Atletico Madrid melaju ke final Liga Champions. Meski ditaklukkan Bayern Munich 1-2, Atletico yang berhak meraih tiket lolos lantaran menang gol tandang.
Dari hasil akhir di laga dinihari tadi, maka total agregat kedua tim jadi imbang 2-2. Akan tetapi, Atletico pantas mengucapkan rasa terima kasih kepada Antoine Griezmann, yang mencetak gol di laga ini. Gol Griezmann ini yang mengantarkan klub Spanyol itu tembus ke partai puncak Liga Champions.
Atletico sekarang ini menunggu lawan yang akan dihadapinya di final antara Real Madrid atau Manchester City. Final ini akan dilangsungkan di Milan, 28 Mei 2016.
Kronologi Laga
Dalam laga yang digelar di Allianz Arena, Rabu (4/5) dinihari WIB tadi, Bayern Munich selaku tim tuan rumah lantas tampil menyerang di menit awal babak pertama. Kondisi itu bikin Atletico bermain bertahan dan menggandalkan serangan balik.
Cuma saja, sebetulnya Atletico tak tampil bertahan saja. Manajer Atletico Madrid, Diego Simeone, mengungkapkan kalau timnya tak akan membidik hasil imbang. Maka itu, kala timnya punya kesempatan, maka anak didiknya lantas menyerang.
Menggandalkan Antoine Griezmann dan Fernando Torres di barisan depan, Atletico berjuang membangun ancaman dengan memberikan operan jitu ke depan. Torres punya sebuah kans kala dia berhasil melewati bek Bayern dan terobos hingga ke dalam kotak terlarang lawan, tapi dia lebih dulu dalam perangkap offside.
Namun Atletico terlihat tertekan, terutama Bayern bikin lawannya susah mendapatkan bola dari para pemainnya. Kerapnya tim tuan rumah tampil terbuka, menyerang lewat sisi kanan maupun sisi kiri dengan cara memberikan umpan ke dalam kotak terlarang.
Bayern melakukan cara memberikan operan silang ke dalam kotak terlarang Atletico berharap bisa dimanfaatkan Robert Lewandowski atau Thomas Mueller yang bermain di barisan depan. Faktanya, mereka sempat memiliki beberapa kans bagus lewat cara tersebut.
Di menit ke-19, operan silang ke dalam kotak terlarang lawan diterima oleh Mueller, yang langsung melakukan operan kepada Lewandowski. Namun sayangnya, Lewandowski gagal mencetak gol usai tendangannya bisa dihadang oleh penjaga gawang Atletico Madrid, Jan Oblak.
Lima menit kemudian, tim tuan rumah kembali memperoleh peluang. berawal dari tembakan franck Ribery dari jarak jauh. Sepakan Ribery dapat dihalau Oblak, namun bola muntah lantas disepak Lewandowski. Namun tembakannya malah melenceng dari sasaran.
Bayern memecah kebuntuannya kala laga menginjak menit ke-30. Diawali dari Augusto Fernandez melakukan pelanggaran ke David Alaba di luar kotak penalti. Xabi Alonso ke depan untuk mengeksekusi tendangan bebas itu. Alonso melakukan tembakan yang tak begitu tinggi. Bola sepakannya melewati pagar betis lawan. Si kulit bundar lalu berbelok usai membentur kaki Gimenez dan pada akhirnya si kulit bundar masuk ke dalam jala Atletico.
Tiga menit kemudian, Bayern Munich mendapatkan hadiah penalti usai Javi Martinez dilanggar Gimenez di kotak terlarang. Akan tetapi, kesempatan emas ini gagal dimanfaatkan untuk menjadikan gol kedua. Mueller yang maju sebagai eksekutor gagal menjalani tugasnya usai tembakannya bisa ditebak oleh Oblak.
Setelah itu kedua tim saling tekan menekan di sisa waktu babak pertama. Tapi tak ada gol tercipta, skor 1-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki paruh kedua, Bayern tetap tampil dominasi atas Atletico. Akan tetapi, kala mereka asyik menekan, sampai barisan pertahanannya naik ke depan, Atletico berhasil memanfaatkan kesempatan tersebut.
Torres menggiring bola kemudian memberikan operan jitu ke Griezmann yang lolos dari perangkat offside. Dalam posisi satu lawan satu dengan kiper Bayern Munich Manuel Neuer, Griezmann berhasil menceploskan bola ke dalam gawang lawan. Skor kini jadi 1-1. Namun Atletico saat ini memimpin agregat 2-1 dan memiliki keunggulan gol away. Untuk sementara itu, Bayern perlu dua gol untuk memastikan diri melangkah ke final Liga Champions.
Bayern kembali unggul menjadi 2-1 atas Atletico di menit ke-74. Diawali dari operan lambung diterima dengan tandukan Arturo Vidal di dalam kotak terlarang. Vidal tak menanduk ke sasaran, tapi membelokkannya. Bola tandukan Vidal tersebut lantas disepak oleh Lewandowski yang berdiri di depan jala Atletico.
Atletico gilirannya memperoleh hadiah penalti di menit ke-83 usai Javi Martinez melakukan pelanggaran terhadap Torres di kotak penalti. Torres sendiri yang maju sebagai algojo namun gagal menjalaninya lantaran tembakannya bisa dihadang oleh Neuer.
Usai itu, Bayern lantas meningkatkan serangannya dan terus menyerang. Di menit ke-87, David Alaba memperoleh kans melalui tembakan dari jarak jauh. Si kulit bundar berbelok usai membentur Thomas Partey, namun Oblak bisa menghalaunya.
Meski terus menekan pertahanan Atletico, tapi gol ketiga yang diperlukan Bayern tak datang-datang hingga wasit meniup peluit panjang berbunyi. Alhasil, Atletico yang berhak lolos dengan unggul gol tandang.
Beralih ke laga lainnya antara Chelsea bermain imbang 2-2 kala menjamu Tottenham Hotspur di pekan ke-36 Liga Primer Inggris musim ini.
Tottenham Hotspur bermain seri 2-2 kala menghadapi tuan rumah, Chelsea, di laga lanjutan Premier League. Mereka pun dipastikan tidak bisa juara lagi karena jarak poin mereka sudah tidak mungkin menggusur Leicester City.
Dalam laga yang dihelat di Stamford Bridge pada hari Selasa (3/5) dinihari WIB kemarin, berjalan sangat ketat dan menarik. Tottenham Hotspur tampil sangat bagus di babak pertama, di mana mereka bisa mengakhiri paruh perdana dengan unggul 2-0. Dua gol The Lilyhites dicetak oleh Harry Kane dan Son Heung-Min.
Di paruh kedua, Chelsea bisa membalasnya dengan mencetak dua gol yang dilesakkan oleh Gary Cahill dan Eden Hazard. Usai itu tak ada gol tercipta lagi. Hasil akhir imbang ini membuyarkan harapan Spurs untuk memperebutkan trofi juara Liga musim ini.
Dengan tambahan satu poin ini, tim besutan Mauricio Pochettino itu dipastikan tidak dapat mengejar koleksi angka Leicester City di papan klasemen dengan sisa laga dua pekan saja. Leicester yang berada di puncak klasemen mengoleksi 77 angka. Sedangkan Spurs memiliki 70 angka. Sementara itu Chelsea berada di urutan kesembilan klsemen dengan koleksi 48 angka.
Kronologi Laga
Peluang perdana Chelsea di pertandingan ini tercipta kala laga baru berjalan empat menit. Memanfaatkan tendangan sudut, tandukan Gary Cahill masih belum tepat ke sasaran.
Spurs gantian menyerang pada menit ke-11. Namun upaya dari Danny Rose masih belum menemui sasaran. Setelahnya, sampai laga berlangsung sekitar 20 menit, belum ada kans bagus tercipta dari kedua tim.
Enam menit kemudian, Chelsea memperoleh kans lewat Cesc Fabregas. Namun tendangannya yang menyambut operan Diego Costa masih melayang.
Satu menit berselang, giliran Spurs yang mengancam melalui aksi Son. Tapi tendangan kerasnya dari jarak jauh belum tepat ke sasaran. Kali ini giliran Harry Kane yang mencoba peruntungannya pada menit ke-30 melalui tendangan bebas. Namun tembakannya masih melambung.
Kane akhirnya bisa memberikan keunggulan untuk Spurs 1-0 pada menit ke-35 lewat golnya. Diawali dari operan matang Erik Lamela kepada Kane. Nama pemain terakhir yang disebutkan itu berhasil melewati hadangan penjaga gawang Chelsea, Asmir Begovic, lalu mengirim bola ke dalam jala yang sudah kosong.
Spurs menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 atas Chelsea pada menit ke-44. Kali ini giliran Son yang mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan operan Christian Eriksen.
Skor 2-0 untuk keunggulan Spurs bertahan hingga babak pertama selesai.
Di awal paruh kedua, Spurs kembali mendapatkan peluang yang nyaris menjadikan gol. Menyambut tendangan sudut Lamela, tandukan Kane tepat ke sasaran, tapi bisa diamankan dengan bagus oleh kiper Chelsea.
kane kembali memperoleh peluang pada menit ke-50. Dia melepaskan tendangan tapi tidak berbuah gol lantaran bisa dihadang oleh Begovic.
Eden Hazard nyaris membobol gawang Spurs pada menit ke-51 andaikan tendangannya dari jarak jauh tidak bisa ditangkap dengan bagus oleh penjaga gawang Tottenham Hotspur, Hugo Lloris.
Chelsea bisa memperkecil ketertinggalannya menjadi 1-2 dari Spurs tujuh menit kemudian. Cahill melepaskan tembakan tanpa bisa ditepis oleh Lloris.
Hazard ikut membobol gawang Lloris dan sekaligus membawa Chelsea menyamakan kedudukan dari Spurs pada menit ke-84. Dia mencetak gol dengan memaksimalkan operan Costa.
Di sisa waktu babak kedua, tidak ada gol tambahan tercipta lagi baik dari Chelsea maupun Spurs. Skor berakhir 2-2 untuk kedua tim. (As)

