Barcelona sukses meraih tiga poin dalam lawatannya ke markas Borussia Moenchengladbach di matchday 2 Liga Champions, usai menang 2-1.
Di laga yang digelar di Stadion Borussia-Park, Kamis (29/9) dinihari WIB tadi, baik Barcelona maupun Borussia Moenchengladbach sama-sama tampil cukup imbang. Los Cules memang tampil dominasi ball posession sampai 61 persen, namun Gladbach punya beberapa kans bagus yang bisa menciptakan gol di paruh perdana.
Dari statistik mencatatkan bahwa Gladbach bisa melepaskan enam tembakan di paruh perdana dengan satu di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Los Cules bisa melepaskan lima tendangan dan tiga di antaranya mengarah ke gawang.
Saat laga baru berlangsung dua menit, Gladbach yang bermain di depan pendukungnya sendiri mengklaim sebuah penalti usai mereka melihat operan yang diberikan Hazard sempat membentur lengah pemain Barcelona Gerard Pique. Akan tetapi, wasit menilai tak ada pelanggaran dan laga pun dilanjutkan.
Berselang dua menit, Ibrahima Traore memiliki peluang bagus. Namun sayang sekali, sepakan yang dilakukannya dari jarak jauh masih melayang dari sasaran. Barcelona gantian menyerang. Meski bermain tidak diperkuat striker andalannya, Lionel Messi, mereka tetap bisa mendominasi jalannya laga dan membuat lawan menahan serangan-serangan yang datang dari mereka seperti lewat Paco Alcacer, Luis Suarez dan Neymar.
Suarez memperoleh peluang melalui tembakan dari jarak dekat di menit ke-21. Tapi sepakan yang dilepaskannya masiih melebar dari gawang. Kans lain Barcelona dimiliki oleh Ivan Rakitic di menit ke-23, pemain internasional Kroasia tersebut memperoleh ruang tendang di depan kotak terlarang Gladbach, kemudian melepaskan tembakan kaki kanan. Tapi penjaga gawang Gladbach Yann Sommer masih dapat menghalaunya.
Kendati bermain tertekan, tim tuan rumah bisa unggul lebih dulu di menit ke-33. Gol diawali dari serangan yang dilakukan kepada pemain tengah Barcelona Sergio Busquets. Busquets kemudian kehilangan bola lantaran serangan itu. Gladbach pun lantas melakukan counter attack, yang dituntaskan oleh operan mendatar Mahmoud Dahoud ke Hazard. Nama pemain terakhir yang disebutkan itu langsung mengirim bola ke dalam jala tim tamu yang dijaga oleh Marc-Andre Ter Stegen. Skor 1-0 untuk keunggulan Gladbach bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, tim tuan rumah masih tetap takluk soal dominasi. Akan tetapi, itu tak bikin mereka langsung bermain bertahan di barisan belakang timnya. Malah mereka tetap tampil seperti biasa, kala memperoleh bola dan akan lantas menyerang.
Meski begitu, Barcelona bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-65 melalui aksi Arda Turan. Arda yang masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-59, menciptakan gol melalui tembakan voli dari jarak dekat. Gol berawal dari Neymar yang menggiring bola dan melihat Arda berada di posisi bagus untuk mencetak gol. Tanpa lama, Neymar langsung memberikan operan ke Arda, yang berhasil menceploskan bola ke dalam gawang.
Delapan menit kemudian, Barcelona bisa berbalik unggul jadi 2-1 atas Gladbach. Kali ini giliran Gerard Pique yang mencatatkan namanya di papan skor. Berawal Neymar mengekesekusi sepak pojok dan berhasil diterima Suarez dengan tendangan. Sommer yang mencoba menjinakkan bola tendangan Suarez, tapi gagal. Bola rebound dan mengarah ke Pique. Setelah melego kiper, bek Barcelona itu tinggal mengirim bola ke dalam jala.
Setelah itu, Gladbach mencoba tampil terbuka dan meningkatkan serangannya demi mencari gol balasan. Tapi hingga peluit panjang ditiupkan wasit tanda berakhirnya pertandingan, skor tetap 2-1 untuk kemenangan Barcelona. Dari hasil akhir ini, maka Barcelona berhak di puncak klasemen sementara Grup C Liga Champions dengan mengoleksi enam poin dari dua laganya. Sedangkan Gladbach di posisi bawah klasemen dengan nilai nol.
Di laga lainnya yang berada di grup sama, Celtic dan Manchester City berbagi poin usai bermain imbang 3-3 di matchday 2 Liga Champions.
Di laga yang dilangsungkan di Celtic Park, Kamis (29/9/2016) dinihari WIB, Manchester City tanpa Kevin de Bruyne yang mengalami cedera. Ilkay Guendogan dimainkan mengisi posisi De Bruyne di barisan tengah.
Celtic bermain efektiv dan menyerang City di paruh perdana. Mereka langsung memimpin di menit ketiga melalui aksi Moussa Dembele. Namun City bisa mencetak gol balasan lewat aksi Fernandinho di menit ke-11. Sembilan menit berselang, Celtic bisa kembali unggul lewat gol bunuh diri Raheem Sterling. Namun di menit ke-28, Sterling bisa melunasi kesalahannya dengan menciptakan gol untuk City. Sampai babak pertama selesai, skor 2-2 mengirim kedua tim ke ruang ganti.
Di awal babak kedua, Celtic sempat memimpin lagi usai Dembele kembali mencatatkan namanya di papan skor di menit ke-47. City juga bisa kembali mencetak gol balasan jadi 3-3 melalui aksi Nolito di menit ke-55. Setelah itu tidak ada gol tambahan tercipta di sisa waktu.
Atas hasil seri ini maka City berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup C dengan koleksi empat angka dalam dua pertandingan. Celtic di peringkat ketiga dengan raihan satu angka.
Kronologi Laga
Celtic lantas tampil menekan di awal menit babak pertama. hasilnya, mereka sudah unggul di menit ketiga melalui gol Dembele. Diawali dari sebuah sepakan bebas yang ditujukan ke James Forrest yang berlari ke sisi kanan. Forrest lantas mengirimkan bola ke kotak terlarang. Nir Bitton menyambutnya dengan sundulan dan Dembele memaksimalkannya untuk menciptakan gol dengan dadanya.
Gawang City hampir kebobolan lagi di menit kelima. Namun untungnya, Claudio Bravo dapat menghadang tedangan Kolo Toure yang sempat membentur Gael Clichy. Kedudukan berubah jadi 1-1 di menit ke-11 usai City bisa mencetak gol balasan lewat Fernandinho. Berawal Aleksandar Kolarov melepaskan tendangan dari jarak jauh, namun bola malah meluncur ke Fernandinho, yang dalam posisi onside. Satu lawan satu dengan penjaga gawang Celtic, Craig Gordn, Fernandinho dengan mudah mengirim bola ke dalam jala.
Celtic menekan jala City lewat tembakan bebas Tom Rogic tiga menit berselang. Namun bola hasil tendangannya masih melebar dari gawang. Kali ini giliran Nolito yang mencoba peruntungannya, tapi tendangan kerasnya bisa ditangkap oleh Gordon.
Celtic kembali unggul di menit ke-20. Kieran Tierney menggiring bola di sisi kiri kotak terlarang tim tamu dan berusaha memberikan operan. Sterling coba menghalau, namun bola malah membentur kaki Sterling dan masuk ke dalam jala City.
City langsung meningkatkan serangannya demi mencari gol balasan lagi. Mereka memiliki kans melalui tendangan Nicolas Otamendi, namun upayanya bisa diredam oleh Gordon. Tak lama berselang, tandukan Sergio Aguero masih melambung.
City akhirnya bisa mencetak gol penyama kedudukan lagi di menit ke-28 melalui aksi Sterling. Memanfaatkan operan dari David Silva, Sterling masuk ke kotak terlarang tim tuan rumah, kemudian melego pemain lawan dan menceploskan bola tanpa dapat dihalau oleh Gordon.
City nyaris berbalik unggul di menit ke-44 lewat aksi Guendogan. Namun tendangan yang dilepaskannya masih melenceng dari gawang Celtic. Skor tetap 2-2 bertahan hingga babak pertama selesai.
Celtic memulai paruh kedua dengan sangat oke. Mereka bisa kembali memimpin lagi di menit ke-47 lewat gol kedua Dembele. Gol berawal operan silang Tierney lewat sisi kiri. Kolarov berjuang mencoba membuang bola di kotak terlarang City, namun bola malah ke Dembele. Tanpa lama, Dembele melepaskan tendangan untuk menjebol jala City. Celtic kembali unggul jadi 3-2 atas City.
City memiliki kans untuk kembali menyamakan kedudukan di menit ke-50. Namun sepakan Nolito dari jarak dekat dapat diantisipasi oleh Gordon. Tak lama berselang, kans kembali diperoleh City, kali ini melalui tembakan bebas. Tai Gordon dapat menghalau eksekutor Guendogan.
Pertandingan lalu kian sengit lantaran City bisa menyamakan angka lagi jadi 3-3. Di menit ke-55, Nolito merobek jala Celtic. Gol ini diawali dar tendangan Aguero yang sempat dihadang oleh Gordon, bola rebound dan langsung disambar Nolito ke dalam gawang Celtic.
City hampir berbalik memimpin di menit ke-83. Fernandinho melepaskan tendangan keras dari jarak jauh, namun tendangan yang dilepaskannya masih melayang dari gawang. Guendogan sempat memiliki kans di masa injury time, namun tendangannya bisa dihalau oleh Gordon.
Tidak ada gol tambahan tercipta lagi di sisa waktu babak kedua, skor berakhir 3-3 untuk kedua tim. (As)

