Van Persie gagal bersinar di musim perdana Louis van Gaal melatih Manchester United. Mantan kiper United, Mark Bosnich, menyetujui kalau Van Persie dilego saja.
Robin van Persie hanya bisa mengoleksi 10 gol saja di ajang Liga Primer Inggris pada musim silam. Produktivitasnya terlihat menurun dari musim sebelumnya kala striker asal Belanda itu ikut berperan membawa The Red Devils meraih gelar juara Premier League dengan menciptakan 26 gol dan 12 gol pada tahun 2014 lalu.
Ada satu alasan kuat juga yang membuat Van Persie gagal menampilkan ketajamannya di depan gawang lawan yakni, dia sempat mengalami beberapa cedera dan juga faktor umurnya yang sekarang ini sudah memasuki 31 tahun.
Van Persie tengah gencar diberitakan sudah mencapai kesepakatan untuk hengkang ke Turki dengan memperkuat Fenerbache. Namun isu itu langsung ditampik.
“Robin van Persie memang kerap menepi di musim silam lantaran sempat mengalami beberapa cedera yang membuat performanya menurun,” ujar mantan penjaga gawang yang membela Manchester United selama dua tahun tersebut.
“Tapi bukan hanya karena alasan itu, tapi faktor usianya sekarang ini yang juga membuat performa dia tidak setangguh musim-musim sebelumnya, dimana dia sempat bisa membawa Manchester United meraih gelar juara Liga Primer Inggris. Anda tentu tahu juga, di bawah asuhan Louis van Gaal, dia bahkan minim mendapatkan waktu bermain sebagai starter. Jadi seperti isu atau rumor belakangan ini kalau dia kabarnya akan dilepas ke klub lain di musim panas ini, saya pun sependapat dengan kondisi itu,” tambahnya.
“Jika dia tetap bermukim di Old Trafford, saya pun tidak yakin kalau dia akan tetap dijadikan pemain utama di barisan depan skuad Manchester United. Apalagi The Red Devils dikabarkan sedang membidik beberapa striker baru di bursa transfer musim panas ini,” katanya menambahkan.
Bosnich juga menilai performa Wayne Rooney. Menurutnya, penampilan Rooney di musim 2014/2015 juga tak begitu tajam. Dia dituntut tampil bagus jika ingin tetap menjadi pemain terbaik di dunia.
Di sisi lain, ada kabar terakhir yang menyangkut pemain Manchester United lainnya, yakni Angel di Maria.
Di Maria memang melakoni musim pertamanya di United tidak begitu oke. Akan tetapi, Setan Merah disarankan untuk tidak mengambil keputusan bodoh yakni, melepasnya ke klub lain di musim panas ini.
Hal ini diungkapkan oleh eks striker Manchester United, Diego Forlan.
Didatangkan United dari Los Blancos dengan nilai transfer yang sangat mahal di musim panas silam. Winger asal Argentina itu mengawali langkahnya di United dengan memuaskan. Di Maria berhasil mencetak tiga gol dan membuat empat assist dari enam pertandingan perdananya.
Setelah sempat mengalami cedera dan seusai pulih dari cederanya, Di Maria terlihat gagal kembali menampilkan performanya. Akibatnya, dia pun dijadikan pemain pelapis kedua hingga menuju musim lalu. Meski demikian, Di Maria tetap bisa menorehkan tiga gol dan membuat 11 assist di ajang Liga Primer Inggris.
Pemain berumur 27 tahun ini kembali menunjukkan kualitas bermainnya seiring berhasil timnas Argentina tembus ke final Copa America 2015. Saat ini, kubu United sepertinya sedang tergoda dengan tawaran-tawaran yang datang dari tim-tim raksasa Eropa yang meminati pemainnya, salah satunya adalah klub kaya raya, Ligue 1, Paris Saint-Germain.
“Angel Di Maria gagal menampilkan performa terbaik di musim silam. Itu hal yang wajar saja setiap pemain sepakbola profesional pasti pernah gagal. Tapi jika dia benar-benar dilepas ke klub lain di bursa transfer musim panas ini, maka saya yakin suatu hari Manchester United akan menyesal,” kata Forlan.
“Anda lihat saja ketika Real Madrid melepasnya pada musim panas silam, tapi terakhirnya mereka merasa kehilangannya. Di Maria sebenarnya salah satu pemain yang sangat bagus dan bisa memberikan hal positif untuk timnya,” lanjutnya.
“Setiap pemain yang gagal seharusnya layak diberikan tambahan waktu lagi. Jika masih gagal lagi, maka itu berarti pemain siap dijual ke klub lain. Itu saranku untuk Manchester United. Tapi jika mereka bertindak bodoh alias demi mendapatkan tawaran tinggi terkait transfer Di Maria, maka itu kesalahan besar dan akan menyesal.” (As)

