Atletico Madrid sudah siap menghadapi Real Madrid di laga final Liga Champions, hal ini dikatakan oleh pemain Atletico, Saul Niguez.
Dalam laga final Liga Champions musim ini mempertemukan Atletico Madrid menghadapi Real Madrid dan laga ini akan dilangsungkan di San Siro, Milan, Minggu (29/5/2016) dinihari WIB. Menjelang laga tersebut, Atletico tengah dalam langkah bagus kala menghadapi Madrid. Dari 10 laga pamungkas, mereka mencatatkan lima kali menang, empat kali bermain seri dan cuma satu kali bermain dengan kekalahan.
Dalam laga pamungkas, Atletico berhasil mengalahkan Madrid dengan skor tipis 1-0 yang berlangsung di Santiago Bernabeu, 27 Februari silam. Dan gol satu-satunya di laga ini dicetak oleh striker andalan Atletico Madrid, Antoine Griezmann. Hasil laga tersebut yang bikin Saul yakin menjelang laga melawan Madrid yang bakal berlangsung di Milan pada akhir minggu ini.
“Kami tengah dalam kondisi yang sangat baik dan penampilan kami saat ini tengah on fire. Kami sadar kalau kami akan melawan klub yang baik, tapi semuanya bisa saja berubah seperti kejutan yang sudah ada di Liga Primer Inggris, di mana Leicester City yang bukan kandidat juara di awal musim tapi pada akhirnya mereka bisa meraih gelar juara Liga Primer Inggris musim 2015/2016,” terang Saul di situs resmi klub.
“Apalagi kami punya catatan bagus dalam perjumpaan dengan Real Madrid di musim yang baru saja selesai. Jadi kami sangat yakin dan punya kans besar untuk menang di laga ini. Kami tidak ingin terulang atau gagal lagi seperti dua tahun yang lalu. Kali ini atau di musim ini kami ingin menang dan merengkuh gelar juara Liga Champions,” lanjutnya.
“Mungkin laga nanti akan berlangsung cukup imbang, di mana tim masing-masing akan memiliki 50 persen. Kami tidak merasa tertekan atau takut dengan lawan kami. Karena kami juga sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi mereka,” katanya menambahkan.
“Kami tahu mereka punya striker terbaik di dunia yakni, Cristiano Ronaldo. Tapi di skuad kami juga memiliki striker yang tak kalah jauh dari striker mereka yakni, Antoine Griezmann.”
Di sisi lain ada tambahan berita lainnya, kali ini mengenai skuad Real Madrid. Menciptakan gol di partai puncak sebagai hal yang biasa dilakukan Gareth Bale selama membela Real Madrid. Bale pun ingin kembali melakukannya di final Liga Champions musim ini.
Sejak membela Los Blancos di tahun 2013 lalu, Bale sebagai pemain penting di final. Dia menciptakan gol di tiga pertandingan final yang dilakoni Madrid pada tahun 2014 lalu.
Bale menciptakan gol dan sekaligus menjadi pahlawan kemenangan Madrid atas Barcelona di final Copa del Rey. Golnya pada menit ke-85 mengantarkan El Real menang 2-1 atas Los Cules.
Kala Madrid menaklukkan Atletico Madrid di final Liga Champions dua musim silam, Bale menciptakan gol yang membalikkan keunggulan untuk membawa Madrid memimpin jadi 2-1. Pada akhirnya Madrid pun mengakhiri pertandingan dengan menang telak 4-1 melalui babak extra time.
Bale kembali mencetak gol lagi ketika Madrid melawan San Lorenzo di final Piala Dunia Antarklub. Striker asal Wales itu menciptakan gol kedua Madrid untuk memantapkan kemenangan menjadi 2-0.
Madrid akan menghadapi Atletico Madrid di final Liga Champions, Minggu (29/5) dinihari WIB. Bale tentu berharap dapat melanjutkan torehan bagusnya di pertandingan final dengan menciptakan gol dan membantu Madrid meraih gelar juara.
“Saya tentu ingin sekali mencetak gol lagi di laga final. Kini final Liga Champions mempertemukan kami menghadapi Atletico Madrid. Saya ingin mengulanginya lagi,” kata Bale.
“Sangat senang ketika menciptakan gol di laga final dan ini bisa menjadi momen yang indah untuk saya serta para fansku yang sudah memberikan dukungan kepada saya,” lanjutnya.
“Tak cuma dengan golku namun juga aksi Sergio Ramos. Faktanya, dia yang memberikan kami peluang untuk terus bermain di babak extra time dan pada akhirnya menang jadi juara.”
“Kami sekarang ini sudah mempersiapkan diri untuk menatap laga final Liga Champions musim ini. Kami pun tak sabar ingin segera menjalaninya. Kami tahu laga ini sangat dinantikan banyak orang dan para penggemar bola,” ucap Bale lagi.
“Meraih gelar juara Liga Champions dua kali dari tiga musim akan memuaskan. Maka itu kami akan berjuang dan berusaha keras untuk memenanginya,” tambah mantan pemain Tottenham Hotspur itu.
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya.
Real Madrid sepertinya tidak akrab dengan kota Milan. Madrid belum pernah menang kala bermain di sana.
Seperti di atas ini atau seperti diketahui, Madrid akan berhadapan dengan Atletico di San Siro dalam laga memperebutkan gelar juara Liga Champions akhir pekan ini.
Milan sebagai kota yang kerap meladeni Madrid di seluruh ajang Eropa, di mana telah tercatat sebanyak 14 kali. Akan tetapi, dalam 14 bermain di San Siro, Madrid belum pernah menang, baik kala melawan Inter Milan maupun AC Milan. Selain ajang lainnya seperti Piala Winners, Liga Champions, Piala UEFA, Madrid tidak bisa meraih hasil positif di kota Milan.
Sementara itu Madrid 11 kali bermain di Milan. Madrid belum pernah menang, di mana delapan kali menelan kekalahan dan tiga kali bermain seri.
Madrid meraih kekalahan paling telak di ajang Eropa yang berlangsung di San Siro pada April 1989, yang mana Madrid menelan kekalahan 0-5 dari Milan yang saat itu dibesut oleh Arrigo Sacchi.
sedangkan secara perseorangan, Cristiano Ronaldo juga memiliki catatan buruk di San Siro. Striker internasional Portugal tersebut belum pernah menciptakan gol dari tiga kali bertanding melawan Milan. Dilansir media-media lainnya, Zinedine Zidane juga cuma sekali menang di Milan dari lima musim sebagai pemain Juventus.
Tapi cuma ada seorang pemain yang bersinar di San Siro yakni, Gareth Bale. Kala masih membela Spurs, Bale menciptakan hat-trick ke jala Inter meski akhirnya takluk 3-4 di Liga Champions tahun 2010 lalu.
“Saya tak ingin tahu banyak tentang rekor Real Madrid di San Siro, lantaran itu masa lalu. Kini kami lebih penting memikirkan bagaimana cara mengalahkan Atletico,” kata bale di situs resmi klub. (As)

