Barcelona akan menjajal giornada terakhir Liga Spanyol dengan menduduki di posisi pertama klasemen. Los Cules berada di puncak usai melibas Espanyol 5-0.
Dalam laga yang dilangsungkan di Camp Nou, Minggu (8/5/2016) malam WIB kemarin, Barcelona harus menang demi menjaga jarak dari Real Madrid dan Atletico Madrid yang membuntuti mereka, di mana Madrid berada di posisi ketiga dan Atletico duduk di urutan kedua klasemen. Bermain mendominasi, Barcelona akhirnya memetik kemenangan telak 5-0 atas lawannya, Espanyol.
Barcelona membuka keunggulannya lewat tendangan bebas Lionel Messi pada menit kedelapan. Luis Suarez mencetak dua gol ke gawang Espanyol pada menit ke-52 dan ke-61. Dua gol tambahan klub Catalans dilesakkan oleh Rafinha dan Neymar.
Tambahan tiga poin ini membuat Barcelona tetap di posisi pertama klasemen sementara La Liga kala sisa satu laga saja, Minggu (15/5) atau akhir pekan ini. Tim besutan Luis Enrique itu wajib menang kala menghadapi Granada, yang sekarang ini menduduki di peringkat ke-16 klasemen, untuk menjadi juara Liga musim ini.
Barcelona kini hanya bersaing dengan satu rivalnya yakni, Real Madrid dalam memperebutkan trofi juara Liga. Sedangkan Atletico Madrid dipastikan terdepak dari persaingan perebutan gelar juara karena takluk 1-2 kala bertandang ke markas Levante.
Kronologi Laga
Serangan perdana Barcelona tiba kala laga baru berjalan dua menit kala Neymar menggiring bola lewat sisi kiri dan mendekati kotak terlarang. Usaha striker internasional Brasil tersebut gagal lantaran langkahnya dihadang pemain lawan, yang bikin si kulit bundar melambung dan bola jatuh berada di mana Suarez berdiri. Usaha Suarez pun tidak menemui sasaran.
Barcelona membuka keunggulannya di menit kedelapan. Gol diawali dari serangan Lionel Messi di luar kotak terlarang yang bikin dirinya dilanggar pemain lawan. Dari sepakan bebas yang diterima, tendangan bebas dieksekusi Messi melewati pagar betis dan bola masuk ke dalam gawang tanpa bisa ditepis kiper.
Tidak hingga dua menit kemudian Suarez hampir menambahkan keunggulan Barcelona. Cuma saja si kulit bundar yang dioperkan Neymar lewat sisi kiri terlalu kencang, yang bikin striker asal Uruguay itu tidak bisa menerimanya.
Barcelona bisa membobol jala Espanyol pada menit ke-11. Namun gol itu dianulir wasit, tendangan Messi masuk ke jala usai lebih dulu membentur Ivan Rakitic. Pemain tengah internasional Kroasia tersebut sudah dalam perangkap offside.
Beberapa kans didapatkan Barcelona lagi, kendati tak ada yang sukses membuahkan hasil. Di menit ke-33, para pemain Barcelona meminta sebuah penalti kepada wasit usai Duarte melakukan pelanggaran terhadap Messi di kotak terlarang. Tapi wasit menggubrisnya.
Kans pamungkas tim tuan rumah di paruh perdana lewat Suarez pada menit ke-38. Sukses melewati pemain Espanyol di dalam kotak terlarang, usaha Suarez melepaskan tendangan dan bola dihadang pemain lawan. Barcelona menerima sepakan sudut.
Skor masih 1-0 tetap bertahan hingga turun minum. Di paruh kedua, Barcelona tetap mendominasi dan menciptakan sejumlah kans. Sedangkan Espanyol dipaksa bermain bertahan dan menggandalkan serangan balik tapi upaya mereka gagal lantaran sulit menembus dinding pertahanan tim tuan rumah yang sangat rapat.
Barcelona akhirnya benar-benar bisa menambahkan keunggulannya menjadi 2-0 atas Espanyol di menit ke-52. Gol itu diawali dari kesalahan operan yang diberikan Diop kala dia malah memberikan operan ke Dani Alves.
bek internasional Brasil tersebut lalu memberikan umpan ke Messi yang diteruskannya dengan mengirim operan jitu kepada Suarez. Dalam posisi satu lawan satu bersama kiper lawan, Suarez dengan mudah mengirim bola ke dalam jala.
Sembilan menit kemudian, tim tuan rumah menambahkan keunggulannya. Suarez kembali mencetak gol keduanya di pertandingan ini. Kali ini Suarez membobol gawang Espanyol dengan tandukannya yang meneruskan sepak pojok yang dieksekusi Neymar. Skor berubah menjadi 3-0 untuk keunggulan Barcelona.
Espanyol sebenarnya memiliki beberapa kans dalam mengancam gawang barcelona. Tapi para pemainnya gagal memanfaatkan kesempatan itu untuk merobek gawang barcelona yang dikawal oleh Ter Stegen.
Sementara itu, Barcelona yang unggul tiga gol tidak mengendurkan serangannya. Mereka terus menekan dan hasilnya sangat positif. Tepatnya pada menit ke-76, mereka berhasil memperlebar keunggulannya menjadi 4-0 atas Espanyol. Kali ini giliran Rafinha yang mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan bola muntah hasil sepakan Neymar yang sempat dihadang oleh Pau.
Neymar ikut membobol gawang Espanyol pada menit ke-83 dan sekaligus menambahkan keunggulan Barcelona menjadi 5-0. Gol diawali dari kesalahan yang dilakukan pemain lawan. Bola bisa didapatkan Alves lalu dia memberikan ke Suarez yang memilih memberikan operan ke Neymar. Dan Neymar pun tidak menyia-yiakan kesempatan itu.
Di sisa waktu babak kedua, tak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor berakhir 5-0 untuk kemenangan Barcelona atas Espanyol.
Di laga lainnya, Atletico Madrid dipastikan tidak bisa meraih gelar juara Liga Spanyol musim ini, usai dikalahkan Levante 1-2 di pekan ke-37.
Di pertandingan lanjutan la Liga Spanyol yang dilangsungkan di Estadio Ciudad de Valencia, Atletico memimpin terlebih dulu melalui aksi Fernando Torres. Levante bisa menyamakan kedudukan melalui gol Victor Casadesus pada menit ke-30.
Pertandingan sepertinya akan selesai dengan skor seri sebelum Giuseppe Rossi memantapkan kemenangan timnya lewat golnya pada menit akhir babak kedua.
Dari hasil akhir ini yang bikin Atletico turun ke peringkat ketiga klasemen sementara La Liga dengan koleksi 85 angka. Situasi itu bikin Atletico dipastikan tidak bisa meraih gelar juara lagi kendati masih tertinggal tiga angka dari Barcelona yang duduk di posisi pertama dengan satu pertandingan tersisa.
Faktanya, Atletico telah takluk head-to-head dari Barcelona di musim ini, takluk 1-2 baik di markas maupun di kandang lawan.
Kronologi Laga
Atletico unggul dengan cepat kala laga baru berlangsung dua menit melalui Torres. Operan jitu Koke bisa diterima Torres yang berdiri di kotak terlarang. Striker asal Spanyol itu lantas melepaskan tendangan lop yang tidak bisa ditepis kiper Diego Marino.
Levante langsung tampil menyerang begitu kebobolan. Mereka punya peluang bagus pada menit ke-11 yang bisa menghasilkan gol balasan. Namun sayangnya, tendangan keras yang dilepaskan Verza masih bisa ditangkap dengan baik oleh kiper Atletico Madrid, Jan Oblak.
Dua menit berselang, Torres kembali mengancam gawang Levante. Tapi sepakan yang dilepaskannya bisa dihalau pemain lawan. Tak lama kemudian, Torres mendapatkan peluang lagi, tapi upaya dia masih belum membuahkan hasil.
Di menit ke-30, Levante bisa mencetak gol penyama kedudukan menjadi 1-1. Casadesus meneruskan umpan berhasil merobek gawang Oblak dengan tandukannya.
Torres lagi memperoleh peluang. Tepatnya pada menit ke-45, dia melepaskan tendangan voli tapi masih melenceng dari arah gawang. Kedudukan 1-1 bertahan sampai babak pertama selesai.
Memasuki paruh kedua, Atletico melakukan pergantian pemain demi menambah daya serang. Dia memainkan Yannick Carrasco dan Antoine Griezmann.
Pergantian tersebut memang terlihat ada perubahan, di mana tekanan yang dilancarkan Atletico semakin oke ke gawang Levante. Akan tetapi, jeleknya upaya pemainnya untuk mencetak gol ke gawang lawan.
Jose Gimenez sempat mendapatkan peluang bagus pada menit ke-54. Namun sundulannya masih melayang dari sasaran. Levante gantian menekan pertahanan Atletico pada menit ke-64 lewat Jose Luis Morales, dalam posisi satu lawan satu dengan Oblak, dia melepaskan tendangan lob tapi masih melambung.
Atletico tentu tidak membiarkan lawan menyerang ke daerah pertahanannya. Mereka langsung tampil terbuka dan mencoba dari serangan sisi kanan maupun sisi kiri. Apalagi mereka butuh tiga poin demi bersaing dengan kedua rivalnya, Real Madrid dan Barcelona dalam memperebutkan gelar juara La Liga Spanyol musim ini.
Maka itu Atletico Madrid terus tampil menekan dan menyerang ke pertahanan tim tamu. Tapi asyik menyerang, malah gawang mereka yang kemasukan. Tepatnya pada menit ke-90, Morales yang membawa si kulit bundar lewat sisi kiri memberikan operan yang bisa diterima dengan bagus oleh Rossi melalui tendangan dari dalam kotak dan Oblak gagal menepisnya. Skor berubah menjadi 1-2 untuk keunggulan Levante.
Di sisa waktu babak kedua, tak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor berakhir 1-2 untuk kemenangan Levante atas Atletico Madrid. Atas hasil akhir ini Atletico dipastikan gagal sebagai juara La Liga musim ini. (As)

