Belgia meraih kemenangan 3-0 atas Skotlandia di laga Kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup I. Dua dari tiga gol The Red Devils dicetak oleh Romelu Lukaku.
Di laga yang dilangsungkan di King Baudouin Stadium, Rabu (12/6/2019) dini hari WIB tadi, Belgia berusaha melanjutkan start bagus mereka dengan tampil menekan begitu laga dimulai. Statistik mencatatkan bahwa Belgia unggul ball posession hingga 71 persen dan bikin 25 tembakan dengan 11 di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Skotlandia hanya bisa melepaskan empat tendangan dan dua yang tepat.
Kendati dominasi jalannya laga, Belgia sulit merobek gawang Skotlandia yang dijaga David Marshall. Upaya itu baru membuahkan hasil kala Lukaku mencetak gol di masa injury time paruh perdana.
Usaha serangan Belgia melalui Hazard bersaudara hampir bikin bola keluar lapangan, namun Eden dengan kilat mendapatkannya dan memberikan operan silang ke depan jala. Lukaku berhasil menyambutnya dengan menyundul bola masuk ke dalam gawang Skotlandia.
Memimpin 1-0 di paruh perdana, Belgia tampil lebih semangat dan lebih menekan di paruh kedua. Di menit ke-57, Lukaku kembali mencetak gol keduanya sekaligus menambahkan keunggulan Belgia menjadi 2-0.
Hazard melihat celah untuk melepaskan tendangan di depan kotak terlarang namun akhirnya memilih memberikan operran kepada Kevin de Bruyne yang lantas menendang. Bola sempat dihadang Marshall sebelum Lukaku dengan cepat menyambar bola rebound ke dalam jala. Belgia unggul 2-0.
Belgia kembali membongkar pertahanan Skotlandia sebelum akhirnya De Bruyne memastikan kemenangan 3-0 untuk timnya di menit ke-92. Sepakan dari jarak jauh tepat ke arah gawang. Di sisa waktu, tidak ada gol tambahan tercipta lagi.
Dengan kemenangan ini bikin Belgia mantap di posisi pertama klasemen dengan raihan 12 angka, memimpin tiga poin dari Rusia yang sama-sama telah tampil sebanyak empat kali. Skotlandia di peringkat keempat klasemen dengan koleksi enam angka.
Di laga lainnya, Prancis tidak sulit kala berhadapan dengan Andorra di lanjutan Kualifikasi EURO 2020. Tim Ayam Jantan melibas 4-0 atas Andorra.
Prancis bermain dominasi atas Estonia, kala bermain di Estadi Nacional, Andorra La Vella, Rabu (12/6/2019) dini hari WIB tadi. Kala menit ke-11, tim besutan Didier Deschamps itu sudah memimpin.
Kylian Mbappe yang memecah kebuntuannya atas Prancis. Memaksimalkan operan Antoine Griezmann, Mbappe membawa bola ke dalam kotak terlarang dan mengalahkan Josep Gomes melalui tembakan yang melego kepala penjaga gawang Estonia.
Prancis menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 pada menit ke-30. Lewat serangan oke, operan datar Florian Thauvin lewat sisi kanan ke dalam kotak terlarang dapat dimanfaatkan Wissam Ben Yedder jadi gol.
Menatap paruh perdana selesai, Prancis dapat mencetak satu gol tambahan lagi. Kali ini gol ketiga dilesakkan oleh Thauvin di masa injury time paruh perdana, setelah memanfaatkan operan Mbappe dengan tembakan salto. Prancis memimpin 3-0 hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Prancis masih beberapa kali hampir merobek jala Andora. Kans sempat diperoleh Antoine Griezmann dan Paul Pogba, tapoi belum membuahkan hasil alias belum bisa mencetak gol ke dalam jala.
Sementara Andorra bukannya tidak ada kans, mereka sempat mendapatkan peluang pada menit ke-66 lewat Joan Cervos. Namun upayanya masih bisa diantisipasi oleh penjaga gawang Hugo Lloris. Sampai pertandingan selesai, tidak ada gol tercipta lagi. Prancis mengakhiri laga dengan empat gol tanpa balas atas Andorra.
Pelatih Prancis pun mengaku senang dan puas melihat performa para pemainnya yang sudah bermain bagus. Menurutnya, timnya sudah menunjukkan kemampuan bermain di atas lapangan hijau yang sangat luar biasa. Dia pun berharap para pemainnya bisa mempertahankan performa terbaik masing-masing.
Pada waktu bersamaan, pertandingan di Grup H lainnya, Albania berhasil mengalahkan Moldova dengan skor akhir 2-0. Sedangkan Islandia berhasil menaklukkan Turki dengan skor tipis 2-1.
Grup H pun masih ketat. Prancis memimpin papan klasemen dengan raihan sembilan angka, cuma memimpin gol dari Islandia dan Turki yang sama-sama memiliki sembilan angka. Sedangkan Albania berada di peringkat keempat klasemen dengan raihan enam angka, disusul Moldova dengan raihan tiga angka. Sementara itu Andorra masih belum memiliki poin dan harus duduk di dasar klasemen. (As)

