Usai sudah perjalanan Arsenal di Piala Liga Inggris setelah menelan kekalahan atas Southampton. Arsene Wenger pun memberikan kritikannya.
Langkah klub Arsenal di ajang Piala Liga Inggris sudah terhenti. Arsenal menelan kekalahan 0-2 kala hadapi Southampton didepan para fansnya sendiri. Menyambut kedatangan Soton pada dinihari kamis ini di Emirates Stadium, Arsenal mengawalinya dengan santai dalam ball posession. Namun mereka jauh lebih dulu kejebolan. Pada menit ke 13, percobaan tembakan yang dilakukan oleh Jordy Clasie dan masuk ke sudut kanan atas jala Arsenal.
Arsenal kerap mengontrol jalannya laga namun kerepotan kala masuk pada benteng pertahanan Soton. Adapun sejumlah usaha dimana dilepaskan oleh aaron Ramsey, Jeff Reine Adelaide dan Alex Iwobi mampu digagalkan oleh benteng pertahanan Soton. Sedangkan disisi lainnya, Soton berulang kali memperlihatkan potensi ancaman melalui serangan yang cepat. Pada menit ke 38, mereka berhasil menambahkan keunggulannya.
Melalui tekanan, Soton berhasil merebut si kulit bundar disebelah kiri. Boufal dimana mencoba menusuk ke dalam lalu mengumpan bola ke arah Ryan Bertrand pada posisi tengah. Bertrand lalu melepaskan tendangan dimana sejujurnya ringan namun masuk ke sudut kanan bawah jala Arsenal dan tidak mampu dijangkau oleh Emiliano Martinez. Arsenal tetap bermain lebih dominan didalam ball posessionnya. Namun mereka juga masih kerumitan dalam membrikan ancaman ke alam jala Soton. Hingga usainya paruh perdana, Arsenal tidak melahirkan tendangan pas ke sasaran. Soton unggul dengan skor 2-0.
Dua menit paruh kedua berlangsung dan Arsenal melahirkan percobaan pas ke sasaran untuk perdana kali. Sontekan yang dilakuka oleh Ramsey dilanjutkan oleh tendangan Lucas Perez namun masih mampu dihadang Fraser Forster. Tidak lama usai itu, Arsenal memiliki kans lain melalui Ramsey. Namun sepakannya masih pas ke arah Forster. Soton memberikan respon dengan dua kans yang diperoleh Shane Long. Tandukanya masih agak melayang diatas jala sedangkan percobaan tembakan jara jauh tidak lama usai itu mampu dihadang Martinez.
Pada menit ke 54, Arsenal memperoleh peluang melalui bola mati. Sosok Granit Xhaka melangkah maju menjadi eksekutor yang mana sepakannya masih begitu gampang dihadnag Forster. Soton hampir saja memperoleh gol ketiganya satu menit usai itu. Si kulit bundar liar disambar oleh Boufal da bola mengarah ke sudut kanan bawah jala. Namun bola berbelok arahnya usai mengenai sosok Rob Holding dan bola pun bergulir ke arah luar lapangan. Giliran Arsenal yang memmberikan tekanan kembali pada menit ke 61.
Fracis Coquelin mencoba menembak dari posisi jarak jauhnya tapi tendangannya masih lemah dan mampu diantisipasi dengan gampang oleh forster. Adapun tekanan yang dilakukan Arsenal jauh lebih intens. Usaha lain yang dilakukan Coquelin pun diikuti oleh Ramsey hampir saja mengarah ke dalam jala. Chamberlain memiliki peluang bagus padda menit ke 79 kala menerima hasil umpan dari Xhaka yang berada pada kotak titik putih cuma tendangannya masih melayang diatas jala.
Alex Iwobi lalu melakukan percobaan tembakan dari luar kotak titik putih pada menit ke 83 tapi tendangannya masih pas ke pelukan penjaga gawang. Soton memperoleh peluang ciamik satu menit usai itu. John Sims melakukan tendangan terukur dari posisi epan kotak titik putih dan dengan sigap Martine menghadangnya. Hingga pertandungan usai, tak ada lagi gol yang terlahirkan. Arsenal pun menelan kekalahan 0-2 atas Soton dan harus menghentikan perjalannya di ajang Piala Liga Inggris.
Adapun susunan punggawa kedua klub, yakni:
A. Arsenal
– Lucas
– Iwobi
– Ramsey
– Coquelin
– Gibbs
– Holding
– Gabriel
– Martinez
– Elneny digantikan oleh Xhaka pada menit ke 43
– Reine Adelaide digantikan oleh Chamberlain pada menit ke 62
– Jenkinson digantikan oleh Maitland Niles pada menit ke 64
B. Soton
– McQueen
– Long
– Davis
– Claise
– Bertrand
– Van Dijk
– Yoshida
– Martina
– Forster
– Reed digantikan oleh Hojbjerg pada menit ke 65
– Boufal digantikan oleh Sims pada menit ke 66
Atas kekalahan ini maka Arsene Wenger pun memberikan kritikan kepada tim arahannya. Berikut adalah pernyataan kritikan dan keluhan Wenger kepada Arsenal.
“Tidak ada sedikitpun alasan dan kami cuma mengatakan bahwa Soton bermain jauh lebih baik dibandingkan kami. Kami bermain cukup mengecewakan khususnya pada paruh perdana. Kami tak begitu oke kala bertahan dan gampang kebobolan. Ini merupakan laga paling jelek yang pernah kami perlihatkan, yakni tak melahirkan gol dalam dua jam permainan diatas lapangan. Soton layak meraih kemenangan,” demikian pernyataan Wenger.
Di laga lainnya, Manchester United meraih kemenangan mengesankan untuk lolos ke babak empat besar Piala Liga Inggris. Menjamu West Ham, The Red Devils menang telak 4-1. Dalam laga babak perempatfinal yang berlangsung di Old Trafford, Kamis dinihari tadi, Anthony Martial dan Zlatan Ibrahimovic memantapkan kemenangan United. Kedua pemain ini masing-masing menciptakan dua gol. Sementara West Ham cuma bisa mencetak satu gol hiburan melalui Ashley Fletcher.
Dengan begitu, United tinggal menanti tim yang akan dilawannya di babak semifinal. Mereka akan menghadapi Southampton, Hull City atau Liverpool di babak berikutnya itu. Dalam pertandingan berlangsung ini, United lantas unggul kala pertandingan baru berlangsung dua menit. Umpan Wayne Rooney ke Henrikh Mkhitaryan, dituntaskan Zlatan Ibrahimovic melalui tendangan mendatar. United unggul 1-0.
United hampir menggandakan keunggulannya pada menit ketujuh. Umpan Rooney diterima Ibra diakhiri dengan tendangan dari jarak dekat. Tapi Adrian bisa menghalaunya. Sembilan menit kemudian, United mendapatkan sepakan bebas usai berbuah pelanggaran yang dilakukan pemain West Ham. Rooney yang mengeksekusinya tapi masih dapat dapat dihalau oleh Adrian.
Kali ini giliran Martial yang mengancam pada menit ke-31. Ibra menggiring bola kemudian memberikan umpan ke Mkhitaryan sebelum dilanjutkan kepada Martial dengan tendangan dari jarak dekat tapi masih dapat diamankan oleh Adrian.
Empat menit berselang, West Ham bisa mencetak gol penyama kedudukan menjadi 1-1. Tendangan Dimitri Payet dari jarak jauh tidak bisa dijinakkan oleh David de Gea. Setelah itu tidak ada gol tambahan tercipta hingga babak pertama selesai.
Di awal babak kedua, tepatnya di menit ke-47, United bisa kembali unggul menjadi 2-1 atas West Ham. Kali ini giliran Martial yang mencatatkan namanya di papan skor. Gol ini diawali dari kesalahan Dimitri Payet dalam mengontrol bola yang lalu didapatkan oleh Mkhitaryan. Di sisi kanan, Mkhitaryan kemudian memberikan umpan manis sebelum diakhiri Martial dengan tendangan untuk merobek gawang tamunya.
West Ham nyaris bisa kembali mencetak gol penyama kedudukan lagi pada menit ke-54. Artur Masuaku masuk dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan mendatar ke kotak terlarang United. Phil Jones tidak bisa menghadang bol yang akan disepak tapi tidak tercipta gol.
Dua menit berselang, upaya United untuk menambahkan keunggulan bisa dijinakkan oleh Adrian. Bermain umpan satu dua dengan Ibra dan Rooney, kemudian memberikan operan jitu kepada Martial yang lantas melepaskan tembakan dari jarak dekat tapi dapat dihadang oleh Adrian.
United akhirnya benar-benar bisa menambahkan keunggulannya pada menit ke-62. Martial kembali menciptakan gol keduanya dan sekaligus mengantarkan United unggul jadi 3-1 atas tamunya. Berawal dari operan jitu Ibra, bola disambut Antonio Valencia yang kemudian melego Musuaku sebelum memberikan operan silang ke tengah kotak, Martial yang sempat dijaga dengan gampang mengirim bola ke dalam jala Adrian.
United kembali mendapatkan peluang bagus pada menit ke-80. Operan silang Mkhitaryan di sisi kanan berhasil disambut Ibra yang berada di sisi kanan, yang tanpa lama melepaskan tendangan mendatar namun masih dapat dihadang oleh Adrian.
West Ham hampir memperoleh kans lewat Simone Zaza. Melalui Bastian Schweinsteiger yang melakoni pertandingan perdananya musim ini melepaskan tendangan dari jarak jauh namun bola masih melayang dari sasaran.
West Ham hampir menciptakan gol keduanya pada masa injury time babak kedua. Tapi tendangan Sofiane Feghouli masih melayang tinggi dari jala De Gea. Tak lama kemudian, United justru bisa menambahkan keunggulannya lagi menjadi 4-1. Berawal dari lemparan ke dalam, Schweinsteiger memberikan umpan ke Ander Herrera ke dalam kotak yang dilanjutkan Ibrahimovic dengan tendangan dari dalam kotak.
Di sisa waktu babak kedua, tidak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor berakhir 4-1 untuk kemenangan United atas West Ham. (As)

