Belanda meraih kemenangan telak 3-0 atas Portugal di Stade de Geneve, Jenewa, Swiss, dalam laga uji coba, Selasa (27/3/2018) dinihari WIB.
Berhadapan dengan Portugal di Stade de Geneve, Jenewa, Swiss, Selasa (27/3/2018) dini hari WIB tadi, Belanda mengakhiri laga ini dengan menang tiga gol tanpa balas dan ketiga gol itu dicetak oleh Memphis Depay, Ryan Babel, dan Virgil van Dijk.
Ini sebagai kemenangan perdana Belanda sejak dibesut Ronald Koeman. Di pertandingan debut Koeman, Belanda menelan kekalahan 0-1 dari Inggris di markas sendiri.
Cristiano Ronaldo, yang tampil sebagai pahlawan Portugal di pertandingan kontra Mesir pada beberapa hari yang silam, bermain selama 68 menit di pertandingan itu. Namun Ronaldo tidak bisa membantu timnya untuk mendapatkan hasil positif kala berhadapan dengan Belanda.
Portugal sebetulnya memulai laga dengan mengesankan. Klub arahan Fernando Santos tersebut menyerang Belanda dan tampil dominasi ball posession. Akan tetapi, Portugal tidak tangguh di barisan belakang. Kondisi ini dimaksimalkan oleh Depay untuk menciptakan gol dari dalam kotak terlarang di menit ke-11.
Menginjak menit ke-32, Babel menggandakan keunggulan Belanda jadi 2-0. Tandukan Babel melanjutkan operan silang Matthijs de Ligt tepat ke arah jala Portugal yang dijaga oleh Anthony Lopes.
Lopes bikin penyelamatan krusial pada menit ke-43. Dia dengan siaga kala menghalau bola tandukan Depay dari dalam kotak penalti. Pada masa injury time paruh perdana, Van Dijk menciptakan gol dan sekaligus menambahkan keunggulan Belanda menjadi 3-0 atas Portugal. Van Dijk melepaskan tendangan voli tepat ke gawang yang tidak bisa ditepis oleh Lopes. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Portugal harus tampil dengan 10 orang pemain di menit ke-61. Mereka ditinggal Joao Cancelo yang mendapatkan kartu kuning kedua. Sampai selesainya pertandingan, Portugal tidak dapat menciptakan satu pun gol balasan dan harus menelan kekalahan 0-3 dari Belanda.
Di laga lainnya, Uruguay sebagai juara turnamen eksebisi China Cup setelah menaklukkan Wales di final dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal Uruguay dicetak oleh Edinson Cavani.
Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Guangxi Sports Center, Nanning, Senin (26/3/2018) malam WIB, Uruguay lantas tampil menyerang begitu laga dimuilai dan memiliki peluang pada menit kedua kala Wayne Hennessey harus bersusah payah menghadang tendangan Luis Suarez dari dalam kotak terlarang.
Pada menit ke-14, Edinson Cavani bikin peluang namun bola hasil tendangannya masih melenceng dari gawang. Uruguay terus bermain menyerang ke pertahanan Wales dan beberapa kali bikin kans. Namun tidak ada satu pun yang bisa mengancam jala Wales.
Uruguay kembali mendapatkan peluang pada menit ke-31 melalui Nahitan Nandez. Tapi tembakannya masih mengenai mistar jala. Tujuh menit kemudian, Cavani memperoleh peluang bagus di kotak terlarang dan menyundulnya ke sasaran, namun Hennesey bisa menghadangnya.
Wales memperoleh peluang bagus perdananya pada menit ke-39 kala Andy King memperoleh ruang tendang, bola ditujukan ke jala namun Fernando Muslera bisa menghalaunya. Pada masa injury time, Sam Vokes mendapatkan kans untuk Wales namun tendangannya dapat dihadang oleh Muslera. Kedudukan masih 0-0 bertahan sampai babak pertama selesai.
Di awal babak kedua, tepatnya di menit ke-49, Uruguay akhirnya bisa memecah kebuntuannya. Operan panjang yang dilakukan Suarez ke sisi kanan bisa diterima oleh Cristian Rodriguez yang masuk ke tepi kotak terlarang dan memberikan operan tarik yang diakhiri tendangan kaki kanan Cavani untuk merobek gawang Wales. Uruguay sementara unggul 1-0.
Uruguay hampir menggandakan keunggulan di menit ke-56 namun upaya Cavani masih sedikit melayang dari gawang. Wales sebetulnya bukan tak ada kans di paruh kedua tapi tidak ada satu pun yang bisa mengancam jala Muslera. Padahal Wales bikin tujuh shot on target di pertandingan ini.
Kedudukan 1-0 bertahan hingga laga selesai. Dengan hasil akhir ini, maka Uruguay berhak meraih gelar juara China Cup. Sedangkan posisi ketiga didapatkan oleh Republik Ceko yang berhasil mengalahkan China dengan skor akhir 4-1.
Pada pertandingan lainnya lagi, Brasil meraih kemenangan 3-0 atas Rusia di laga persahabatan. Bertanding di Stadion Luzhniki, Brasil mendominasi jalannya laga. Tapi Brasil tidak bisa menciptakan gol di sepanjang babak perdana.
Di babak kedua, Brasil membuka keunggulannya dan sekaligus mencetak tiga gol ke gawang Rusia. Tiga gol Tim Samba dilesakkan oleh Joao Miranda, Philippe Coutinho dan Paulinho.
Brasil lantas menekan kala laga baru berlangsung lima menit. Gabriel Jesus lolos dari jebakan offside untuk menerima operan Dani Alves, namun tembakannya masih dapat dihalau oleh penjaga gawang Rusia, Igor Akinfeev.
Brasil terus mengontrol pertandingan ini. Namun kans emas baru hadir pada menit ke-27. Lewat sisi kanan kotak terlarang, Willian memperoleh ruang tendang namun tembakannya masih dapat dihadang oleh Akinfeev.
Rusia pada akhirnya dapat keluar dari ancaman Brasil. Usai pertandingan meeleawti 30 menit, Rusia gantian menekan dengan tendangan Alexander Samedov, yang bisa diamankan oleh Alisson Becker.
Brasil baru bisa membuka keunggulannya di babak kedua. Tepatnya pada menit ke-53, operan Willian disundul Thiago Silva namun dapat dihadang oleh Akinfeev. Joao Miranda datang lewat sisi kiri kotak terlarang dan memanfaatkan bola muntah untuk merobek gawang Rusia. Brasil unguil 1-0.
Tujuh menit kemudian, Brasil menyiakan kans menciptakan gol kedua. Philippe Coutinho masuk ke dalam kotak terlarang untuk memberikan operan silang ke depan jala. Paulinho salah mengamankan bola dengan kaki kirinya sehingga dapat diantisipasi oleh Akinfeev.
Pada menit ke-62, Brasil menggandakan keunggulannya jadi 2-0 melalui penalti usai pemain Rusia melakukan pelanggaran terhadap Paulinho di dalam kotak penalti. Coutinho yang ke depan menjadi eksekutor dan berhasil menjalani tugasnya dengan baik.
Empat menit kemudian, giliran Paulinho yang mencatatkan namanya di papan skor dan sekaligus menambahkan keunggulan Brasil menjadi 3-0 atas Rusia. Dia membobol gawang Rusia usai memanfaatkan operan dari Willian.
Rusia nyaris bisa memperkecil ketertinggalannya dari Rusia tidak lama kemudian. Zabolotny mencungkil si kulit bundar melewati Alisson, namun Thiago Silva bisa menghadang bola di garis jala.
Rusia mendapatkan tembakan bebas. Tapi tembakan bebas Dzagoev masih belum tepat ke arah gawang. Hingga laga selesai, skor tetap 3-0 untuk kemenangan Brasil. (As)

