Usai sempat digusur Fiorentina, Inter Milan kini kembali menduduki puncak klasemen Serie A usai menaklukkan Empoli 1-0 berkat gol Mauro Icardi.
Dari laga yang digelar di Stadio Carlo Castellani, Kamis (7/1/2016) dinihari WIB tadi, Inter Milan lebih sering menerima ancaman daripada menekan. Statistik menunjukkan bahwa Empoli bisa melepaskan 16 tendangan dengan empat di antaranya tepat sasaran. Sedangkan Inter bisa melepaskan 14 sepakan dan cuma tiga yang mengarah ke gawang, tapi satu dari tiga itu bisa dimanfaatkan menjadi gol.
Kendati begitu, Inter bisa memantapkan kemenangannya lewat gol Mauro Icardi di menit-menit akhir paruh perdana. Sebaliknya Empoli yang memiliki sejumlah kans dan tampil lebih dominasi gagal menciptakan gol. Gawang Inter tetap aman juga berkat penampilan Samir Handanovic yang di sepanjang pertandingan tercatat bisa menyelamatkan gawang dari ancaman lawan sebanyak empat kali.
Dengan kemenangan di pertandingan ini, La Beneamata berhak kembali memuncaki klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 39 angka dalam 18 pertandingan yang sudah dilakoninya pada musim ini dan masih tetap unggul satu poin dari Fiorentina yang berada di posisi kedua klasemen, yang beberapa jam sebelumnya berhasil mengalahkan Palermo dengan skor akhir 3-1.
Sedangkan hasil negatif yang diterima Empoli di laga ini mengakhiri tren positifnya. Sebelum dikalahkan Inter, Empoli mencatatkan empat laga dengan kemenangan di Liga Italia secara berturut-turut. Sementara itu Empoli saat ini berada di urutan kedelapan klasemen dengan raihan 27 angka.
Kronologi Laga
Empoli tampil lebih agresif di awal menit babak pertama. Empoli mendapatkan peluang bagus lewat sebuah tendangan bebas pada menit ke-15 usai Jeison Murillo melanggar Massimo Maccarone di luar kotak penalti.
Sepakan bebas yang dieksekutor Maccarone bisa melewati pagar betis yang didirikan para pemain tim tamu. Namun Samir Handanovic dengan sigap mengamankan bola.
Tim tuan rumah kembali memperoleh kans lewat tendangan Riccardo Saponara lewat sisi kanan. Tapi sepakan Saponara masih melayang dari arah jala Handanovic.
Empoli kembali mengancam. Tepatnya di menit ke-25, Piotr Zielinski melepaskan tendangan yang meneruskan umpan Manuel Pucciarelli masih melenceng dari arah gawang.
Marcel Buchel nyaris membawa Empoli unggul lebih dulu andaikan tembakannya dari jarak jauh tak mampu ditepis oleh Handanovic.
Kendati lebih sering ditekan, tapi Inter justru bisa memecah kebuntuannya di menit-menit akhir paruh perdana. Ivan Perisic menggiring bola lewat sisi kiri lalu memberikan operan yang lantas diterima Mauro Icardi melalui tendangan dari dalam kotak yang berhasil merobek gawang Empoli. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Inter yang sekaligus bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Inter lantas bermain menekan dan menyerang. Namun usaha Marcelo Brozovic dan Perisic masih dapat diamankan oleh Lukasz Skorupski.
Empoli yang terpaut satu gol tentu tidak pasrah begitu saja. Justru mereka meningkatkan serangannya. Mereka memiliki kans emas yang bisa menyamakan kedudukan melalui tendangan Saponara usai Yuto Nagatomo melakukan kesalahan. Namun usaha Saponara bisa diredam oleh Handanovic.
Tidak lama kemudian, Inter gantian menyerang dan hampir menciptakan gol balasan melalui aksi Adem Ljajic. Tapi Mario Rui berhasil menjegal Ljajic untuk menciptakan gol.
Empoli melakukan protes terhadap wasit pada menit ke-72 usai Murillo melakukan pelanggaran terhadap Pucciarelli di kotak penalti. Namun wasit menyatakan tak ada pelanggaran.
Di sisa waktu babak kedua, Empoli terus berusaha untuk mencari gol balasan. Tapi sampai peluit panjang ditiupkan dari wasit tanda berakhirnya pertandingan, tak ada gol tercipta. Skor tetap 1-0 untuk Inter di laga ini.
Di laga lainnya, Juventus membuka tahun 2016 dengan hasil mengesankan. Si Nyonya Tua berhasil menundukkan Hellas Verona dengan skor 3-0 berkat gol-gol yang dilesakkan oleh Paulo Dybala, Leonardo Bonucci dan Simone Zaza.
Dalam laga yang dihelat di Juventus Stadium pada kemarin malam, Juventus membuka keunggulannya pada menit kedelapan melalui sepakan bebas Paulo Dybala.
Bonucci menambahkan keunggulan Juventus menjadi 2-0 atas Hellas Verona lewat golnya di menit-menit akhir paruh perdana. Di babak kedua, Zaza memantapkan kemenangan Bianconeri menjadi 3-0 atas lawannya lewat golnya di menit ke-82.
Statistik menorehkan Juventus memang memimpin dari kreasi kans. Mereka bisa melepaskan 15 tendangan dengan enam di antaranya tepat sasaran. Sementara Verona memiliki tujuh tembakan dan cuma satu yang mengarah ke gawang. Dari ball posession, Juventus unggul penguasaan bola 53 persen berbanding 47 persen milik Hellas Verona.
Dengan kemenangan ini membawa Juventus kini naik ke peringkat ketiga klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 36 angka dalam 18 laga yang sudah dilewatinya pada musim ini dan terpaut dua angka dari Fiorentina yang sementara di puncak klasemen. Sedangkan Verona masih tetap di posisi terbawah klasemen dengan raihan delapan poin.
Kronologi Laga
Juventus lantas tampil menyerang begitu laga dimulai. Stephan Lichsteiner mendapatkan kans di menit ketiga. Namun tendangannya masih melebar dari arah gawang.
Lima menit kemudian, tim tuan rumah membuka keunggulannya. Diawali dari sebuah pelanggaran yang dilakukan pemain Verona terhadap Licthsteiner dari luar kotak terlarang. Paulo Dybala yang ke depan menjadi algojo melepaskan tendangan tepat ke arah gawang. Juventus 1-0 Verona.
Verona nyaris bisa menyamakan kedudukan tidak lama kemudian lewat tendangan sudut. Operan Leandro Greco diterima tendangan Giampaolo Pazzini dan dihadang oleh kiper Juventus, Gianluigi Buffon.
Pada menit ke-14, Paul Pogba mencoba peruntungannya dari jarak jauh. Namun upayanya masih melenceng dari arah gawang. Kali ini kans didapatkan oleh Alvaro Morata pada menit ke-20. Tapi sepakan yang dilepaskannya bisa dihalau oleh penjaga gawang Hellas Verona, Pierluigi Gollini.
Pogba kembali memperoleh kans bagus di menit ke-32. Namun tendangan pemain asal Prancis itu masih melebar. Tidak lama kemudian, Claudio Marchisio nyaris menggandakan keunggulan Juventus menjadi 2-0 jika tembakannya tak mampu ditepis Gollini.
Verona yang lebih tertekan mendapatkan peluang lewat serangan balik pada menit ke-36. Namun sepakan Vangelis Moras yang meneruskan operan Matteo Bianchetti masih melebar.
Tandukan Morata menyambut operan Dybala pada menit ke-41 masih melayang. Tak lama kemudian atau menjelang turun minum, Juventus benar-benar bisa menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 atas Verona. Kali ini giliran Bonucci yang mencatatkan namanya di papan skor usai sundulannya meneruskan operan Dybala merobek gawang Verona.
Juventus memastikan kemenangannya menjadi 3-0 atas Verona lewat gol Zaza pada menit ke-82. (As)

