AC Milan dan Inter Milan harus puas dengan tambahan satu poin usai bermain imbang 2-2 di dalam laga Derby della Madonnina, Senin (21/11/2016) dinihari WIB.
Dalam laga yang digelar di San Siro pada dinihari tadi, AC Milan ditinggal Alessio Romagnoli di barisan belakang. Sebagai pengganti, Gustavo Gomez diturunkan sebagai starter. Untuk Inter Milan, ini merupakan debut mereka dengan manajer anyar Stefano Pioli, yang mengisi posisi Frank de Boer yang dipecat. Pioli menurunkan Gary Medel di barisan pertahanan kendati Medel akhirnya dikeluarkan di paruh perdana lantaran mendapatkan masalah cedera.
Rossoneri memimpin terlebih dulu melalui Suso di menit ke-43 dan skor 1-0 untuk Milan bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Inter bisa menyamakan kedudukan melalui Antonio Candreva di menit ke-53. Milan kembali unggul usai Suso kembali menciptakan gol keduanya di menit ke-58. Nerazzurri juga bisa kembali membuat skor jadi imbang lagi usai Ivan Perisic merobek jala Milan di masa injury time babak kedua. Skor berakhir 2-2 untuk kedua tim.
Dengan hasil imbang di laga ini, maka Milan tetap berada di peringkat ketiga klasemen sementara Liga Italia dengan mengoleksi 26 angka dalam 13 pertandingan yang sudah dilewatinya pada musim ini. Sementara itu Inter berada di urutan kesembilan dengan raihan 18 angka.
Kronologi Laga
Inter bermain agresif dengan mendominasi jalannya laga di awal menit paruh perdana. Mereka sempat mendapatkan beberapa kans. Perisic nyaris membawa tim tamu unggul di menit ke-14, andaikan sepakannya dari jarak dekat tidak bisa ditangkap dengan bagus oleh penjaga gawang AC Milan, Gianluigi Donnarumma.
Perisic kembali memperoleh kans di menit ke-24. Kali ini tandukannya masih melebar dari sasaran. Dua menit kemudian, giliran Geoffrey Kondogbia yang mengancam, tapi upayanya belum membuahkan hasil. Di menit ke-29, Candreva mengancam, namun tendangan yang dilakukannya masih melenceng dari sasaran.
Milan baru memiliki kans emas di menit ke-40 melalui tendangan keras Mattia De Sciglio dari luar kotak penalti. Tapi sepakannya bisa diredam oleh kiper Inter Milan Samir Handanovic. Milan unggul lebih dulu di menit ke-43 melalui Suso. Usai memanfaatkan operan dari Giacomo Bonaventura, Suso dengan gampang menceploskan bola ke dalam gawang melalui tendangannya. Milan unggul 1-0 yang sekaligus bertahan hingga turun minum.
Bonaventura memiliki kans untuk menggandakan keunggulan tim tuan rumah di menit ke-50. Namun tendangannya sempat berubah arah usai membentur pemain lawan dan melayang dari sasaran. Di menit selanjutnya, Candreva mencoba kesempatannya dengan tendangan dari luar kotak. Usaha Candreva ini masih bisa ditepis oleh Donnarumma.
Akan tetapi, di menit ke-63, Candreva benar-benar bisa membobol gawang Milan. Sepakan kerasnya dari jarak jauh merobek gawang tuan rumah. Skor kini jadi 1-1.
Tapi kedudukan seri 1-1 tidak bertahan lama. Milan kembali unggul melalui Suso lagi. Kali ini menyambut umpan dari Carlos Bacca, Suso melego Miranda di dalam kotak terlarang dan lalu mengalahkan Handanovic melalui tendangan mendatarnya.
Inter hampir mencetak gol balasan lagi di menit ke-67. Perisic menerima operan Candreva dengan tendangan, namun usahanya masih melenceng dari sasaran. Kali ini kans didapatkan oleh Mauro Icardi dua menit berselang. Namun tendangannya masih belum mengarah ke gawang.
Usaha Inter untuk mencetak gol balasan akhirnya tercipta di menit kedua masa injury time. Berawal dari tendangan sudut, bola tandukan Jeison Murillo tepat ke Perisic. Perisic lantas menyonteknya untuk merobek gawang Milan. Skor berubah menjadi 2-2 yang sekaligus bertahan hingga usai laga.
Di laga lainnya, Juventus sukses mengokohkan posisinya di puncak klasemen Serie A usai mengalahkan Pescara dengan skor akhir 3-0.
Dalam laga yang dilangsungkan di Juventus Stadium, Minggu (20/11) dinihari WIB, Juventus tidak tampil dengan kekuatan penuh seperti menyimpan para pemain inti seperti Dani Alves, Gianluigi Buffon, Miralem Pjanic, Claudio Marchisio dan Giorgio Chiellini. Sedangkan Andrea Barzagli, Paulo Dybala, Medhi Benatia dan Marko Pjaca menepi lantaran mengalami cedera.
Situasi ini bikin para pemain muda atau pemain kedua seperti Kwadwo Asamoah, Neto, Daniele Rugani dan Hernanes memperoleh peluang untuk bermain sebagai starter. Kendati demikian, Juventus tetap bisa mendominasi jalannya laga. Bianconeri memecah kebuntuannya lewat aksi Sami Khedira di menit ke-36. Khedira bermain operan satu dua bersama Mario Mandzukic untuk mengalahkan kiper Albano Bizzarri melalui tendangan kaki kanannya.
Juventus baru dapat menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 di paruh kedua lewat gol Mandzukic di menit ke-63. Kali ini gol berawal dari sebuah operan silang Asamoah di sisi kiri. Khedira menyundul bola dan Mandzukic yang dalam posisi bagus di mulut jala tinggal mengirim bola ke dalam gawang lawan.
Enam menit kemudian, Juventus bisa menambahkan keunggulannya menjadi 3-0 atas Pescara. Kali ini giliran Hernanes yang mencatatkan namanya di papan skr usai tendangan kerasnya dari luar kotak penalti berhasil merobek gawang lawan. Di menit-menit akhir, Juventus bikin sejarah dengan menurunkan striker mudanya, Moise Kean. Kean, yang baru berumur 16 tahun, sebagai pemain perdana yang tampil di Liga Italia.
Dari hasil 3-0 di laga ini membuat Juventus kini semakin kokoh di puncak klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 33 angka dalam 13 laga yang sudah dilewatinya pada musim ini dan unggul tujuh angka dari AS Roma yang berada di peringkat kedua klasemen. Sedangkan Pescara berada di peringkat ke-18 klasemen dengan raihan tujuh angka.
Di partai lainnya lagi, Napoli berhasil meraih tiga poin dalam lawatannya ke kandang Udinese di laga lanjutan Serie A, usai menang tipis 2-1.
Di laga yang digelar di Stadio Friuli, kedua tim sama-sama gagal mencetak gol di babak pertama. Di babak kedua, Napoli unggul lebih dulu melalui aksi Insigne di menit ke-47. Dia meneruskan operan dari Jose Callejon untuk mengantarkan timnya memimpin 1-0. Sepuluh menit kemudian, Insigne kembali mencetak gol keduanya di laga ini dan sekaligus membawa Napoli unggul jadi 2-0.
Udinese sempat memperkecil ketertinggalannya jadi 1-2 melalui aksi Stipe Perica. Tandukan Perica melanjutkan bola sepak pojok Sven Kums tidak dapat dihadang oleh Pepe Reina. Usai itu tidak ada gol tercipta lagi. Dengan kemenangan ini maka Napoli naik ke peringkat keempat klasemen dengan raihan 24 angka. Sedangkan Udinese di urutan ke-13 klasemen dengan 15 angka. (As)

