Arsenal tampil jadi juara Community Shield 2017. The Gunners sukses menaklukkan Chelsea melalui adu penalti 4-1, usai bermain seri 1-1 di waktu normal.
Dalam laga yang dilangsungkan di Stadion Wembley, Minggu (6/8/2017) malam WIB, baik Arsenal maupun Chelsea sama-sama gagal mencetak gol di sepanjang paruh perdana. Di babak kedua, The Blues unggul lebih dulu melalui aksi Victor Moses. Akan tetapi, kala laga menginjak menit-menit akhir Chelsea malah harus tampil dengan 10 orang pemain usai Pedro Rodriguez mendapatkan kartu merah langsung dari wasit yang memimpin jalannya laga. Situasi ini lantas dimaksimalkan oleh Arsenal untuk mencetak gol penyama. Hasilnya sangat oke, Sead Kolasinac bisa mencetak gol ke gawang Chelsea yang memaksa pertandingan harus ditentukan lewat babak tos-tosan.
Lewat sistem ABBA, Chelsea mengeksekusi penalti terlebih dulu. Namun, di skuad Chelsea cuma Gary Cahill yang bisa menceploskan bola ke dalam gawang. Sementara keempat penyepak Arsenal yakni, Theo Walcott, Nacho Monreal, Alex Oxlade-Chamberlain, dan Olivier Giroud sukses menyarankan bola ke dalam gawang.
Kronologi Laga
Arsenal mencoba tampil menekan begitu laga dimulai. Pada menit ketujuh Alex Iwobi berhasil melewati hadangan David Luiz sebelum memberikan operan silang ke depan jala yang harus disambar oleh Alexandre Lacazette. Satu menit berselang, giliran Danny Welbeck yang memberikan ancaman. Operan lambung Granit Xhaka mengarah ke dalam kotak terlarang, namun tandukan Welbeck masih terlalu mudah untuk diamankan oleh penjaga gawang Chelsea Thibaut Courtois.
Usai ditekan lebih dulu, Chelsea akhirnya dapat melancarkan serangan ke barisan belakang Arsenal. Operan matang Cesc Fabregas mengarah ke Pedro, namun gagal mengendalikan si kulit bundar dengan bagus sebelum akhirnya sudah masuk perangkap offside. Arsenal memperoleh kans menciptakan gol perdana usai sempat terancam beberapa kali. Pada menit ke-23, tendangan melengkung kaki kanan Lacazette membentur tiang gawang setelah melanjutkan operan tarik Welbeck yang berada di sisi kiri.
Chelsea gantian nyaris unggul lebih dulu pada menit ke-35. Willian memberikan operan panjang lambung yang bisa disambut Pedro dengan bagus. Dari sisi kiri, striker asal Spanyol itu melepaskan tendangan dari jarak dekat dan bola mengarah ke sasaran, tapi bisa diantisipasi oleh Cech. Dua menit berselang, para pemain Chelsea mengklaim sebuah penalti kepada wasit usai melihat Willian jatuh di dalam kotak penalti Arsenal. Tapi wasit tak mengesahkannya dan justru mengeluarkan kartu kuning kepada Willian lantran dinilai diving.
Arsenal memperoleh kans lagi. Pada menit ke-43, operan datar Oxlade-Chamberlain disambut Iwobi yang kemudian bisa melego pemain Chelsea. Namun upayanya masih bisa dijinakkan oleh Courtois. Hingga waktu paruh perdana selesai, kedudukan masih tetap 0-0 bertahan hingga turun minum.
Di awal babak kedua, tepatnya pada menit ke-47, Chelsea akhirnya bisa memecah kebuntuannya melalui Victor Moses. Berawal dari tendangan sudut, bola bisa diantisipasi oleh pemain Arsenal. Namun bola mengarah kepada Gary Cahill yang diterima dengan tandukan ke kotak terlarang, Moses yang berhasil menerima operan itu kemudian melepaskan tendangan dari dalam kotak yang tidak bisa ditepis oleh Cech. Chelsea unggul 1-0 atas Arsenal.
Setelah kebobolan, Arsenal langsung tampil terbuka dan lebih menyerang demi mencari gol balasan. Mohamed Elneny punya kans bagus, tapi tendangan yang dilepaskannya masih dapat dihadang oleh Courtois. Arsenal masih terus memberikan ancaman ke pertahanan Chelsea. Sementara Chelsea bermain bertahan dengan sangat rapat dan menggandalkan serangan balik untuk mencari gol tambahannya.
Menginjak 10 menit pamungkas, Chelsea malah harus bermain dengan 10 orang pemain usai Pedro mendapatkan kartu merah langsung dari wasit karena melakukan tekelan keras terhadap Elneny. Dengan unggul jumlah pemain, Arsenal pun berhasil memanfaatkan kesempatan itu untuk merobek gawang Chelsea.
Pada menit ke-83, Arsenal bisa mencetak gol penyama kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Senad Kolasinac. Gol berawal dari tendangan bebas Xhaka, Kolasinac berhasil menyambutnya dengan meneruskan bola lewat sundulannya ke dalam gawang Courtois. Pada sisa waktu laga babak kedua ini, tak ada gol tercipta lagi kendati Chelsea bisa memperoleh kans lewat pemain anyarnya, Alvaro Morata. Laga pun selesai dengan kedudukan 1-1 di waktu normal dan diteruskan ke babak tos-tosan.
Adu Penalti
Arsenal: Walcott masuk, Monreal masuk, Oxlade-Chamberlain masuk, Giroud masuk
Chelsea: Cahill masuk, Courtois gagal, Morata gagal
Di laga lainnya, Napoli bermain dominasi di pertandingan persahabatan pramusim kontra klub Inggris, Bournemouth. Tapi pada akhirnya Napoli gagal menang usai ditahan 2-2.
Menghadapi Bournemouth di Vitality Stadium, Minggu (6/8/2017), Napoli bisa memimpin terlebih dulu lewat aksi Dries Mertens di menit ke-30. Tapi Bournemouth bisa menyamakan kedudukan dan sekaligus berbalik unggul lewat gol-gol yang dilesakkan oleh Benik Afobe di menit ke-52 dan Simon Francis di menit ke-75. Di menit ke-84, Napoli bisa menyamakan kedudukan jadi 2-2 usai Piotr Zielinski membobol gawang Bournemouth. Setelah itu tidak ada gol tercipta lagi hingga usai laga.
Di pertandingan ini, Napoli bermain dengan sejumlah pemain intinya. Manajer Maurizio Sarri memainkan Jose Callejon, Mertens, dan Lorenzo Insigne di barisan depan sebagai starter. Kendati bermain di markas lawan, Napoli bisa mengendalikan permainan. Mereka banyak memberikan tekanan ke jala Bournemouth yang dijaga oleh Asmir Begovic di paruh perdana dan Artur Boruc di paruh kedua.
Napoli bisa unggul di menit ke-30 melalui aksi Mertens. Gol ini bisa dikatakan cukup beruntung untuk Mertens lantaran dia tidak sengaja membelokkan tendangan Insigne ke arah jala sehingga bola tanpa bisa ditepis lagi oleh Begovic. Skor 1-0 untuk keunggulan Napoli bertahan hingga turun minum.
Di paruh kedua, Bournemouth bisa mencetak gol balasan di menit ke-52 usai sundulan Afobe tak bisa dihadang oleh Pepe Reina. Bournemouth lalu bisa berbalik memimpin menjadi 2-1 di menit ke-75 setelah Francis berhasil mengirim bola ke dalam gawang Napoli.
Tapi, Napoli bisa mencetak gol penyama kedudukan jadi 2-2 di menit ke-84. Zielinski berhasil memanfaatkan operan dari Arkadiusz Milik untuk merobek jala Bournemouth melalui tendangannya. Ini merupakan gol terakhir di laga ini.
Usai itu, Napoli akan berhadapan dengan Espanyol, Kamis (10/8) mendatang, sebelum melawan Nice di laga leg perdana babak play-off Liga Champions, Rabu (16/8). (As)

