Antonio Valencia baru saja menandatangani kontrak baru bersama Manchester United. Pemain internasional Ekuador itu akan bertahan di Old Trafford sampai tahun 2018.
Manchester United secara resmi mengonfirmasi bahwa mereka sudah memberikan kontrak baru kepada Antonio Valencia lewat website resminya, Selasa (17/1/2017). “Manchester United resmi mengumumkan bahwa telah mempertahankan Antonio Valencia dengan cara memberikan kontrak baru berdurasi satu tahun, yang berarti sang pemain akan bertahan di klub yang bermarkas di Old Trafford hingga tahun 2018 mendatang,” demikian pernyataan resmi klub.
Valencia yang kini sudah berumur 31 tahun ini sebagai salah satu pemain krusial The Red Devils sejak direkrut dari Wigan Athletic di tahun 2009 lalu. Dia sudah membela Manchester United pada 271 laga, dengan menciptakan 21 gol dan meraih tujuh gelar selama berseragam United.
Valencia juga sempat terpilih menjadi pemain terbagus United pilihan sesama pemain dan suporter di musim 2011/2012. Gol yang dilesakkannya ke jala Blacburn Rovers juga dijadikan menjadi gol terbagus United di musim itu.
Awalnya bersama United, Valencia dimainkan sebagai pemain winger kanan. Tapi dari beberapa musim pamungkas dia dipasang sebagai bek kanan dan musim ini sudah bermain sebanyak 23 laga di seluruh ajang yang dilewatinya.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Juventus menelan kekalahan 1-2 dari Fiorentina di laga lanjutan Serie A. Dari laga yang berlangsung di Artemio Franchi, Senin (16/1) dinihari WIB tadi, Juventus bermain tanpa diperkuat Dani Alves yang belum pulih dari cedera dan Stephan Lichtsteiner yang sedang menjalani akumulasi kartu. Situasi ini bikin Juan Cuadrado dipasang sebagai posisi sayap kanan. Sedangkan Medhi Benatia dan Mario Lemina sedang memperkuat negara masing-masing di Piala Afrika 2017.
Dalam pertandingan ini, Fiorentina mengakhiri paruh perdana dengan memimpin 1-0 lewat aksi Nikola Kalinic di menit ke-37. Di babak kedua, La Viola menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 lewat gol Milan Badelj di menit ke-55. Juventus hanya dapat mencetak satu gol di sisa waktu babak kedua ini lewat aksi Gonzalo Higuain di menit ke-58. Setelah itu tidak ada gol tambahan tercipta lagi hingga usai laga.
Dengan hasil akhir ini maka Juventus tetap berada di posisi pertama klasemen sementara Liga Italia. Kini mereka mengoleksi 45 angka dalam 19 laga yang sudah dilewatinya pada musim ini dan memimpin satu angka dari AS Roma yang berada di peringkat kedua klasemen. Tapi Giallorossi menjalani satu pertandingan lebih banyak. Sementara itu Fiorentina berada di urutan kedelapan klasemen dengan raihan 30 angka.
Kronologi Laga
Fiorentina melancarkan serangannya di menit kedelapan melalui Matias Vecino. Tapi tendangan mendatar yang dilakukan Vecino dihadang oleh kiper Juventus Gianluigi Buffon.
Di menit kesepuluh, Vecino kembali memperoleh kans. Dia menggiring bola ke kotak terlarang Juventus, namun upayanya masih sedikit melebar dari gawang. Tidak lama kemudian, Federico Chiesa yang mencoba peruntungannya. Tapi tendangan kerasnya masih bisa ditepis oleh Buffon.
Fiorentina akhirnya benar-benar bisa memecah kebuntuannya di menit ke-37 lewat aksi Kalinic. Menerima operan dari Federico Bernardeschi, Kalinic mengalahkan Buffon melalui tendangan mendatar. Fiorentina unggul 1-0 yang sekaligus bertahan hingga turun minum.
Di awal paruh kedua, sebuah kesalahan yang dilakukan Alex Sandro bikin Jala tim tamu tertekan. Namun untungnya, Buffon sukses menghadang ruang tendang Kalinic.
Fiorentina menambahkan keunggulannya menjadi 2-0 di menit ke-55. Badelj memberikan umpan ke kotak terlarang tim tamu melalui sebuah tembakan voli. Chiesa mencoba menerimanya, namun tidak sukses. Tapi aksi Chiesa tersebut bikin Buffon terlego dan bola terus mengarah ke dalam jala Juventus.
Berselang tiga menit, Juventus memperkecil ketertinggalannya menjadi 1-2 dari Fiorentina melalui aksi Higuain. Operan Sami Khedira ke kotak terlarang dapat diterima Stefano Sturaro. Namun Higuain yang tiba dari belakang lantas menyepak bola dan menjebol jala Fiorentina.
Di menit-menit akhir, Juventus hampir mencetak gol balasan. Namun tandukan Higuain melanjutkan sebuah tembakan bebas dihadang oleh penjaga gawang Ciprian Tatarusanu. Bola rebound di mulut jala tim tuan rumah, namun Juventus tidak bisa memanfaatkannya.
Pada sisa waktu, Bianconeri berusaha keras untuk mencari gol penyama kedudukan. Namun upaya mereka tidak menemui sasaran.
Di laga lainnya, sempat terpaut satu gol terlebih dulu, Inter Milan akhirnya bisa berbalik unggul menjadi menang 3-1 atas Chievo di laga lanjutan Serie A. Menghadapi Chievo di Giuseppe Meazza, Minggu (15/1) dinihari WIB tadi, Inter sempat kebobolan terlebih dulu melalui aksi Sergio Pellissier pada menit ke-34. Kendati lebi banyak tertekan di paruh perdana, tim tuan rumah tidak bisa mencetak gol di babak ini.
Nerazzurri baru dapat mencetak gol balasan pada menit ke-69 melalui aksi Mauro Icardi. Kala pertandingan seperti akan selesai seri, dua gol tercipta. Ivan Perisic mengantarkan Inter berbalik memimpin pada menit ke-86. Satu gol lagi dicetak oleh Eder pada masa injury time dan sekaligus memantapkan kemenangan Inter menjadi 3-1.
Dengan kemenangan ini membawa Inter kini naik ke peringkat keenam klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 36 angka dalam 20 laga yang sudah dijalaninya pada musim ini. Sedangkan Chievo berada di posisi ke-11 klasemen dengan raihan 25 poin.
Kronologi Laga
Inter memiliki peluang emas pada menit ke-12 laga ketika operan silang Christian Ansaldi disundul Maurco Icardi. Usaha Icardi hanya melenceng dari sasaran.
Sebuah kans didapatkan Roberto Gagliardini dari jarak jauh, enam menit berselang, dihalau oleh Stefano Sorrentino. Inter terus melancarkan serangannya, dengan tendangan Danilo D’Ambrosio melayang. Sedangkan usaha lain dari Icardi masih melenceng dari gawang.
Antonio Candreva melepaskan tendangan dari jarak jauh di menit ke-27. Tapi masih dapat dihalau oleh penjaga gawang. Sepakan lain darinya pada menit ke-29 masih bisa ditepis oleh Sorrentino.
Tendangan dari dalam kotak Ivan Perisic pada menit ke-30 juga bisa diamankan oleh penjaga gawang. Asik menekan, Inter justru lalu kemasukan oleh Chievo. Dari tendangan sudut inilah, bola layang hasil tendangan Valter Birsa diterima dengan tendangan voli Sergio Pellissier. Bola mengarah deras tanpa dapat dihadang oleh kiper Inter Milan Samir Handanovic.
Inter meneruskan serangannya di sisa waktu paruh perdana. Usaha Perisic hanya mengenai bagian luar tiang jala Chievo, sedangkan tandukan Icardi dihadang oleh Sorrentino. Inter terpaut 0-1 di babak perdana.
Di awal babak kedua, Inter lantas menekan pertahanan lawan dan tidak membiarkan lawan mengembangkan permainan. Namun Chievo yang justru nyaris mencetak gol lagi jika tendangan Pellissier tidak bisa dihadang oleh Handanovic.
Sedangkan Sorrentino meneruskan penampilan bagusnya, menghadang kans Icardi dari dalam kotak dan dua kali tendangan dari Eder. Inter baru bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-69, kala operan silang Candreva disambut Icardi untuk merobek gawang lawan.
Setelah gol balasan, Inter kembali melancarkan serangan bertubi-tubi ke pertahanan Chievo. Perisic sempat memiliki peluang bagus, tapi tendangan yang dilakukannya pada menit ke-74 masih melenceng dari sasaran. Tak lama berselang, giliran Icardi yang mengancam pada menit ke-80, tapi masih melebar. Lima menit kemudian, giliran Eder yang mencoba peruntungannya, tapi bisa dijinakkan oleh Sorrentino.
Upaya Inter kembali membuahkan hasil pada menit ke-86. Menyambut operan dari Icardi, Perisic melego pemain lawan kemudian berhasil mengalahkan Sorrentino.
Inter memiliki keuntungan dengan kesalahan yang dilakukan pemain belakang Chievo pada masa injury time. Rodrigo Palacio mendapatkan bola umpan balik dan memberikan kepada Eder, yang langsung berhasil memanfaatkan kans itu menjadikan gol.
Setelah itu tidak ada gol tambahan tercipta lagi hingga peluit panjang dibunyikan wasit tanda berakhirnya laga. (As)

