Barcelona meraih kemenangan 2-0 atas Inter Milan di Camp Nou dalam matchday ketiga Liga Champions, Kamis (25/10/2018) dinihari WIB.
Bermain di Camp Nou, Kamis (25/10/2018) dini hari WIB tadi, Barcelona bermain tanpa diperkuat striker andalannya, Lionel Messi, yang mengalami cedera. Kendati demikian, klub Catalans itu menunjukkan bahwa mereka tak bergantungan dengan tanpanya Messi. Barcelona tercatat tetap bisa mendominasi jalannya laga kala berhadapan dengan Inter Milan. Rafinha membawa Los Cules unggul 1-0 di paruh perdana. Di babak kedua, Barcelona menggandakan keunggulannya jadi 2-0 lewat gol Jordi Alba pada 10 menit pamungkas laga.
Kemenangan itu memantapkan Barcelona di pucuk klasemen Grup B Liga Champions dengan mengoleksi sembilan angka dalam tiga laga yang sudah dilewatinya. Pada pertandingan sebelumnya, Barcelona melibas PSV dengan skor telak 4-0 dan menang 4-2 atas Tottenham Hotspur. Sedangkan Inter ada di posisi kedua klasemen dengan koleksi enam angka, memimpin lima poin dari PSV yang memiliki empat poin dan Spurs yang mengoleksi tiga angka.
Kronologi Laga
Barcelona tampil dominasi soal ball posession. Akan tetapi, Inter dapat memperoleh kans emas terlebih dulu. Pada menit ke-17, Ivan Perisic masuk dari sisi kiri sebelum melakukan operan silang ke Mauro Icardi. Akan tetapi, dijaga pemain bertahan Barcelona, tendangan Icardi masih sedikit melenceng dari gawang Barcelona.
Satu menit berselang, Barcelona hampir memimpin. Clement Lenglet melakukan tandukan keras. Namun Samir Handanovic berhasil menyelamatkan gawangnya dengan menghadang upaya Lenglet. Tak lama kemudian, Handanovic kembali mengamankan gawang Inter dari kebobolan. Operan silang Jordi Alba disambut Luis Suarez, Rafinha menuntaskan dengan tendangan keras namun masih dapat dihadang.
Barcelona membuat Inter tampil kian dalam soal bertahan. Pada akhirnya, Barcelona bisa memecah kebuntuannya pada menit ke-32. Umpan Suarez lewat sisi kanan mengarah kepada Rafinha. Nama pemain terakhir yang disebutkan itu menuntaskan dengan tendangan untuk mengalahkan kiper Inter Milan itu. Barcelona unggul 1-0.
Enam menit kemudian, Inter gantian menekan. Matias Vecino menggiring bola kemudian melepaskan tendangan voli. Bola masih melayang tinggi. Skor 1-0 itu bertahan hingga turun minum. Memasuki paruh kedua, Inter mengawali dengan bagus. Matteo Pollitano yang masuk sebagai pemain pengganti melakukan operan silang ke tengah kotak terlarang, yang kendati dihalau Marc-Andre ter Stegen agar tidak disambut Perisic di tiang jauh.
Barcelona gantian menyerang Suarez melego-lego di kotak terlarang Inter sebelum menuntaskan dengan tendangan keras yang bisa dihadang oleh Handanovic. Tak lama berselang, kiper Inter bikin penyelamatan krusial untuk menghalau tendangan Lenglet dari dalam kotak penalti.
Barcelona terus menekan pertahanan Inter. Pada menit ke-71, operan silang Coutinho ditanduk Suarez namun dapat dihadang oleh Handanovic. Bola muntah disambar Coutinho dan mengenai mistar jala.
Menginjak 10 menit pamungkas laga. Ivan Rakitic yang tak terjaga melakukan tendangan melengkung ke tiang jauh. Handanovic dengan siaga bisa menghalaunya. Upaya Barcelona memperoleh gol keduanya tercipta pada menit ke-83.
Alba mengalahkan Handanovic untuk menambahkan keunggulan Barcelona jadi 2-0. Lewat umpan Rakitic, Alba melakukan tendangan dari jarak dekat yang merobek jala Inter.
Pada akhir menit laga babak kedua, Barcelona nyaris menciptakan gol ketiganya. Alba memberikan operan silang manis ke Suarez, namun tendangan Suarez masih dapat diamankan oleh Handanovic. Tak lama berselang, wasit meniup peluit panjang berbunyi tanda berakhirnya laga. Skor berakhir 2-0 untuk kemenangan Barcelona atas Inter.
Di laga lainnya, Paris Saint-Germain bermain imbang 2-2 dengan Napoli di matchday ketiga Liga Champions. Dalam laga yang digelar di Stadion Parc des Prices, Paris, Kamis (25/10/2018) dinihari WIB tadi, Les Parisiens terpaut 0-1 di paruh perdana. Gol pertama Lorenzo Insigne pada menit ke-29 memberikan keunggulan Napoli 1-0 sampai turun minum.
Di babak kedua, PSG bisa menyamakan kedudukan jadi 1-1 melalui gol bunuh diri Mario Rui pada menit ke-61. Namun Napoli bisa kembali unggul jadi 2-1 lewat gol Dries Mertens pada menit ke-76. Tapi tendangan Angel di Maria pada menit ke90+2 bikin laga selesai dengan skor imbang jadi 2-2.
Dengan hasil seri ini bikin PSG masih ada di posisi ketiga klasemen Grup C Liga Champions dengan raihan empat angka, di bawah Napoli yang mengoleksi lima poin dan Liverpool yang memuncaki klasemen dengan enam angka. Di waktu bersamaan, Si Merah mengalahkan FK Crvena Zvezda dengan skor akhir 4-0.
Dalam laga berlangsung ini, PSG lantas menyerang tim tamu di awal menit babak pertama. Kans perdana diperoleh pada menit ketujuh, yang mana Edinson Cavani melakukan tembakan yang arahnya masih melebar dari jala Napoli.
Napoli sendiri mencoba beberapa kali melakukan counter attack. Menggandalkan Dries Mertens, Allan, Jose Callejon dan Lorenzo Insigne, Napoli cukup bikin barisan belakang tim tuan rumah bermain bertahan dengan cukup rapat.
Pada menit ke-29, Napoli bisa unggul lebih dulu. Insigne merobek jala PSG dengan tendangan lop yang tidak bisa ditepis oleh Alphonse Areola, setelah memperoleh operan jitu dari Callejon.
Terpaut 0-1 bikin PSG kian gencar menyerang Napoli. Tapi santainya para pemain Napoli bikin serangan tim tuan rumah dapat dengan gampang dihadang.
Pada menit ke-38, kans kembali diperoleh PSG. Neymar memberikan operan jitu, yang dapat diredam Mbappe. Bertemu dengan Ospina, Mbappe tidak bisa mengalahkan penjaga gawang setelah tendangannya masih dapat dihadang dengan kaki. Sampai babak pertama selesai, kedudukan masih 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, tim tuan rumah dapat mencetak gol balasan melalui gol bunuh diri Mario Rui di menit ke-61. Mencoba menghadang umpan datar Thomas Meunier, Rui justru bikin bola masuk ke dalam gawang sendiri. Kedudukan jadi 1-1.
Di menit ke-67, Napoli memperoleh kans melalui Mertens. Menerima umpan di depan kotak terlarang, tendangannya masih melenceng dari gawang.
Napoli bisa kembali unggul jadi 2-1 pada menit ke-76. Diawali dari tendangan Fabian, bola yang meluncur ke jala dapat dihadang dan diredam Mertens, yang memenangi duel dari Marquinhos. Mertens langsung melanjutkan bola dengan tendangan yang tidak bisa dikuasai Areola.
Sampai menginjak injury time babak kedua, PSG masih terpaut. Tapi upaya Angel di Maria berhasil merobek jala Napoli pada menit ke-90+2. Tendangan Di Maria bikin bola tepat ke kanan jala Napoli dan tidak bisa diredam Ospina. Kedudukan selesai 2-2. (As)

