Pelatih klub Italia Palermo Serse Cosmi tidak memberikan komentar banyak atas kekalahan timnya melawan Catania yang berakhir dengan skor 4 – 0. Pertandingan tersebut mencoreng nama Palermo dan juga Serse Cosmi yang mengasuh klub Palermo pada saat ini. Kekalahan ini juga membuat Palermo semakin sulit untuk tampil di liga liga Eropa pada musim depan. Harapan klub asal Italia itu semakin pupus setelah kekalahan ini dan kini Palermo berada pada posisi ke delapan klasemen sementara Liga Italia.
Dua klub ini telah lama menjadi Rival sejak dulu dan pertandingan derby lokal ini telah menjadi pertandingan yang menegangkan antara kedua klub. Kedua klub telah lama bermain di liga Italia dan telah bermain banyak musim juga pada divisi yang berbeda. Catania sampai saat ini masih memimpin kemenangan pertandingan dengan 5 kemenangan atas Palermo sedangkan Palermo hanya menang 4 kali.
Serse Cosmi hanya memberikan komentar kecil dan mengatakan bahwa permainan mereka berawal dengan cukup bagus dan terkontrol namun setelah terjadinya gol bunuh diri Sesmi mengungkapkan bahwa permainan Palermo menjadi lebih kacau karena tidak mampu mengontrol mental dan emosi pemain.
Serse Cosmi tetap optimis bahwa peluang untuk bisa bermain di liga Eropa seperti UEFA Europa masih terbuka dan kini mereka harus membangun permainan mereka dan tidak mengulangi kekalahan lagi. Palermo akan mempersiapkan diri untuk menghadapi tim selanjutnya agar dapat memastikan kemenangan dan tidak mengulangi kesalahan seperti pada pertandingan melawan Catania ini.
Serse Cosmi merupakan pelatih yang berasal dari Italia dan kini telah berusia 45 tahun dan menggantikan Delio Rossi yang dihentikan dari jabatan manajer setelah kekalahan atas Udinese 0 – 7 di Palermo. Cosmi membawa kembali pemain pemain lama seperti Fabrizio Miccoli, Fabio Liverani, dan juga staff lainnya Giovanni Tedesco.

