Tottenham Hotspur menelan kekalahan di leg perdana empat besar Liga Champions. Bermain di depan publiknya sendiri, The Lilywhites kalah 0-1 dari Ajax Amsterdam.
Bertanding di Tottenham Stadium, Rabu (1/5/2019) dini hari WIB tadi, Ajax Amsterdam lantas bermain menyerang. Klub arahan Erik ten Hag tampil dengan bermain menekan, seperti yang ditunjukkan kala mendepak Real Madrid dan Juventus.
Ajax unggul 1-0 pada menit ke-15 melalui Donny van de Beek. Tottenham Hotspur baru dapat melakukan serangan ke pertahanan tim tamu menatap pertandingan berlangsung 30 menit, tapi tidak ada yang membuahkan hasil.
Pada paruh kedua, laga berlangsung semakin ketat dan menarik. Ajax memiliki kans dengan bola tendangan David Nere yang mengenai tiang. Spurs punya beberapa kali kans melalui counter attack, tapi tidak ada yang menemui sasaran sampai pertandingan selesai.
Dari hasil akhir 1-0 di laga ini, maka ini sebagai modal baik untuk Ajax kala gantian menghadapi Spurs di laga leg kedua babak semifinal Liga Champions. Keduanya akan berlaga di Johan Cruijff ArenA pada Kamis (9/5/2019) dinihari WIB nanti.
Dalam laga berlangsung ini, Van de Beek memberikan ancaman kala pertandingan berjalan lima menit. Dia menendang bola liar yang arahnya masih melebar dari jala Spurs.
Hakim Ziyech menunjukkan aksi solo di depan kotak terlarang tim tuan rumah di menit kesepuluh. Aksi pemain asal Maroko tersebut sukses dihadang barisan belakang tim tuan rumah. Tidak lama kemudian, Lasse Schone melakukan tendangan, namun bola tidak tepat ke arah gawang.
Ajax sukses menjebol jala Spurs pada menit ke-15. Van de Beek lepas dari perangkap offside setelah meneruskan operan Ziyech. Pemain dengan memakai nomor punggung 6 tersebut dengan gampang mencetak gol usai berjumpa satu lawan satu dengan kiper Spurs, Hugo Lloris. Ajax unggul 1-0 atas Spurs.
Memimpin 1-0 tidak bikin Ajax bermain bertahan saja. Van de Beek hampir kembali menjebol jala Spurs pada menit ke-23. Van de Beek memperoleh operan dari Dusan Tadic, yang bolanya lantas dia tendang ke tiang dekat. Lloris masih dapat menghalaunya.
Spurs baru dapat menekan pada menit ke-25. Fernando Llorente meneruskan bola hasil operan Kieran Trippier dengan kepala, tapi arahnya masih sedikit melebar dari jala.
Spurs harus melakukan pergantian pemain pada menit ke-39. Jan Vertonghen dikeluarkan dari lapangan usai beradu kepala dengan temannya sendiri, Toby Alderweireld. Moussa Sissoko diturunkan untuk mengisi posisi Vertonghen.
Spurs mulai menyerang di sisa waktu paruh perdana, tapi tidak ada usaha yang sukses membuahkan hasil sampai turun minum. Ajax memimpin 1-0 atas Spurs.
Di awal paruh kedua, klub arahan Mauricio Pochettino lantas bermain lebih menyerang demi mencari gol penyama. Dele Alli melakukan tendangan yang masih dapat dihalau oleh pemain lawan. Ajax gantian menyerang pada menit ke-47 melalui tendangan Nicolas Tagliafico, tapi masih melayang dari gawang.
Alli kembali mendapatkan peluang pada menit ke-55. Moura menggiring bola ke sisi kanan. Trippier menerimanya dan lantas memberikan operan silang ke dalam kotak terlarang Ajax. Alli menyambut bola dengan tandukan, tapi hasilnya masih melayang dari gawang tim tamu.
Llorente hampir mencetak gol penyama pada menit ke-64. Tendangan bebas Eriksen dilanjutkan oleh mantan Juventus itu lewat tendangan, tapi bola mengarah terlalu pelan sehingga dengan gampang diamankan oleh Andre Onana.
Pertandingan berlangsung 70 menit, Ajax kembali menekan. Spurs dibikin kesulitan untuk melancarkan serangan ke pertahanan Ajax. Begitu juga, upaya Ajax juga gagal lantaran bisa dihadang oleh pemain belakang Spurs.
Kans bagus diperoleh David Neres pada menit ke-78. Dia melakukan tendangan lewat sisi kiri kotak terlarang. Bola masih mengenai tiang jala kendati Lloris telah dalam posisi kurang ideal untuk mengamankannya.
Di sisa waktu babak kedua di laga ini, tidak ada gol tercipta lagi sampai pertandingan selesai. Skor berakhir 1-0 untuk kemenangan Ajax atas Spurs di laga leg pertama babak semifinal Liga Champions.
Seusai laga, Pochettino mengaku kecewa dengan hasil akhir yang didapatkan timnya. Menurutnya, timnya sudah berusaha keras dan bermain baik. Tapi keuntungan ada dipihak Ajax, kata pelatih Spurs itu. (As)

