Paolo Guerrero menciptakan hat-trick dan sekaligus meloloskan Peru ke semifinal Copa America 2015 usai menang 3-1 atas Bolivia di babak delapan besar.
Dalam laga babak delapan besar di Estadio Municipal, Jumat (26/6/2015) pagi WIB tadi, Peru yang tampil mendominasi berhasil mengakhiri babak pertama dengan unggul 2-0 atas Bolivia. Dan, dua gol Peru diborong oleh Paolo Guerrero.
Di paruh kedua, Guerrero kembali membobol jala Bolivia. Sementara Bolivia sempat mencetak gol hiburan melalui sebuah penalti Moreno.
Dengan hasil akhir 3-1, maka Peru memastikan diri lolos ke babak empat besar Copa America 2015. Di babak semifinal, Peru akan melawan Chile, 29 Juni nanti.
Dalam pertandingan berlangsung ini, Peru lantas tampil menekan pertahanan lawan. Peru nyaris membuka keunggulan pada menit ke-16. Diawali dari sepak pojok, penjaga gawang Bolivia, Romel Quinonez, mencoba menghadang bola namun gagal menjangkaunya. Si kulit bundar lalu sempat membentur kaki bek Bolivia dan nyaris masuk ke gawang timnya sendiri tapi sebelum itu berhasil dibuang tepat di garis jala.
Empat menit kemudian, Peru akhirnya benar-benar bisa memecah kebuntuannya. Memanfaatkan umpan manis Juan Vargas, Guerrero menyundul bola tepat ke arah gawang yang tak bisa ditepis oleh Quinoez. Skor kini 1-0 untuk keunggulan Peru.
Cuma berselang dua menit saja, Peru kembali menambahkan keunggulannya jadi 2-0. Guerrero kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat counter attack. Kali ini berkat umpan dari christian Cueva, Guerrero melepaskan tendangan mendatar untuk merobek jala Quinonez.
Bolivia yang tertinggal dua gol bukannya mengejar. Tapi malah nyaris kebobolan ketiga kalinya kala laga memasuki menit ke-37. Jefferson Farfan melepaskan tembakan mendatar tepat ke sasaran, tapi bola mengenai tiang gawang.
Farfan kembali memperoleh kans bagus di masa injury time. Namun sayang sekali, sepakan bebas yang dieksekusinya masih mengenai mistar gawang.
Skor 2-0 tetap bertahan hingga babak pertama selesai.
Memasuki babak kedua, Bolivia terlihat mulai menekan pertahanan Peru. Damian Lizio yang tampil sebagai pemain pengganti memiliki peluang bagus. Tapi sundulannya meneruskan sepakan bebas masih belum bisa membuahkan hasil.
Kali ini giliran Alcides Pena yang mencoba peruntungannya pada menit ke-61 setelah memanfaatkan sepak pojok Martin Smedber-dalance. Tapi tembakan yang dilepaskannya masih melenceng.
Peru justru yang bisa memperlebar keunggulannya menjadi 3-0 atas Bolivia. Memanfaatkan kesalahan pemain Bolivia, Guerrero pun lantas melepaskan tendangan mendatar lewat kaki kanannya.
Bolivia baru bisa memperkecil ketertinggalannya menjadi 1-3 dari Peru di menit ke-88 lewat sebuah penalti. Penalti ini diberikan setelah Luis Advindicula melakukan pelanggaran terhadap Pedriel di kotak penalti. Marcelo Moreno ke depan menjadi algojo dan berhasil menjalani tugasnya dengan baik.
Kala laga memasuki masa injury time babak kedua, Peru nyaris kembali mencetak gol keempat di pertandingan ini, andaikan Quinonez gagal menepis tembakan Guerrero.
Setelah itu tak ada gol tambahan tercipta lagi. skor berakhir 3-1 untuk kemenangan Peru atas Bolivia.
Di sisi lain, mengenai pemain terbaik timnas Argentina Lionel Messi. Messi hingga kini belum bisa menunjukkan penampilan terbagusnya untuk Tim Tango di ajang Copa America 2015. Namun striker Barcelona itu tetap sebagai pemain yang paling diantisipasi oleh Kolombia di babak delapan besar.
Kolombia akan berhadapan dengan Argentina di babak perempatfinal Copa America 2015, Sabtu (27/6) pagi WIB. Tim yang akan memenangi pertandingan itu akan bertemu dengan Paraguay atau Brasil di babak empat besar.
Pada pertandingan Sabtu pagi, manajer Kolombia, Jose Pekerman, optimistis Messi bakal tetap sebagai ancaman pertama untuk timnya meski si pemain hingga kini belum bisa menunjukkan performa terbaiknya dan juga baru mencetak satu gol untuk timnas Argentina–melalui eksekusi penalti kontra Paraguay.
Pekerman juga menilai kalau Argentina sekarang ini memang sudah beda dengan lima tahun yang lalu. Bisa dikatakan mulai dari Piala Dunia 2014 silam, Argentina menunjukkan bahwa mereka sudah bermain sangat bagus.
“Argentina sekarang ini sudah beda dengan lima tahun yang lalu. Kini mereka sangat kuat dan punya pemain terbaik, Lionel Messi. Jadi anda harus hati-hati dan tampil fokus penuh ketika bertemu dengan lawan seperti itu,” ujar Pekerman. (As)

