Anthony Martial tampil sebagai pahlawan kemenangan Manchester United kala meraih kemenangan 2-1 atas Everton. Martial pun mendapatkan banyak pujian atas performanya di laga tersebut.
Dalam laga yang digelar diĀ Old Trafford, Minggu (28/10/2018) malam WIB kemarin, Anthony Martial terlibat dari dua gol yang diperoleh Manchester United. Aksi pemain berumur 22 tahun itu bikin Idrissa Gueye melakukan pelanggaran terhadapnya di dalam kotak penalti sehingga wasit menunjuk titik putih yang dieksekusi oleh Paul Pogba.
Di awal paruh kedua, Martial mengantarkan The Red Devils unggul jadi 2-0 lewat golnya. Memanfaatkan umpan dari Pogba, Martial melanjutkan dengan tendangan melengkung yang mengarah ke sudut bawah jala Pordan Pickford. Everton sempat bisa memperkecil ketertinggalannya menjadi 1-2 lewat gol Gylfi Sigurdsson pada menit ke-77. Usai itu tidak ada gol tambahan tercipta lagi hingga laga aselesai.
Statistik mencatatkan bahwa Martial tampil sangat luar biasa di laga ini. Pemain asal Prancis itu punya akutasi 100 persen dari tiga tendangannya, dengan bikin empat kans. Dengan itu, Martial sudah mencetak empat gol dari empat laga pamungkasnya untuk United di mana dia tampil sebagai pemain utama.
“Anthony Martial memang pemain muda yang sangat berbakat. Dia tahu apa yang harus dilakukan untuk menjadi pemain terbaik. Dia punya kecepatan berlari yang sangat cepat dan umpan-umpannya yang sangat akurat. Saya pikir dia hanya butuh waktu saja untuk menjadi pemain lebih baik seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo,” puji pelatih Manchester United Jose Mourinho.
“Saya tentu sangat senang dan bangga bisa melatih dia dan punya pemain seperti dia di klub kami. Dia sudah membuktikan bahwa dia layak mendapatkan posisi utama di tim skuad. Kami ingin dia terus berlatih dengan giat supaya bisa mencapai level terbaiknya. Dia punya segalanya untuk menjadi yang terbaik,” lanjutnya.
Selain pujian dari Mourinho, Pogba juga memberikan sanjungan kepada rekan setimnya itu. “Martial memang seorang pemain sepakbola yang masih belia dan punya performa bagus di atas lapangan hijau. Saya juga gembira bisa satu tim dengan dia dan bermain bareng di dalam satu tim. Performa bermainnya itu sangat oke dan bisa dipelajari oleh para pemain muda di klub kami,” ujar Pogba.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya mengenai jalannya pertandingan, Manchester United berhasil mengalahkan Everton dengan skor akhir 2-1 di Old Trafford dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris.
Menghadapi Everton di kandang sendiri, Manchester United awalnya dibikin kesulitan dengan pertahanan Everton. Penalti pada menit ke-26 langsung sebagai hasil baik untuk United. Eksekutor Pogba sebetulnya sempat dihadang oleh Jordan Pickford. Tapi bola muntah kembali kepadanya dan disambar dengan gampang ke dalam jala yang sudah kosong. Paruh perdana selesai 1-0 untuk United atas Everton.
United menggandakan keunggulannya di awal paruh kedua, tepatnya di menit ke-49 lewat gol Martial. Everton coba mengejar gol balasannya, namun hanya bisa mencetak satu gol saja lewat penalti Gylfi Sigurdsson pada menit ke-77.
Atas hasil akhir ini maka United berada di peringkat kedelapan klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 17 angka dalam 10 pertandingan yang sudah dilewatinya. Sedangkan Everton berada di posisi kesembilan dengan raihan 15 angka.
Kronologi Laga
Everton mengawali pertandingan dengan cukup bagus. Di menit kedelapan, serangan dihadang dari sisi kanan di mana Gylifi Sigurdsson melakukan operan silang. Operan itu mencoba disambar Bernard, namun Ashley Young mengantisipasi bola dengan bagus.
Kans lain untuk tim tamu pada menit ke-15, saat Andre Gomes menerima operan tendangan sudut dengan tandukan. Namun bola mengarah ke David De Gea dan diantisipasi dengan gampang.
United gantian menyerang empat menit kemudian. Juan Mata coba menyundul operan silang ke arah sasaran, namun bola tepat terlalu dekat dengan Jordan Pickford sehingga dapat diamankan.
Satu tendangan melengkung dari Martial pada menit ke-23 dihadang dengan bagus oleh Pickford. United lebih menekan.
United memperoleh penalti pada menit ke-26, usai Martial ditekel Idrissa Gueye. Paul Pogba ke depan menjadi algojo dan tembakannya bisa dihalau oleh Pickford. Namun bola rebound ke arahnya dan Pogba dengan gampang mengirim bola ke dalam jala yang sudah kosong.
Marcus Rashford menciptakan gol untuk United pada menit ke-31, namun gol itu dianggap tidak sah oleh wasit. Striker belia Inggris itu menyambar bola liar hasil tepisan Pickford atas tembakan pogba yang terlebih dulu dalam perangkap offside.
Everton menyiakan satu kans emas pada menit ke-37. Seamus Coleman berada di posisi ideal dan memberikan operan silang tepat kepada Sigurdsson yang berlari msauk ke dalam kotak terlarang. Namun tandukan Sigurdsson tepat kepada De Gea.
Tim tamu kembali memiliki kans pada menit ke-44. Theo Walcott masuk dari kanan dan melakukan tendangan kaki kiri. Masih terlalu ringan dan bisa diamankan dengan mudah oleh De Gea. Skor 1-0 tetap bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Everton mengawalinya dengan bermain menekan dan menyerang pertahanan United. Tendangan Richarlison sudah tepat ke arah gawang tapi bisa dihalau oleh De Gea. Tapi usaha balasan Unite lebih menemui sasaran.
Tendangan tepat Martial tidak dapat dibendung Pickford dan menggandakan keunggulan United jadi 2-0. Everton menyiakan satu kans emas pada menit ke-51. Bernard memperoleh operan jitu dan dalam posisi satu lawan satu dengan De Gea. Dengan pandai Bernard melego De Gea, namun tendangannya masih melenceng dari jala.
United mencoba menyerang lagi. Tendangan Rashford pada menit ke-54 bisa dihadang oleh Pickford. Empat menit kemudian, Pickford menghadang usaha Pogba.
Coleman punya kans pada menit ke-72 dan dia melakukan tembakan beras. Namun tendangannya masih melayang dari jala De Gea.
Giliran Everton yang mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-77, usai Chris Smalling melakukan pelanggaran terhadap Richarlison. Sigurdsson yang ke depan dan menjalani tugasnya dengan baik. Skor berubah menjadi 1-2.
Everton coba tampil menekan United untuk mencari gol penyama, tapi mereka sulit mendapatkan kans emas. United justru nyaris mencetak gol ketiganya, meski tidak berujung gol. Martial tidak bisa mengalahkan Pickford dalam posisi satu lawan satu. Sepakannya terhadang. Skor berakhir 2-1 untuk kemenangan United atas Everton. (As)

