Bayern Munich sementara naik ke puncak klasemen Bundesliga usai berhasil mengalahkan Mainz dengan skor akhir 3-1 di pekan ke-13 Liga.
Dalam laga yang digelar di Opel Arena, Sabtu (3/12/2016) dinihari WIB, Robert Lewandowski tampil sebagai pahlawan kemenangan Bayern Munich dengan mencetak dua gol. Satu gol The Bavarians dicetak oleh Arjen Robben.
Mainz mengejutkan Bayern usai Jhon Cordoba bikin gol cepat kala laga belum memasuki menit kelima. Tapi Bayern dengan depat bisa menyamakan kedudukan melalui aksi Lewandowski, sebelum sukses membalikkan keadaan setelah Robben bikin gol kedua. Bayern harus menanti hingga benar-benar menit pamungkas untuk memastikan tiga poin. Lewandowski kembali mencetak gol keduanya di laga ini setelah tembakan bebas kaki kanannya mengarah ke sasaran tanpa bisa ditepis kiper Mainz.
Dengan tambahan tiga poin ini membawa Bayern sementara naik ke puncak klasemen Bundesliga dan sekaligus menggeser RB Leipzig yang sama-sama mengoleksi 30 angka. Tapi Leipzig bisa saja kembali ke posisi pertama andaikan tak takluk kala menjamu Schalke, Minggu (4/12) dinihari WIB nanti. Sementara Mainz berada di posisi kesembilan klasemen dengan raihan 17 poin.
Kronologi Laga
Mainz yang bertindak sebagai tim tuan rumah mengejutkan Bayern Munich lewat gol Jhon Cordoba di menit keempat. Lewat countr attack yang sangat cepat, umpan Yunus Mali disambut Cordoba tanpa dapat dihadang oleh Javi Martinez. Cordoba masuk ke pertahanan Bayern yang tak lama melepaskan tendangan untuk membawa Mainz unggul 1-0.
Akan tetapi, keunggulan Mainz tak bertahan lama. Empat menit berselang, tim tamu bisa mencetak gol balasan lewat aksi Lewandowski. Diawali dari Philipp Lahm memberikan umpan kepada Arjen Robben yang kemudian menggiring bola di kotak terlarang Main. Robben lalu melakukan umpan kepada Lewandowski yang lantas melepaskan tembakan dari dalam kotak.
Bayern hampir menciptakan gol keduanya pada menit ke-12. Namun kala berjumpa dengan kiper Mainz Jonas Lossl, tendangan Mueller terlalu ringan dan tepat ke kaki penjaga gawang. Sembilan menit kemudian, Bayern berbalik unggul jadi 2-1 atas Mainz lewat gol Robben. Berawal dari kombinasi antara Franck Ribery dan Mueller dituntaskan dengan operan silang dari sisi kiri. Bola yang mengarah ke kotak terlarang diterima Robben dengan tandukan tepat ke sasaran tanpa bisa ditepis oleh Lossl.
Usai berbalik memimpin, Bayern kemudian mengontrol permainan. Mainz baru dapat menekan menatap turun minum. Tapi kedudukan tetap 2-1 bertahan hingga paruh perdana selesai. Di awal babak kedua, kerjasama antara Robben dan Mueller kembali menyulitkan Mainz. Pada menit ke-48, Robben melepaskan tendangan melengkung tapi belum mengarah ke gawang.
Bayern terus dominasi ball posession dan menyerang pertahanan tim tuan rumah. Tapi Mainz bukannya tidak memberikan ancaman kepada lawannya. Pada menit ke-79, Cordoba melewati beberapa pemain lawan untuk memberikan umpan ke Latza kendati tendangannya belum mengancam kiper Bayern Munich Manuel Neuer.
Bayern memprotes kepada wasit pada menit ke-82 untuk meminta sebuah penalti usai Stefan Bell melakukan pelanggaran terhadap Mueller di kotak terlarang. Tapi wasit menilai tidak ada pelanggaran dan laga dilanjutkan lagi. Di menit ke-89, Bayern hampir mencetak gol ketiganya. Douglas Costa memperoleh celah untuk memberikan operan silang mendatar, yang dilanjutkan Robben dengan tendangan dari jarak dekat. namun Bell bisa membelokkan arah si kulit bundar untuk menghasilkan tendangan sudut.
Bayern akhirnya benar-benar bisa menambahkan keunggulannya menjadi 3-1 atas Mainz di masa injury time babak kedua. Berawal dari pelanggaran yang dilakukan pemain tim tuan rumah terhadap Lewandowski, Bayern mendapatkan sepakan bebas. Penyerang asal Polandia tersebut sendiri yang mengeksekutornya dengan melepaskan tendangan kaki kanan untuk merobek jala Mainz. Usai itu tidak ada gol tercipta lagi.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Real Madrid telah lama tak mencicipi trofi juara Liga Spanyol. Maka itu Los Blancos pun menargetkan ajang tersebut menjadi prioritas pertama di musim ini.
El Real memang masih sebagai klub dengan trofi juara Liga Spanyol paling banyak yaitu, 32 gelar. Tapi Madrid telah empat tahun puasa trofi Liga usai terakhir kali meraihnya pada musim 2011/2012. Saat masa-masa itu, Barcelona memetik tiga trofi dan satu trofi diraih oleh Atletico Madrid. Jelas ini membuat penasaran Madrid yang musim silam hanya finis di posisi kedua usai tidak bisa menghadang langkah Barcelona di giornada pamungkas.
Pada musim ini, langkah Madrid untuk memetik gelar La Liga Spanyol masih berjalan mulus lantaran mereka kini berada di peringkat pertama klasemen sementara dengan unggul enam angka dari Barcelona yang berada di posisi kedua klasemen. Oleh karena itu, gelar Liga sebagai target utama Madrid kendati mereka juga berambisi mempertahankan gelar Liga Champions, serta sebagai juara di Piala Dunia Antarklub bulan ini.
“Bakal sangat menggembirakan andai dapat meraih tiga gelar juara tersebut. Kami ingin mengulang seperti di tahun 2014 lalu di musim ini, di mana kami bisa merengkuh tiga trofi yakni, Liga Champions, Piala Dunia Antarklub dan Piala Super Eropa,” ungkap Presiden Real Madrid, Florentino Perez.
“Ini merupakan target pertama kami, dan andai kami dapat meraih gelar lebih banyak, maka lebih bagus lantaran target kami merupakan terus bikin sejarah lantaran kami merupakan tim terbagus abad ini. Kami berada di jalur bagus untuk memenangi La Liga Spanyol, Liga Champions dan Copa Del Rey dengan tidak tertaklukkan di 32 pertandingan pamungkas dan berharap tetap seperti ini lantaran kami yakin kemampuan Zinedine Zidane dan para pemain kami,” tambahnya.
Madrid akan menjalani laga bigmatch melawan Barcelona di Camp Nou dalam laga lanjutan La Liga Spanyol akhir pekan ini. Pelatih Zinedine Zidane pun berkomentar menjelang laga El Clasico. “Kami akan menghadapi Barcelona Sabtu ini. Ini laga jelas penting sekali untuk kami dalam menjaga jarak poin dengan mereka. Saya berharap para pemain kami akan tampil fokus penuh di laga ini dan tidak membiarkan lawan mengembakan permainannya. Saya yakin mereka bakal tampil dengan kekuatan terbaiknya, jadi kami juga sudah mempersiapkan semuanya untuk menghadapi mereka. Laga ini bakal berlangsung sengit dan seru,” kata Zidane lagi. (As)

