Manchester United kini kembali ke jalur persaingan juara Liga Primer Inggris usai menang dari Liverpool. Louis van Gaal pun optimis timnya bisa menjadi juara.
Manchester United meraih kemenangan penting atas Liverpool di laga yang berlangsung di Anfield dalam lanjutan Liga Primer Inggris akhir pekan lalu atau tepatnya pada hari Minggu (17/1/2016) malam WIB, di mana The Red Devils mengakhiri pertandingan dengan menang tipis 1-0 berkat gol tunggal Wayne Rooney pada menit ke-78. Gol striker asal Inggris itu merupakan satu-satunya on target yang dimiliki United di pertandingan tersebut, di mana The Reds tampil sangat dominasi.
Hasil positif ini disambut senang oleh pelatih internasional Belanda tersebut, yang mulai membesut United, selalu berhasil mengatasi Liverpool di ajang Liga Primer Inggris musim ini.
Dari kemenangan ini membawa United kini berada di peringkat kelima klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 37 angka dan unggul dua poin dari Tottenham Hotspur yang berada di urutan keenam klasemen dan sekarang ini United tertinggal tujuh angka dari Leicester City dan Arsenal yang berada di posisi kedua klasemen dan puncak klasemen.
Dengan laga tersisa 16 giornada lagi, maka kans united untuk meraih gelar juara Liga Primer Inggris tentu masih terbuka lebar. Louis van Gaal selaku pelatih Manchester United pun yakin timnya bisa menjadi juara Liga musim ini.
“Kami yakin kami dapat menjadi juara Liga Primer Inggris musim ini,” kata Van Gaal kala diwawancarai mengenai kans United meraih gelar juara.
“Kami sudah memenangi pertandingan yang sangat penting untuk kami pada akhir pekan lalu, di mana kami berhasil mengalahkan Liverpool. Seperti yang anda tahu kami sempat ragu bisa menang di kandang Liverpool. Tapi dengan kepercayaan diri kami yang membawa kami meraih kemenangan. Kini sudah jelas mental dan kepercayaan diri bakal bertambah dan siap mengalahkan lawan berikutnya,” tegasnya.
“Secara pribadi, saya sangat senang dan puas bisa memenangi laga dua kali kala berhadapan dengan Liverpool di musim ini. Liverpool bukan tim lemah dan dilatih pelatih bagus, itu yang membuat saya puas setelah menang di dua perjumpaan dari mereka,” tambahnya.
“Kini kami cuma tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen, Leicester dan Arsenal. Kami pikir itu jarak poin yang tidak sulit dikejar, mengingat laga masih ada 16 pekan lagi. Yang terpenting adalah kami tidak boleh kehilangan poin lagi kala bertanding dengan lawan-lawan dan harus tampil konsistensi,” lanjutnya.
“Kami adalah klub besar di Eropa dan dunia. Andai saja tidak di posisi pertama maka paling tidak finis di posisi tiga besar klasemen akhir Liga Primer Inggris.”
Di samping ini, ada tambahan berita lainnya mengenai kubu Liverpool tentang memberikan kontrak baru kepada kipernya, Simon Mignolet.
Liverpool secara resmi mengumumkan sudah memberikan kontrak baru kepada Mignolet. Tapi The Reds tidak mengatakan berapa lama kontrak anyar diberikan mereka kepada kiper asal Belgia itu dan cuma mengatakan kalau sang pemain sudah meneken kontrak anyar dalam jangka waktu yang sangat lama. Namun media-media lainnya memperkirakan bahwa Mignolet diikat kontrak bersama Liverpool sampai tahun 2021 nanti.
“Saya merasa gembira dapat bertahan lama di klub yang bermarkas di Anfield dan sebagai pemain penting di Liverpool dalam jangka waktu lama. Saya pun berharap sekali bisa terus memberikan yang terbaik dan membantu tim meraih kesuksesan,” ungkap Mignolet di website resmi klub.
“Saya akui bahwa tidak semua pemain bisa diberikan kontrak baru jika tidak bermain bagus. Saya harus mempertahankan performaku atau meningkatkannya lagi jika ingin tetap menjadi nomor satu di bawah mistar gawang Liverpool,” lanjutnya.
Mignolet direkrut Liverpool dari Sunderland di tahun 2013 lalu dan sejak kala tersebut sudah bermain sebanyak 122 laga yang dilewatinya. Penjaga gawang yang sekarang ini berumur 27 tahun tersebut menjadi penjaga gawang dan tanpa kebobolan paling banyak di Liga Primer Inggris di tahun 2015 lalu. Pada musim ini, Mignolet sudah mencatatkan tujuh clean sheet di Liga Primer Inggris.
Namun Mignolet tidak minim sebagai sasaran media lantaran performanya sebagai kiper utama di skuad Liverpool yang kurang mengesankan dan kerap kali melakukan blunder.
“Saya pasti akan berjuang keras dengan manajer dan staf di klub, yang sudah memberikan kepercayaan kepada saya dan sudah memberikan dukungan atas kontrak baru itu. Saya juga pastinya tidak ingin mengecewakan para pendukungku,” ujar Mignolet.
“Saya tahu persaingan semakin ketat di paruh kedua musim ini. Semua tim pastinya ingin bermain sebagus-bagusnya. Jadi saya pun ingin sekali meneruskan cleen sheetku lebih baik lagi di sisa musim ini.”
Liverpool sendiri kini berada di posisi kesembilan klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 31 poin dari 22 laga yang sudah dijalaninya pada musim ini dan masih tertinggal delapan poin dari Tottenham Hotspur yang berada di urutan keempat alias zona terakhir Liga Champions.
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya tentang kubu Leicester City.
Pelatih Claudio Ranieri yakin dalam waktu dekat Jamie Vardy akan kembali menciptakan gol lagi.
Vardy bermain bagus dari awal musim ini dengan mengoleksi 15 gol dan sembari membawa Leicester berada di posisi kedua klasemen sementara Liga Primer Inggris. Jumlah gol itu membuat dia saat ini menjadi pencetak gol terbanyak sementara di Liga Inggris.
Tak cuma itu saja, Vardy juga sukses mencatatkan rekor anyar di Liga Primer Inggris, yaitu selalu mencetak gol di 11 laga secara berturut-turut.
Akan tetapi, ketajaman Vardy belakangan ini terlihat menurun sekali. Sejak merobek gawang Chelsea pada bulan Desember silam, Vardy hanya membuat satu assist dan tak mencetak gol dalam enam pertandingan pamungkas.
Penampilan Vardy menurun juga lantaran cedera yang menghampirinya pada awal musim, di mana dia sempat mengalami cedera pangkal paha dan bikin dirinya melakoni operasi minor. Karena itu, dia pun sempat absen dalam sesi latihan selama satu bulan.
Namun demikian, Ranieri optimistis kala kondisi Vardy pulih total maka sang pemain diyakini bisa kembali berunjuk gigi dan bakal kembali mengancam gawang lawan. (As)

