya.
Tujuh menit kemudian, Lukaku kembali mendapatkan peluang bagus. Kali ini upayanya bisa dhalau Isaksson.
Satu menit berselang, Lukaku sempat merobek gawang Swedia. Namun golnya dianulir wasit lantaran terlebih dulu dalam jebakan offside.
Belgia yang tampil mendominasi akhirnya bisa memecah kebuntuannya di menit ke-84. Menerima bola liar di depan kotak terlarang, Nainggolan melepaskan tendangan keras yang sempat mengenai badan Martin Olsson sebelum bola masuk ke dalam jala Isaksson.
Christian Benteke yang masuk sebagai pemain pengganti hampir merobek gawang Swedia pada menit ke-89, jika tendangannya dari dalam kotak tidak bisa dihalau Isaksson.
Di sisa waktu babak kedua, tak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor berakhir 1-0 untuk kemenangan Belgia atas Swedia.
Di laga lainnya yang berada di grup yang sama, Republik Irlandia meraih tiket melaju ke babak perdelapan final EURO 2016. Mereka melaju usai menang tipis 1-0 atas Italia.
Sebelum berhadapan dengan Irlandia di Stade Pierre-Maroy, Lille Metropole pada dinihari tadi, Italia telah memastikan diri sebagai juara grup E. Kondisi ini bikin manajer Antonio Conte merombak skema permainan.
Tidak ada sejumlah pemain inti seperti Graziano Pelle, Gianluigi Buffon, Giorgio Chiellini, Daniele de Rossi, Marco Parolo, Emanuele Giaccherini dan Eder di turunkan di pertandingan ini. Dengan begitu, ada banyak pemain pelapis kedua diberikan bermain di laga terebut.
Di skuad Irlandia, juga ada perubahan susunan pemain. Martin O’Neill tidak menurunkan John O’Shea, Ciaran Clark, Wes Hoolahan dan Glenn Whelan menjadi pemain utama sebagai starter.
Robbin Brady bermain menjadi pahlawan Irlandia di pertandingan ini. Brady menciptakan gol tunggal di menit ke-85 untuk membawa timnya ke babak 16 besar EURO 2016. Mereka finis di peringkat ketiga Grup E dengan raihan empat angka dari tiga pertandingan. (As)

