Arsenal mengawali Liga Europa musim ini dengan meraih kemenangan. Menjamu Cologne, Meriam London menang dengan skor akhir 3-1.
Dalam laga yang digelar di Emirates Stadium, Jumat (15/9/2017) dini hari WIB tadi, harus tertunda sekitar satu jam lantaran masalah keamanan. Fans Cologne yang mendobrak, bikin fans Arsenal tidak dapat masuk ke stadion. Dilaporkan, sekitar ada 20 ribu fans Cologne yang tiba, sedangkan jatah tiket untuk mereka cuma 3 ribu. Laga akhirnya dapat dimulai dengan tertib, namun Arsenal dikejutkan dengan gol cepat tim tamu.
Kegagalan David Ospina kala membuang bola bikin Jhon Cordoba merobek jalanya pada menit kesembilan. Arsenal baru dapat unjuk gigi usai pergantian paruh. Sead Kolasinac mencetak gol penyama pada menit ke-49, kemudian Alexis Sanchez dan Hector Bellerin masing-masing mencetak satu gol pada menit ke-67 dan 81, yang sekaligus membawa Arsenal berbalik unggul menjadi 3-1 atas Cologne. Klub London Utara itu pun memulai langkahnya di Liga Europa dengan kemenangan.
Dengan hasil akhir 3-1 di laga ini maka tim besutan Arsene Wenger itu kini memuncaki klasemen sementara Grup H Liga Europa dengan raihan tiga angka. Sedangkan peringkat kedua dan ketiga diduduki oleh BATE Borisov dan Red Star Beograd yang berbagi satu angka, setelah bermain seri 1-1. Sementara itu Cologne berada di posisi paling bawah klasemen tanpa nilai.
Kronologi Laga
Gawang Arsenal kemasukan terlebih dulu kala laga baru berjalan sembilan menit. David Ospina awalnya keluar dari posisi untuk mencoba menghadang bola, namun justru bikin dirinya jatuh ke kaki Leonardo Bittencourt. Bittencourt kemudian memberikan umpan ke Jhon Cordoba. Cordoba yang melihat Ospina jauh dari sasaran, melepaskan tendangan tepat dari luar kotak penalti dan bola masuk ke dalam jala. Cologne unggul 1-0.
Arsenal yang tertinggal satu gol langsung bermain terbuka dan menekan pertahanan tim tamu. Nacho Monreal punya kans pada menit ke-15 usai menerima operan dari Alexis Sanchez, namun bola hasil tandukannya masih bisa ditangkap dengan baik oleh kiper Cologne, Timo Horn. Lima menit kemudian, giliran Olivier Giroud yang mencoba peruntungannya, tapi tandukannya bisa diantisipasi juga oleh Horn. Sedangkan Theo Walcott menyiakan peluang emas, kala tembakannya melanjutkan operan Alex Iwobi masih melenceng kendati dalam posisi bagus untuk mencetak gol.
Arsenal menorehkan beberapa kans lagi, di antaranya melalui Giroud dan Mohamed Elneny di sisa paruh perdana. Namun tidak ada upaya dari kedua tim itu bisa membuahkan hasil. Sampai turun minum, skor masih 1-0 untuk keunggulan Cologne. Pada awal babak kedua, Arsenal melakukan pergantian pemain dengan memainkan Sead Kolasinac dan menarik keluar Rob Holding. Baru masuk tiga menit di lapangan, Kolasinac lantas mencetak gol.
Gol berawal dari Walcott menyambut operan jitu dari sisi kiri dan berusaha memberikan operan lambung, namun bola bisa dihadang oleh pemain Cologne. Bola liar mengarah ke Kolasinac dan lantas disepak dengan tembakan yang tidak bisa ditepis oleh Horn. Skor berubah menjadi 1-1 untuk kedua tim.
Arsenal bermain lebih mengesankan di paruh kedua, tapi nyaris kemasukan pada menit ke-61. Melalui counter attack, Bittencourt melepaskan tendangan tepat ke arah jala tapi dapat dihadang oleh Ospina.
Enam menit berselang, Arsenal berbalik unggul jadi 2-1 atas Cologne. Sanchez menyambut umpan dari sisi kiri, kemudian melepaskan tendangan tepat ke arah gawang tanpa bisa diredam oleh kiper.
Cologne coba gantian menyerang untuk mencari gol penyama kedudukan. Pada menit ke-72, melalui aksi Cordoba di sisi kanan. Ospina menghadangnya ke luar lapangan. Arsenal kembali memberikan tekanan tidak lama kemudian melalui sebuah tembakan bebas Sanchez. Namun tendangan bebas Sanchez bisa dihadang oleh Horn.
Usaha Arsenal untuk menambahkan keunggulan menemui sasaran pada menit ke-81. Operan Kolasinac dari kiri dituntaskan Walcott, namun sepakannya sempat dihadang Horn. Tapi serangan belum berhenti di sana saja, lantaran bola muntah meluncur ke Hector Bellerin. Bellerin pun berhasil mengirim bola ke dalam gawang Horn. Arsenal kini unggul jadi 3-1 atas Cologne.
Pada menit ke-89, Sanchez memperoleh ruang dari sisi kiri setelah menyambut operan jitu Reiss Nelson. Namun upayanya masih melayang tinggi dari gawang. Di sisa waktu babak kedua tim, kedua tim saling tekan menekan tapi tidak ada gol tambahan tercipta lagi hingga laga selesai. Skor berakhir 3-1 untuk kemenangan Arsenal atas Cologne.
Di laga lainnya, Atalanta memulai langkahnya di Liga Europa musim ini dengan gemilang. Menjamu klub Liga Primer Inggris, Everton, Atalanta menang tiga gol tanpa balas.
Dari laga yang dihelat di Mapei Stadium – Citta del Tricolore, Reggio Emilia, Jumat (15/9/2017) dini hari WIB, Atalanta mencetak tiga gol ke jala Everton di paruh perdana. Ketiga gol itu dicetak cuma dari rentang waktu sekitar 18 menit. Atalanta bermain menyerang begitu laga dimulai. Mereka lalu memecah kebuntuannya pada menit ke-27 melalui tendangan Andrea Masiello dari dalam kotak.
Gol itu diawali dari sepak pojok yang bikin kemelut di dalam kotak terlarang tim tamu. Bola pantul dan meluncur ke Masiello yang berada di posisi bagus. Dengan santai, Masiello mengirim bola ke dalam jala Everton.
Atalanta menambahkan keunggulannya pada menit ke-41. Alejandro Gomez membobol gawang tim tamu usai tembakannya dari jarak jauh tidak dapat dihalau oleh kiper Everton Maarten Stekelenburg.
Cuma tiga menit kemudian, Atalanta memperlebar keunggulannya menjadi 3-0 atas Everton. Lewat counter attack, Atalanta masuk ke pertahanan Everton. Bryan Cristante yang berlari menembus ke dalam kotak terlarang menyepak bola yang diberikan dari Andrea Petagna. Cristante lalu mengalahkan Stelekenburg untuk mengantarkan Atalanta unggul jauh.
Memasuki paruh kedua, Atalanta masih tetap mengendalikan permainan di laga ini. Sedangkan usaah Everton untuk menciptakan gol ketertinggalannya tidak menemui sasaran. Atalanta justru nyaris bisa mencetak gol tambahan lagi, namun tembakan Remo Freuler dihadang mistar jala. Skor 3-0 itu bertahan hingga laga selesai.
Atas hasil akhir 3-0 di laga ini maka Atalanta sementara memuncaki klasemen Grup E Liga Europa dengan raihan tiga angka dan mereka memimpin dua poin dari Lyon dan Apollon Limassol yang bermain seri dengan skor akhir 1-1. (As)

