Belgia bermain imbang 1-1 kala melawan Finlandia di laga persahabatan. Di laga lainnya, Polandia menelan kekalahan 1-2 dari Belanda.
Belgia menjalani pertandingan persahabatan melawan Finlandia menjelang EURO 2016 yang berlangsung di Stade Roi Baudouin, Kamis (2/6/2016) dinihari WIB. Tampil di markas sendiri, Belgia bermain mendominasi dengan unggul ball posession 68 persen dan memiliki kans yang lebih banyak daripada Finlandia.
Soccernet mencatatkan bahwa tim besutan Marc Wilmots itu bisa melepaskan 35 tembakan dengan sembilan di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Finlandia yang memiliki 32 persen cuma bisa melepaskan tiga tendangan dan ketiganya menemui sasaran.
Dari 10 menit perdana, Belgia setidaknya memiliki dua peluang bagus. Yang pertama lewat Kevin de Bruyne, namun tendangan yang dilepaskannya masih melebar. Yang kedua melalui Jan Vertonghen, tapi sepakannya bisa dijinakkan oleh kiper Finlandia Lukas Hradecky.
Vertonghen kembali mencoba peruntungannya pada menit ke-21. Lagi-lagi tendangannya bisa dihadang oleh Hradecky. Kali ini giliran Divock Origi yang mengancam pada menit ke-34, tapi sundulannya masih melambung dari sasaran.
Marouane Fellaini nyaris membobol gawang Finlandia jika sundulannya tak bisa ditepis Hradecky pada menit ke-38. Sedangkan peluang Belgia untuk memimpin lewat Michy Batshuayi hanya mengenai tiang. Skor masih 0-0 bertahan hingga paruh perdana selesai.
Memasuki babak kedua, Finlandia terlihat tampil lebih berani, di mana mereka berani keluar menyerang dan menekan pertahanan Belgia. Roman Eremenko punya peluang tapi tembakan yang dilakukannya masih dapat dijinakkan oleh kiper Thibaut Courtois.
Finlandia bisa memimpin terlebih dulu pada menit ke-53. Lewat tekanan dari sisi kiri, Jukka Raitala memberikan operan silang. Kasper Hamalainen yang gagal dijaga Thomas Vermaelen dengan mudah mengirim bola ke dalam gawang lawan.
Belgia kembali meneruskan ancamannya. Akan tetapi, banyak kans yang dilakukannya belum mengarah ke gawang dan juga bisa dihadang oleh pemain Finlandia.
Belgia terus menekan dan serang di berbagai arah untuk mencari gol balasan. Gol yang ditunggu-tunggu Belgia akhirnya datang juga pada menit ke-89. Diawali dari sepakan Dries Mertens lewat sisi kanan, yang seperti dijadikan menjadi operan tapi malah tepat ke sasaran dan memantul tiang.
Si kulit bundar yang memantul lalu disepak Romelu Lukaku dari dalam kotak penalti. Skor berubah menjadi 1-1. Setelah itu Belgia langsung menekan pertahanan Finlandia lagi demi mencari gol keduanya. Namun hingga wasit meniup peluit panjang, tak ada gol tercipta lagi.
Belgia berikutnya akan melakoni laga persahabatan pamungkas sebelum EURO, dengan menghadapi Norwegia di hari Minggu (5/6/2016) akhir minggu ini.
Sedangkan di laga lainnya, Polandia menelan kekalahan di laga persahabatan menatap EURO. Melawan Belanda yang tidak ikut ajang di Piala Eropa 2016, Polandia kebobolan terlebih dulu pada menit ke-33 melalui aksi Vincent Janssen.
Artur Jedrzejczyk langsung bisa mencetak gol balasan pada menit ke-60. Namun Belanda bisa kembali memimpin menjadi 2-1 di menit ke-76. Setelah itu tak ada gol lagi tercipta hingga laga usai.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Marcus Rashford berhasil tembus ke skuad Inggris di EURO 2016. Akan tetapi, penyerang belia Manchester United tersebut diperkirakan tak akan memperoleh peluang tampil.
Rashford masuk ke dalam daftar 23 nama pemain yang diikutsertakan pelatih Roy Hodgson untuk memperkuat timnas Inggris di EURO 2016. Pemain berumur 18 tahun tersebut menempati barisan depan dengan Daniel Sturridge, Wayne Rooney, Harry Kane dan Jamie Vardy.
Jika dilihat dari striker-striker lainnya, Rashford merupakan striker yang paling belia. Dia pun dinilai akan kalah soal pengalaman bermain di level internasional lantaran hanya satu kali bermain dengan mengenakan kostum Inggris. Dia menciptakan gol ke jala Austrailia di pertandingan debutnya di The Three Lions, minggu silam.
Rashford pun mendapatkan perhatian dari Hodgson usai bermain bagus dengan United di beberapa bulan pamungkas. Dia menciptakan delapan gol dari 18 laga yang dilewatinya dengan berseragam United.
Di EURO 2016, Rashford diklaim hanya akan sebagai pemain cadangan atau pemain pelapis kedua. Hal ini dikatakan oleh Harry Redknapp.
“Saya tahu Marcus Rashford belakangan ini tampil bagus. Tapi saya pikir dia tak akan mendapatkan kesempatan tampil di skuad timnas Inggris di Piala Eropa 2016. Dia masih muda dan dia memang punya kualitas bermain yang cukup bagus, tapi itu tidak bisa membantu dia bermain di EURO, lantaran dia masih minim pengalaman bermain di turnamen itu,” ungkap Redknapp.
“Apalagi Inggris masih memiliki beberapa striker-striker yang siap dan punya pengalaman bermain di level internasional, seperti Wayne Rooney, Harry Kane, Jamie Vardy dan Daniel Sturridge. Saya pikir dia akan jadi pemain pelapis di antara keempat striker itu,” sambungnya.
“Saya rasa Rashford tak akan memperoleh waktu tampil dan saya bisa terkesan andai dia memperoleh waktu tampil banyak di atas lapangan hijau dengan timnas Inggris di Piala Eropa 2016,” katanya lagi.
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya.
Kendati baru bermain semusim, Iker Casillas telah dikaitkan akan pergi dari Porto. Akan tetapi, mengenai kabar tersebut lantas ditampik kiper asal Spanyol itu.
Casillas hijrah ke Porto di bursa transfer musim panas tahun 2015 lalu usai hengkang dari Real Madrid, tim yang telah diperkuat dia lebih 20 tahun ke atas. Namun karier Casillas di klub Portugal itu tak berlangsung mulus.
Casillas kemasukan 28 gol dari 32 laga di Liga atau rata-rata kemasukan 0,88 gol per laga. Catatan ini sebagai casillas menjadi penjaga gawang terjelek Porto.
Beberapa waktu silam, presiden Porto Pinto da Costa sempat mengungkapkan Casillas merupakan perekrutan yang gagal dan siap menjualnya. Akan tetapi, berita itu langsung ditampik.
Diberitakan sekarang ini Casillas diincar oleh tim di MLS. Diberhentikan Jose Peseiro menjadi manajer Porto, tak langsung bikin Casillas ingin mengikuti langkah dia untuk hengkang dari klub itu.
“Saya tak akan pergi dan saya masih ingin memperkuat Porto. Saya menunggu dan ingin meraih gelar juara. Saya ingin meraih kesuksesan terlebih dulu sebelum begabung ke klub lain,” ucap Casillas di situs resmi klub.
“Saya tahu musim pertamaku tidak berlangsung bagus, tapi saya akan memperbaikinya dan bermain lebih baik di musim depan,” tambahnya. (As)

