Villarreal berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Valencia di El Madrigal dalam lanjutan La Liga Spanyol, Kamis (31/12/2015) malam WIB.
Dalam laga yang dilangsungkan di El Madrigal, Kamis (31/12) malam WIB kemarin, Villarreal yang bertindak sebagai tuan rumah memastikan kemenangannya atas Valencia lewat gol tunggal Bruno Soriano yang diciptakannya lewat sebuah tendagan bebas pada menit ke-64. Berkat kemenangan ini Villarreal naik ke posisi keempat klasemen sementara La Liga Spanyol dengan mengoleksi 33 angka yang sekaligus menggeser Celta Vigo turun ke peringkat kelima klasemen dan terpaut tiga angka dari Real Madrid yang berada di posisi ketiga klasemen dan tertinggal lima angka dari Atletico Madrid dan Barcelona yang berada di posisi kedua dan pertama.
Sedangkan kekalahan yang diterima Valencia bikin mereka kini berada di posisi kesepuluh klasemen sementara La Liga Spanyol dengan mengoleksi 22 angka dari 17 laga yang sudah dijalaninya pada musim ini dan terpaut 11 angka dari Villarreal yang merupakan zona terakhir Liga Champins. Hasil akhir ini juga memperpanjang tren tanpa kemenangan Los Che di Liga sejak ditangani manajer anyar, Gary Neville. Dari tiga laga yang dibesut Neville, dua kali bermain imbang dan satu kali menelan kekalahan.
Villarreal mengawali laga dengan baik. Jonathan dos Santos dan Roberto Soldado memberikan tekanan ke Valencia ketika pertandingan berlangsung lima menit.
Statistik mencatatkan bahwa Villarreal tampil lebih dominasi dan memiliki kans yang lebih banyak daripada Valencia. The Yellow Submarine unggul penguasaan bola 52 persen banding 48 persen milik tim tamu. Selain itu, Villarreal bisa melepaskan 10 tembakan dengan empat di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Valencia cuma bisa melepaskan 6 tendangan dan cuma dua yang mengarah sasaran.
Kendati demikian, kedua tim itu sama-sama gagal menciptakan gol di sepanjang babak pertama kendati memiliki beberapa kans bagus. Skor masih 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Valencia tampil lebih menyerang. Sebuah kans bagus didapatkan tim tamu, tapi tendangan Paco Alcacer masih melenceng dari arah jala yang dikawal oleh Aphonse Areola.
Villarreal akhirnya membuka keunggulannya di menit ke-64 lewat sebuah penalti usai pelanggaran yang dilakukan pemain Valencia di luar kotak terlarang. Bruno yang mengeksekusi tendangan bebas itu dan berhasil merobek gawang Valencia.
Tertinggal satu gol, Valencia langsung tampil terbuka dan terus menyerang demi mencari gol balasan. Alvaro Negredo dan Paco Alcacer sempat mendapatkan beberapa kans di sisa waktu kedua. Tapi upaya keduanya gagal membuahkan hasil. Ada kans yang bisa diamankan oleh Areola dan ada peluang yang belum tepat ke arah gawang.
Hingga peluit panjang berbunyi tanda berakhirnya pertandingan, skor tetap 1-0 bertahan untuk kemenangan Villarreal atas Valencia.
Seusai laga Villarreal melawan Valencia, manajer Valencia Gary Neville pun mengakui bahwa timnya akan berat finis empat besar.
Usai kalah dari Villarreal di laga tadi malam, Valencia pun kini tertinggal 11 poin dari klub yang berada di peringkat keempat klasemen. Neville pun tak yakin bisa mengantarkan timnya finis di posisi keempat atau mendapatkan tiket terakhir zona Liga Champions.
“Saya pikir memang cukup mengecewakan usai kalah dari Villarreal, padahal kami sudah berusaha sebisa mungkin, tapi pada akhirnya gagal mendapatkan poin. Target klub di awal musim ini adalah finis di posisi empat besar, saya lihat itu sudah sulit karena sekarang ini masih tertinggal 11 angka dari tim yang berada di posisi keempat klasemen La Liga Spanyol,” ujar Neville di situs resmi klub.
“Hasil akhir tadi malam bikin kami lebih berat untuk mencapai target. Namun masih banyak poin yang dapat dipetik asalkan kami bisa menang atas lawan-lawan kami di paruh kedua musim ini,” lanjutnya.
“Menurut saya, paling penting saat ini adalah fokus di laga terlebih dulu yang akan dihadapi dan tidak perlu memikirkan soal target. Itu bisa dilihat seusai musim ini, jadi terpenting adalah membidik kemenangan di setiap laga yang akan kami jalani di musim ini,” katanya lagi.
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya mengenai kubu Inter Milan.
Pemilik Nerazzurri Erick Thohir menegaskan bahwa mereka tidak akan terjun di bursa transfer musim dingin ini. Baginya, skuad Inter Milan sekarang ini sudah cukup untuk menghadapi paruh kedua musim ini.
La Beneamata sudah memboyong banyak pemain di saat bursa transfer musim panas silam, di mana mereka telah mendatangkan pemain berkualitas seperti Ivan Perisic, Geoffrey Kondogbia dan Joao Miranda. Performa Inter di paruh pertama musim ini pun cukup oke.
Tim besutan Roberto Mancini itu bisa menduduki puncak klasemen dari tiga minggu secara berturut-turut. Sekarang ini Inter mengumpulkan 36 angka dan memimpin satu poin dari Napoli dan Fiorentina serta unggul empat angka dari Juventus yang berada di urutan keempat klasemen.
Kendati menegaskan tak akan belanja pemain di musim dingin nanti, tapi kondisi bisa berubah andai Inter sukses melaju ke Liga Champions musim depan.
“Saya telah berjumpa dengan pemain-pemain kami dan semuanya mengatakan kepada saya bahwa mereka siap bertempur di paruh kedua musim ini. Saat ditanya tentang perekrutan pemain baru di musim dingin nanti, saya hany menjawab kami sudah puas dengan skuad yang dimiliki sekarang ini,” kata Thohir.
“Kami saat ini telah punya 28 pemain dan ini tentu sudah banyak karena kami cuma tampil di Coppa Italia dan Serie A. Jadi tidak ada perlu pembelian pemain baru lagi, lantaran kami juga tahu pemain akan kecewa juga jika tidak diberikan kesempatan bermain dan cuma duduk di bangku cadangan,” sambungnya.
“Jika kami berhasil meraih tiket bermain di Liga Champions musim depan, maka kami akan terjun ke bursa transfer berikutnya. Tapi untuk bulan Januari ini, kami tidak tertarik ke sana. Kami justru ingin fokus dan mempersiapkan tim untuk menghadapi paruh kedua musim ini,” tambahnya.
“Seperti yang sudah disebutkan di atas itu bahwa persaingan di musim ini sangatlah ketat dan sengit. Maka itu kami harus tampil sebaik mungkin dan tak boleh membuat kesalahan di atas lapangan hijau,” tandasnya. (As)

